Mencari Langganan TV Berbayar

Jadi ceritanya, saya sedang mencari TV berlangganan yang murah dan bagus. Acara TV lokal sudah sedemikian parahnya sehingga sudah tidak layak tonton. TV berita isinya tawuran, pembunuhan, mutilasi, kebakaran, demonstrasi rusuh, dan kampanye bosnya yang sedang nyapres. TV non-berita isinya kalau nggak sinetron ya infotainment.

Dari dulu pertanyaan yang sama ketika ingin masang TV berbayar: kapan nontonnya? Pertanyaan yang masih relevan karena kami sekarang sama-sama sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Baiklah, weekend harus menjadi hari istirahat yang menyenangkan.

Requirement-nya: murah, dan support HD. Liga Inggris opsional karena tidak terlalu suka bola.

Indovision masuk pertimbangan utama karena citra merk ini memang bagus. Tapi ada rupa ada harga kan. Harganya terlalu mihil. Rasa-rasanya dengan tingkat kesibukan kami, tarif segitu terlalu mahal. Sewa decoder HD-nya aja sebulan 40 ribu diluar pajak. Channel-channel macam AXN, Fox, apalagi HBO harus pakai paket maksimal. Indovision, coret.

Di forum-forum, sedang heboh pindahnya hak siar Liga Inggris dari Indovision group ke Orange TV group. Saya jadi ingat waktu pertama kalinya Liga Inggris keluar dari TV terestrial dan dimiliki eksklusif oleh Astro. Siapa yang jamin kalau tahun depannya lagi Liga Inggris masih di Orange TV?

Orange TV nyaris masuk pilihan. Tapi ternyata alat-nya harus beli dan bukan sewa. Saya lebih suka menyewa alat karena kalau disuruh beli, mendingan beli infrastruktur antena parabola yang besar dan decoder yang bagus sekalian. Dan budget-nya tentu saja tidak ada. Dengan sewa bulanan, saya sudah mendapatkan service dan alatnya.

Pas berselancar di forum-forum, saya mendapatkan informasi ada TV satelit baru dari jaringan First Media bernama BigTV. Belum di-launching tapi sudah dibuka pemasangannya. Layanannya sudah banyak yang HD. Decoder-nya HDMI. Ada Liga Inggris-nya (ho?). Dan tidak semahal Indovision (ya iyalah, namanya juga TV baru). Diskusi singkat dengan isteri, akhirnya saya kontak customer care-nya untuk daftar jadi pelanggan. Tentu saja dengan segala risiko-nya karena reputasinya belum ketahuan. Yang penting harganya cukup murah dan sudah memenuhi requirement yang saya tetapkan.

Performance

Waktu pemasangan harus menunggu sampai hampir dua minggu. Maklum juga mungkin teknisinya masih sedikit. Pas hari yang dijanjikan, si teknisi membatalkan jadwal tanpa alasan jelas dan nego apakah bisa pemasangannya dilakukan di siang hari di hari kerja. Ya nggak bisa wong tidak ada orang di rumah, kerja semua. Akhirnya pemasangan dilakukan di malam hari setelah ganti jadwal dua kali. Ya sudah ndak apa-apa, nyaris saya membatalkan pemasangannya. Mau pindah cari TV lain.

Kualitas gambar oke punya. Semua channel masih dibuka sebagai bonus dua bulan pertama. TV-TV HD macam HBO, AXN, Natgeo Wild, Fox Movies, Fox Sport, dll. gambarnya sangat prima. Tidak terpengaruh gangguan cuaca seperti hujan atau mendung. Sistem e-Guide (itu jadwal TV yang ada di layar) belum diisi. Cartoon Network dan Nick belum ada subtitle atau dubbing-nya. Untuk urusan film kartun, saya lebih suka yang di-dubbing daripada suara aslinya. Spongebob itu lebih bagus yang di Global TV daripada di Nick.

Fitur Liga Inggris ternyata hanya marketing gimmick. Lisensi Liga Inggris dipegang oleh beinTV dan ada tiga channel. Pertandingan yang bagus-bagus (MU, Chelsea, Arsenal, Liverpool, Man City) ternyata hanya disiarkan oleh beinTV channel 3. BigTV hanya ada channel 1 dan channel 2. Sampai sekarang saya belum lihat tuh ada pertandingan MU di BigTV. Adanya paling-paling Swansea dkk hahaha… Ngga apa-apa, toh ga suka bola, dan cuma 10 ribu (pantesan).

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

3 comments

  1. Untungnya(atau sialnya) sebagai penghuni apartemen aku tidak dipusingkan dengan hal seperti itu. Nrima aja TV kabel bawaan apartemen. Hahahaha…

    Sebenarnya enakan yang combo macam paket First Media yang TV Kabel+Internet. Yang susah coverage-nya sih untuk first media versi kabel.

  2. selama ini saya pake okevision, lumayan bagus juga sih, tapi tampaknya harus diakhiri juga hubungan ama tipi berbayar, saluran tipi biasa tampaknya sdh cukup 😀

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *