Kartu Kredit Citibank

Pagi ini saya mendapatkan telepon yang cukup lucu dari Citibank. Mereka menawarkan kartu Ready Credit. Sejak punya masalah di kartu kredit, Citibank memang melipir dan mengeluarkan kartu Ready Credit ini. Waktu kartu ini awal-awal muncul, kantor saya heboh karena bunga khususnya yang rendah. Banyak rekan-rekan yang melakukan refinancing dengan menutup hutang dari koperasi dan menggantinya dengan Ready Credit untuk mendapatkan bunga yang lebih rendah.

Waktu itu saya sebenarnya belum perlu pinjaman. Lha wong masih single. Tapi karena euforia rekan-rekan dan rayuan maut si sales, saya akhirnya berpikiran untuk memperbesar modal saya di pasar saham. Waktu itu kondisi pasar sedang bullish dan saya cukup menikmati kenaikannya. Jadilah akhirnya saya ikut-ikutan apply. Dua kali dan semua rejected alhamdulillah, he he he… Pertama direject karena copy SPT pajak saya terpotong tanda tangan atasan (meskipun secara angka lengkap). Waktu diminta untuk minta cetak lagi SPT ke kantor, saya malas. Yang kedua, rejected karena tidak ada referensi yang bisa dihubungi. Lho ya saya sudah kasih nomor telepon orang HR, katanya muter-muter diping-pong.

Tadi pagi si sales Citibank nelpon lagi. Katanya masalah akses ke orang HR sudah gampang dan pastinya akan diloloskan aplikasinya. Huh, batin saya. Apalagi kartu kredit saya yang Citibank juga sudah saya tutup karena ga ingin kena iuran tahunan. Bukannya sekarang ga butuh seperti dulu, tapi karena porsi hutang saya sudah over limit ini menurut aturan financial planning. Ada cicilan rumah, ini, itu, dan lain sebagainya, hueahuaehaue… Nggak lah kalau Citibank.

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

1 comment

  1. overlimit itu melebihi 30% dari total income keluarga ya bro?

    kalo kapan hari ada sales BRI ke rumah, nawarin duit dg jaminan sertifikat rumah. bunganya sangat rendah karena sejatinya ini kredit untuk UMKM. si sales nekat ngetok pintu nawarin duit karena lihat papan nama perusahaan di depan rumah.

    tapi gak ambil juga ah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *