Tentang Sinematografi Drakor

Salah satu yang menarik perhatian saya pada waktu nonton drakor adalah sinematografi dan lightingnya bagus-bagus. Sungguh mengusik jiwa fotografi saya yang sedang asyik terlelap :)). Gambar-gambarnya bright, High Dynamic Range (HDR) yang kekinian. Pencahayaannya terang, tapi tidak asal terang seperti sinetron Indonesia. Halte bis saja bisa dibuat sedemikian rupa sehingga penonton jadi ingin berkunjung ke lokasi shooting.

Terus ada satu ciri pencahayaan khas pas adegan-adegan romantis yang biasanya berujung ke adegan ciuman bibir. Adegan ini selalu dilakukan dengan background lampu-lampu bulat yang bokeh (out of focus). Sementara tokohnya asyik ciuman, background lampu-lampu bulat blur ini selalu hadir. Maksud saya seperti foto di bawah ini. Anggap saja lampu yang di depan yang tajam itu adalah dua tokoh yang sedang ciuman dengan sepikan maut sang tokoh cowok, background-nya pasti lampu blur bulat-bulat begitu.

Biasanya yang dipakai adalah lampu-lampu kota (adegan ciuman di atas bukit), lampu-lampu taman (adegan di pinggir kolam renang), dan semacamnya. Bahkan di seri Dr. Romantic season 1, lampu-lampu ini dihadirkan dengan agak maksa. Mungkin karena setting cerita ada di bangunan rumah sakit tua, jadi tidak banyak lampu-lampu bulat. Si penulis naskah perlu memberikan setting waktu menjelang natal supaya bisa menaruh pohon natal di sudut lorong rumah sakit. Nah, pohon natal yang punya lampu hias kelap-kelip inilah yang dijadikan background waktu Kang Dong Ju mencium Yoon Seo-jeong.

Pohon Natal yang harus dihadirkan buat jadi background lampu bulat blur. Gambar nyolong dari Google

Ini maksud saya. Coba perhatiin, lampu-lampu bulat blur ini hampir selalu hadir. Kecuali kalau ciumannya siang hari kali ya, hehehe…

1 comment

  1. ah ini bener sekali, pencahayaannya keren. coba ya pesinetron di negeri kita belajar gitu sama Korea perihal satu ini.
    kalo ciuman pas siang hari saya inget pas adegan di atas truk di serial Descendant of the Sun hehe itu jg kalo ga salah

    kalo di Let’s Eat beneran edan sinematografinya pas lg adegan makan, auto bikin laper

Leave a Reply to warm Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *