IoT Project Update: Merakit Komponen dan Mencoba untuk Pertama Kali

Oke, saatnya mengubah konsep menjadi kenyataan. Hal yang pertama kali saya lakukan adalah memasang modul kamera. Socket kamera ada di dekat colokan kabel LAN. Socket dibuka dengan menekan pin pengaman dan ditarik sehingga sedikit membuka. Lalu sisipkan kabel kamera dengan warna biru menghadap ke sisi colokan kabel LAN. Lalu tutup lagi dengan menekan pin pengaman.

Ini dia modul kameranya. Hanya sebesar jempol. Lensanya malah lebih kecil lagi.

Di sisi sistem operasi, perlu dijalankan perintah raspi-config, lalu pilih Interfacing Options, lalu pilih enable camera module. Lalu reboot. Cukup mudah tidak ada masalah berarti. Setelah reboot, untuk mengecek apakah kamera bekerja atau tidak, jalankan perintah raspistill. Kamera bekerja jika sebuah file image ter-generate.

Selanjutnya adalah sistem penerangan yang memakai lampu AC 5. Jadi di sini dirakit relay DC 5V untuk dihubungkan ke Raspberry Pi melalui pin GPIO. Power untuk relay saya ambil dari GPIO Raspberry Pi. Ada pin 5V yang memang digunakan untuk memberikan power perangkat lain. Lalu untuk sinyal on/off, saya pakai GPIO nomor 12.

Sebagai output dari relay, pengkabelannya sama persis seperti saklar biasa. Lampu 5 Watt dihubungkan ke tegangan AC utama, satu sisi kabel dilewatkan relay tsb di bagian Normally Open (NO). Artinya kalau relay tidak aktif, kondisi saklar diputus.

Selanjutnya ada sedikit pemrograman untuk mengendalikan relay. Saya pakai python karena dia ada library RPi.GPIO yang mudah. Untuk menyalakan relay, cukup diberi perintah board sekian, set sinyal HIGH atau LOW. Untuk mengendalikan kamera, karena sudah ada program raspistill, saya tinggal panggil perintah ini dengan bash script, lalu simpan hasil gambarnya di sebuah folder. Diberi nama unik supaya gambar terkumpul. Saya pakai format waktu pada saat itu sebagai nama file.

Sebagai pelindung peralatan, saya pakai wadah bekas sabun cuci Rinso. Beberapa tempat dilubangi pakai bor untuk jalan kabel dan kamera. Komponen-komponen ditempel begitu saja pakai lem tembak. Cara yang lebih proper harusnya pakai baut mur yang dinamakan PCB spacer. Tapi saya ndak punya.

Jadi urutan prosedurnya adalah sbb:

  • Nyalakan lampu 5 Watt dengan mengaktifkan relay
  • Panggil raspistill untuk mengambil gambar dari kamera
  • Matikan lampu 5 Watt dengan menonaktifkan relay
  • Selesai

Prosedur ini sementara dijalankan setiap 15 menit dengan task scheduler (crontab) punya Raspbian. Sementara karena pekerjaan berikutnya adalah membuat program yang mengenali hasil gambarnya: dia dalam kondisi jarum yang menyala atau mati.

Begini penampakan pompa air jetpump dan kamera pengawasnya. Tempat ini kemudian ditutup pakai penutup dari seng. Makanya diperlukan lampu supaya pressure gauge nya kelihatan.
Hasil gambar yang diambil dari kamera Raspberry Pi dalam kondisi kotak tertutup dan lampu LED 5 Watt menyala.

2 thoughts

  1. Mas Galih, itu mesin jetpump-nya kecoklatan karena kecipratan tanah atau karena kandungan besi di air tanahnya tinggi?

    1. Kecipratan tanah mas. Beberapa kali pipa diangkat buat dibersihkan dari lumpur. Kandungan lumpurnya yang tinggi. Pipanya sering kesumbat lumpur. Yang terakhir malah diperdalam beberapa meter.

Leave a Reply to Agung Prabowo Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *