GMail vs Inbox

Akhir-akhir ini Google merilis aplikasi baru untuk manajemen email yang bernama Inbox. Saya sudah mendapatkan undangannya dan mencobanya di web dan mengunduh aplikasinya di App Store. Seperti yang sudah-sudah, Google selalu mengesankan aplikasi ini sebagai terobosan yang revolusioner (jadi ingat Google Buzz dan Google+).

Kesan saya, Inbox sangat cocok buat yang bekerja setiap hari dengan email Google. Ini seperti Outlook di kantor yang bisa memilah-milah pekerjaan mana yang sudah mana yang belum. Tetapi karena saya tidak memakai GMail sebagai email utama untuk pekerjaan, saya merasa Inbox kurang cocok untuk saya. Saya lebih menyukai GMail konvensional.

Published
Categorized as Internet

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

1 comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *