Gagal Berangkat Tahun Depan

Barusan dapat kabar dari mbah kakung dan mbah putri-nya Zafran, kalau beliau berdua gagal masuk daftar untuk bisa berangkat haji tahun depan. Sedih sekali mendengarnya, lebih-lebih karena tidak bisa berbuat banyak. Ini karena Indonesia dipotong kuotanya 20% oleh pemerintah Arab Saudi. Saya lihat juga nomor porsi bapak dan ibu masih jauh dan memang kemungkinan besar baru angkat berangkat 2016.

Saya tahu, bapak dan ibu baru bisa berangkat di usia lanjut karena buat beliau berdua, kepentingan anak-anaknya di atas segalanya termasuk untuk pergi haji sekalipun. Saya melihat ketika saya selesai pendidikan, kemudian mendapat pekerjaan, bapak dan ibu berusaha menyelesaikan hutang-hutangnya, kemudian baru mencicil untuk biaya haji. Tahun 2010 baru mendaftarkan diri untuk pergi haji, waktu antrian sudah mulai membludak.

Sejak adanya pembiayaan haji oleh Bank Syariah, antrian memang seperti tak terkendali. Saya waktu melihat perkiraan berangkat di provinsi DKI Jakarta, jika saya mendaftar hari ini, saya baru bisa berangkat tahun 2028 atau 14 tahun lagi. Syarat untuk mendapatkan nomor porsi adalah memiliki tabungan haji minimal 25 juta rupiah.

Saya sedang menimbang-nimbang jika 25 juta itu diinvestasikan, bisa nggak yah sepuluh tahun lagi untuk mendaftar haji plus. Saya juga ragu apakah biaya haji 14 tahun lagi masih 40 jutaan. Jika membengkak jadi 80 juta? Berapa sisa yang harus dilunasi ketika akan berangkat? Nampaknya opsi investasi untuk bisa ikut haji plus jadi semakin menarik di kepala saya.

Labaik Allahumma Labaik!

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

4 comments

  1. saran saya sih kalau ada dana cukup, setor aja dulu mas, soal pelunasan insya Allah selesai dgn sendirinya.

    dan samoga ada hikmah yg baik di balik penundaan keberangkatan ibu bapaknya sampeyan, 🙂

  2. labbaik allahumma labbaik… semoga dimudahkan jalan melaksanakan rukun islam terakhir ini bro..

    nek jare bapakku: nek enek rejeki ndang ndaftaro. niate disik. perkoro mengko tengah dalan enek rejeki liyane iso budal haji plus, yo iku cerito lain

    dosen informatika, pak imam kuswardayan iku, wingi budal haji plus, tahun depan ini pas tiba giliran haji ‘biasa’ yang sudah didaftari jauh tahun sebelumnya 🙂

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *