Mencari Pengganti Google Reader

Saya pikir hampir semua blogger yang masih setia menulis dan berkunjung memakai Google Reader sebagai RSS Readernya. Karena tidak dipungkiri Google Reader lah yang paling praktis. Ia berbasis cloud sehingga kita bisa membukanya dimana saja. Selain itu, urusan update feed dari setiap RSS juga lebih hemat bandwidth karena yang melakukan itu adalah si Google Readernya.

Sampai kemarin waktu Nike dan Dion mengabarkan kalau Google Reader ditutup!

Saya sempat berpikiran mau memakai RSS Reader client saya seperti dulu sebelum memakai Google Reader. Saya sudah mau memasukkan daftar blog ke MS Outlook. Tapi jeleknya, selain jadi boros bandwidth, jadi tergantung di satu notebook saja.

Saya lalu mencoba beberapa alternatif, seperti Flipboard, Newsblur, dan Feedly. Flipboard bagus, sayangnya ia hanya tersedia di perangkat mobile. Kebiasaan saya pagi-pagi di laptop baca feed dari berbagai macam sumber tidak bisa diteruskan. Newsblur sepertinya bagus, sayangnya ia berbayar, dan… masalah tambahannya, ia diblok oleh internet kantor saya.

Pilihan terakhir ada di Feedly. Saat ini ia terintegrasi dengan Google Reader. Ini tentu seperti durian jatuh buat mereka karena mendapatkan arus eksodus dari Google Reader. Dari blogpost-nya, mereka sudah mengupgrade bandwidth, menambah server, dan menyiapkan seamless migration dari Google Reader ke account Feedly.

Hari ini saya mengubah kebiasaan dengan membuka Feedly sebagai pengganti Google Reader. Bagusnya, ia juga tersedia di perangkat mobile iOS dan Android. Pengguna BB dan Windows Phone harus gigit jari dulu yah, hehehe.

Pertanyaan saya untuk Google, kapan Google+ ditutup? Bukannya tidak ada yang make layanan G+ ya? Setidaknya di Indonesia orang tidak ada yang pakai.

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

7 thoughts

  1. Thx infonya kak Galih.

    Tapi setauku G+ banyak juga kok dipake. Sejauh ini circle-ku lumayan update walau memang tak seriuh di Facebook.
    Ada banyak juga pemanfaatan lain yang dilakukan industri musik Indonesia dengan menggunakan Google Hangout 🙂

  2. @galih: iya sudah coba flipboard untuk di ipad. Suamiku sih yg biasanya pake 🙂

    @budiono: iya. ntar klo GR udah bener2 kukut, mau ga mau emg hrs terbiasa dgn penggantinya yah. Apapun itu. Hehehe.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *