Pinterest

Sebut saya ketinggalan jaman, tapi sekarang saya lagi suka Pinterest. Di jaman ketika informasi terlalu berlimpah, sangat penting untuk memilih informasi yang benar-benar berkualitas. Pinterest itu seperti Intisari, atau seperti kliping. Sudah dikategorisasi berdasarkan minat pembaca.

Sebelumnya, saya pakai Feedly untuk koleksi feed dari teman-teman Blogger. Dulu saya merasa cukup dengan hanya membaca update-an dari para blogger. Tapi ketika tren sesaat ini sudah berlalu, Feedly jadi terlalu sepi.

Saya kemudian menggunakan Twitter untuk update berita dengan cara mem-follow seleb-seleb Twit. Siapa sekarang yang masih pakai Twitter buat nyampah? Saya tidak merasa perlu untuk follow akun-akun berita karena jadinya terlalu banyak informasi yang datang. Dengan follow para selebtwit, informasi itu sudah tersaring. Netizen. Istilah yang sering dicibir para selebtwit, padahal merekalah netizen itu.

Hal yang sama dengan Pinterest ini. Saya lagi suka browsing Pinterest dengan topik berkebun dan furnitur. Sesuatu yang ingin saya lakukan sebagai hobi tapi sayang waktunya masih belum ada.

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

2 thoughts

  1. Pinterest itu mainan yg sangat menyenangkan 😀

    Istilahnya pin now, make it later, hahaha … tapi jadi gak fokus, jadi pengen buat semuanyaa … yg ku pin sih biasanya craft dan makanan anak :p dulu mau nikah pin-nya tentang wedding ideas, yak ampunaduh 3 tahun pake pinterest berarti 😀 follow doong :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *