Milestone

Soundtrack: The Look of Love – Diana Krall.

Artikel tertanggal 2 Maret 2005:

Hari yang cukup mengharukan. Banyak teman-teman yang ingat hari itu. Setelah kuliah Bahasa Indonesia, kita pada syukuran bareng-bareng di warung bambu-nya HangTuah. Mengingatkanku pada saat ultahku kelas 2 SMA dulu, syukuran bareng-bareng di kantin belakang kelas. 🙂

Ini tertanggal 4 Maret 2006:

Berikut ini liputan acara yang pura-puranya menjadi acara syukuran ulang tahun kemarin (ngadain acara ini juga karena didesak hehehehe). Acaranya sederhana saja, makan malam bersama teman-teman dekat: Mas Sokam, Huda, Mahar, Antie, Santi, dan Nanin. Karena malu membawa A400ku, akhirnya liputannya cuma pakai kamera mobilephone Nokia yang gepeng gede itu. Ini beberapa suasananya (weleh weleh koyo opo ae… :p)

Tertanggal 1 Maret 2008:

Demikian pula hari ini. Saya nyaris lupa kalau hari ini saya genap berumur dua puluh sekian tahun kalau saja tidak ada SMS yang tiba di ponsel saya. Ah, kawan-kawan tersayang, mereka masih saja hapal hari lahir saya. Pertama kali adalah Mbak Menik (Rini), rekan berantem satu lantai waktu masih membangun www.its.ac.id bersama-sama. Jam dua pagi, ponsel saya berteriak-teriak sampai saya terbangun. Saya lirik, dan tersenyum sekilas dalam kantuk. Mbak Menik, terima kasih ya.

1 Maret 2009:

Tidak ada yang lebih membahagiakan ketika menyadari bahwa saya dikelilingi oleh orang-orang yang begitu baik dan perhatian kepada saya. Mulai tengah malam tadi (bahkan kemarin), saya kedatangan pesan-pesan pendek di ponsel, dan wall di fesbuk dipenuhi tulisan-tulisan yang mengingatkan bahwa jatah umur telah berkurang satu lagi.

Dan yang ini, 1 Maret 2012:

Saya bukan orang yang biasa merayakan ulang tahun — tidak ada pendidikan seperti itu di silabus kurikulum yang diajarkan bapak sama ibu saya. Tidak ada yang istimewa seperti hari-hari yang lain saja, siapapun yang lagi ulang tahun hari itu. Beberapa tahun terakhir saja kalau datang bulan Maret, kami saling mengucapkan selamat dan berdoa untuk kesehatan. Kebetulan kami sekeluarga semua lahir di bulan Maret, tiga Piscess satu Aries.

Barusan, manajer saya bilang, “Tahun 2013 adalah milestone buat Galih.” Alangkah benarnya. Di tahun ini akan ada hal-hal besar yang akan terjadi dan sedang disiapkan. Tonggak yang monumental. A new day has come.

Saya bersyukur, hingga hidup saya hari ini, saya telah bertemu dengan sahabat-sahabat yang begitu baik hati. Mereka adalah malaikat-malaikat Allah yang menjelma sebagai manusia untuk membimbing saya meniti jalan kehidupan. Saya merasa seperti di-estafet-kan sejak saya dilepaskan untuk mandiri oleh orang tua. Alhamdulillah semuanya orang baik, tidak ada yang tidak baik.

Hingga hari ini, saya merasa beruntung bisa bekerja di sini, di kantor yang hubungannya sangat hangat. Tentu saja ada subkultur di kantor yang kurang baik — tapi kok ya alhamdulillah saya merasa ada di tempat yang baik dan selalu dihindarkan dengan pengaruh-pengaruh buruk. Ini yang akan selalu saya rindukan jika kelak saya sudah tidak bekerja di sini lagi.

Dulu, di lantai tujuh gedung perpustakaan ITS, ada yang pernah bilang ke saya, “kamu sih belum pernah tahu rasanya punya pacar, belum pernah merasa bagaimana diberi perhatian dan kasih sayang yang khusus.” Ya, waktu itu saya cuma bisa merasakan bagaimana rasanya ditolak.

Sekarang saya tahu maksud perkataannya dulu. Allah memberikan saya rasa sakit karena patah hati agar bisa menjaga dan tidak menyia-nyiakan apa yang telah dikaruniakan kepada saya hari ini. Having you in my side is a gift. Like a fairy tale come true.

Terima kasih buat semuanya. Okey, it’s 25. Life begins at twenty five. 🙂

20130301-151910.jpg

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

5 thoughts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *