CCTV Sederhana dengan Webcam dan Raspberry Pi

Menyambung dari artikel sebelumnya, sekarang saya ingin ceritakan bagaimana implementasi saya tentang ide CCTV dari webcam yang bisa diakses dari luar jaringan rumah meskipun internet rumah saya memakai modem 3G yang tidak bisa diakses dari mana-mana dengan cara apapun.

Bahan-bahan yang diperlukan:

  1. Kabel USB Ekstension sepanjang 10 meter. Saya cukup ragu apakah kabel USB bisa diperpanjang sepanjang itu. Saya beli kabel kualitas bagus, bermerk HP. Harganya 100 ribu di Mal Ambasador.
  2. USB Webcam. Saya pakai merk Logitech. Kebanyakan webcam terkenal bisa dideteksi oleh Raspberry Pi dengan baik.
  3. Powered USB Hub. Raspberry Pi tidak memiliki power yang cukup untuk menghidupkan alat-alat USB. Menghidupi diri sendiri aja kembang kempis 😀
  4. Raspberry Pi yang sudah bekerja dengan baik. Terhubung dengan jaringan rumah adalah syarat wajib supaya bisa dikonfigurasi secara remote. Saya memakai Raspi model B dengan OS Raspbmc. Iya, yang saya pakai buat home server entertainment itu.
Cara membuat:
  1. Sambungkan webcam ke kabel ekstension dan kabel ekstension ke USB hub. Pasang di tempat yang ingin dipantau.
  2. Install software Motion, sebuah software pendeteksi gerakan.
  3. Install software wput, uploader file ke server via FTP.

Saya menemukan cara yang lebih sederhana supaya webcam bisa dipantau dari kantor. Motion ternyata bisa dikonfigurasi supaya menjalankan perintah tertentu ketika ada image yang disimpan ke file. Ini bisa dihubungkan untuk menjalankan perintah wput. Jadi, ketika ada image yang tercapture, dia langsung diupload ke server hosting yang bisa saya akses dari mana saja lewat internet. Tentu saja ya server blog ini, hehehe…

Berikut adalah hasil webcam yang tertangkap pagi tadi:

Pukul04:48 tadi pagi, sebuah mobil berhenti di seberang gang. Rupanya mengantarkan penjual sayur-mayur yang menggelar dagangan setiap pagi.

Pukul 05:48, Motion menangkap gambar sepeda motor yang membonceng anak sekolah. Ini setelah saya belokkan kamera supaya lebih mengarah ke halaman rumah (carport yang belum ada isinya :D)

Setelah gambar terakhir ini, webcam tidak pernah melaporkan situasi terakhir. Tampaknya internet modem putus sehingga tidak bisa upload ke server :D. Ya maklum, namanya juga bukan CCTV yang canggih dengan internet dedicated kayak Lewatmana.com itu. Ini hanya mencoba memanfaatkan apa yang ada untuk dipakai secara optimal, hehehe…

*) Update 26 Januari 215:
Tentu saja server Raspbery Pi di sini tidak harus Raspberry-pi. Jika Anda memiliki komputer PC biasa (rakitan, branded), atau notebook, atau netbook yang tidak terpakai — yang siap dinyalakan 24 jam, itu bisa dipakai. Yang penting sistem operasinya harus Linux.

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

20 thoughts

  1. mas saya masih bingung bgaimana menjalankan programnya, maksdnya install software motion dan software wput itu installnya gmna ya mas, maaf baru mengenal raspberry mas

  2. Mas saya masih belum paham, mas bisa ngirimin semuanya tentang project ini ke email saya gak mas, mohon bantuannya. Trima kasih mas

  3. mas…apa semua webcam logitec (rencana saya mau pake C170)compatible dg raspberry pi…(merk n tipe aja yang kompatible)
    makasih…

        1. Ga perlu dikenali internet, karena memang tidak bisa, jadi raspinya yang pro aktif, tiap ada gerakan, dia upload ke FTP. Kita lihat secara tidak langsung ke FTP itu. Ga terlalu real time tapi paling tidak bisa jadi solusi keterbatasan tidak dikenali internet itu lah, hehe…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *