(Anggap Saja) Taman

Tadi saya barusan menambahkan beberapa tanaman (entah apa namanya, saya ga tahu semua, hehehe). Rumput yang ditanam minggu lalu nampaknya hidup meskipun seminggu ini cuaca hujan terus. Sampai di sini saya menyadari satu hal kalau membuat taman itu luar biasa sulit. Pantas harga bikin taman itu mahal. Membuatnya hidup saja sudah susah apalagi dipadu dengan seni mengaturnya menjadi rapi dan indah. Pantas juga Bu Risma waktu itu marah besar ketika taman yang susah-susah dibangun habis diinjak-injak orang banyak.

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

5 comments

  1. Rumput itu mahal banget, dulu juga gitu, gara2 berharap dengan beli rumput dikit aja kali nanti bisa penuh sendiri kayak terbuat dari karpet dipasangnya jarang2, tapi sampe kapan itu juga masih begitu aja, bukannya cakep malah belang blonteng, mungkin tanahnya kali yang gak cocok, yang pasti emang nggak murah, tapi kalo punya rumah sendiri sih emang sedikit berharap bisa punya taman begitu, huuu … bismillah 😀

  2. ahahahahaha… saya sudah 3 kali gonta ganti rumput taman. padahal ukuran tamane mung sak cuplik, 5 x 3. ndak bisa kelihatan bagooosss.. maka istri menyarankan datang ke tukang taman aja bawa gambar :d

    (tapi saya belum iyakan, karena masih mau direnov dulu rumahnya)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *