Stabilitas Home CCTV Server

Munculnya Raspberry Pi sebagai komputer hardware yang kecil dan murah memang membuat sensasi di dunia IT. Dukungan komunitas sangat aktif membuat project-project yang kreatif dan menarik. Hal ini membuat kesan bahwa seakan-akan semua hal bisa dilakukan oleh Raspberry Pi. Mulai media center, home server, stasiun cuaca, CCTV, dan banyak macam lagi.

Dengan keterbatasan hardware, mau tidak mau harus disadari bahwa arsitektur Raspberry Pi bukanlah untuk spek server, meskipun server sederhana untuk rumahan sekalipun. Paling tidak ini saya alami.

Home entertainment sukses dan berjalan sangat baik. XBMC sangat bagus dan mencukupi kebutuhan untuk media repository, media sharing, streaming, dan playback video.

Project terakhir tentang CCTV server dengan webcam, saya menemui banyak kendala, antara lain:

  • Cron yang mati tiba-tiba
  • Motion tiba-tiba hang atau exit sehingga tidak capture kondisi terkini
  • Koneksi internet yang payah

Yang terakhir ini memang di luar Raspberry Pi, tapi menyumbang sebagian besar masalah. Kalaupun internetnya oke, kadang-kadang saya mendapatkan gambar yang tidak terupdate. Saya sedang memikirkan untuk memutuskan hubungan dengan Esia dan mencari provider yang lebih handal. Smartfren? Telkomsel? Budget-nya 100 ribu per bulan buat kuota 5-7 gigaan.

Kestabilan server mungkin juga karena saya memakai Raspbmc. Mungkin jika pakai Raspbian lebih stabil ya, atau bisa jadi memang kalau memerlukan home server yang handal, sebaiknya memakai komputer Intel atau AMD based yang sudah lumrah dipakai pengguna rumahan.

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

3 comments

Leave a Reply to free blog Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *