Cek Fisik Bantuan di Samsat Polda Metro

Tidak terasa sepeda motor saya, Jupiter MX, sudah lima tahun di Jakarta. Sudah saatnya ganti plat nomor atau perpanjang STNK lima tahunan. STNK-nya habis akhir November kemarin, tetapi karena ribut-ribut hectic jelang Maximo live, akhirnya baru bisa ngurus sekarang.

Perpanjangan STNK lima tahunan tidak bisa langsung bayar pajak di Samsat, tetapi harus melalui cek fisik kendaraan. Gesek nomor rangka dan nomor mesin sendiri sudah tidak laku, harus melalui prosedur pemeriksaan kendaraan langsung di Samsat. Awalnya saya pikir harus mengirim motor kembali ke Tulungagung, tetapi rupanya cek fisik ini bisa dilakukan di Samsat terdekat. Istilahnya Cek Fisik Bantuan.

Jadi tadi pagi saya sebelum ke kantor, saya ke Samsat Jakarta Selatan yang ada di kompleks Komdak Polda Metro Jaya. Itu, yang ada di Semanggi yang depannya ada halte terminal bayangan.

Masuk parkiran Komdak, ada pesan tertulis buka helm. Saya pikir ini buka kaca helm. Tapi begitu masuk gerbang, dari jauh, pak polisi yang menjaga gerbang memberi isyarat untuk melepas helm. Saya segera melepas helm sambil berekspresi blo’on begitu, “oooo….” Rupanya si bapaknya belum puas kalau tidak pakai acara memarahi, jadi saya kena semprot khas Polisi. Hehehe, owalah pakne.. pakne…

Proses cek fisik bantuan cukup simpel dan cepat. Lokasi cek fisik ada di gedung belakang Samsat. Bawa saja motor ke sana di tempat parkir cek fisik. Loket buka jam delapan, tapi tidak ada salahnya datang pagi. Di sana yang diperlukan hanya STNK asli, tidak perlu BPKB. Setelah mendapatkan formulir dan kertas khusus untuk menggesek nomor rangka dan nomor mesin, kita disuruh untuk melengkapi formulir dan menggesek nomor rangka dan nomor mesin. Di sana sudah ada petugas cek fisik yang siap membantu. Saya meminta tolong pak petugas untuk mengisikan dan memberi beliau tips untuk bantuan tersebut (meskipun di sana ada spanduk gede yang menyebutkan bahwa cek fisik ini gratis).

Langkah selanjutnya membawa formulir ke loket perpanjangan STNK dan menunggu. Setelah dipanggil, saya mendapatkan berkas hasil cek fisik yang sudah dicap dan ditandatangani. Beres. Kalau ini motor lokal, proses bisa dilanjutkan ke bayar pajak. Tetapi proses ini harus dilakukan di Samsat Tulungagung.

Rencananya juga, motor ini akan dibaliknamakan ke Ibu saya saja supaya memudahkan, supaya plat nomornya tetap AG, sementara saya juga sedang mengurus perpindahan KTP dari Tulungagung ke Jakarta Selatan. Jadi penduduknya Jokowi!

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

5 comments

  1. Kalo di Suroboyo sini harus bawa KTP dan BPKB bro. Saya ada 4 kali cek fisik bantuan. Yang pertama dan kedua via calo, bayar 50 rebu. Itu calo modelnya kayak petugas resmi jadi saya ndak tau kalo dia calo. Ketiga dan keempat sudah tahu bahwa itu gratis, langsung aja minta form di loket dan minta tolong gesek ke petugas gesek lalu disahkan di loket pengesahan. cepet ndak sampe 15 menit sudah beres

  2. Makasih infonya mas Galih. Jupiter mx saya juga mau habis masa berlaku plat nomornya. Sedang di Jakarta juga,plat nomornya dari daerah, Kudus

  3. minta petanya samsat jaksel dong bos.. saya nemu samsatnya tapi nggak tau dimana jalan masuknya..
    trus untuk biaya total cek fisik bantuan berapa ya?
    lalu nomornya gimana? cetak ditempat apa masih harus dibawa ke kampung?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *