Horee, Akhirnya Mau Naik Stroller

Hari Minggu kemarin, untuk pertama kalinya Zafran ikut berbelanja bulanan di Carrefour Lebak Bulus. Ini juga karena ibunya memaksa untuk ikut meskipun badan sedang tidak fit — biasanya saya sendiri yang belanja berbekal catatan. Jadilah semua dibawa.

Sebelum-sebelumnya, Zafran tidak pernah mau ditaruh di stroller lama-lama. Selama pengalaman travel-nya ke rumah sakit buat imunisasi, biasanya stroller berubah fungsi jadi tempat naruh tas isi pampers cadangan. Tetapi kemarin untuk pertama kalinya, ia santai sekali duduk di stroller sambil tengok kiri kanan lihat keramaian keriuhan orang-orang yang habis gajian pada belanja. Mungkin karena dia sudah bisa tengkurap juga kali ya. Dia baru nangis pas sudah ngantuk pengen tidur atau haus.

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

2 comments

  1. hai dek Zafran.. slam kenal dari kak Isham yang sampe sekarang tetap ndak mau numpak stroler. yang ada malah strolernya disurung :))

    (jaman kecilan blm bisa jalan, paling mek 10 menitan betah di stroler)

  2. halo Zafraaaaan… salam kenal dari tante yang punya ponakan bernama Zafran jugaa…

    ((((tante))))

    Zafran-ku mau naik stroller mas. dulu awalnya gak mau. kadung “mambu tangan”, pengene digendong ibuk & mbahnya terus.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *