Keep in Touch

Rasanya sudah sering saya menulis tentang mengapa saya tetap rajin ngeblog. Tapi baiklah, dalam rangka Hari Blogger yang jatuh hari kemarin, yang gaungnya kini sudah tidak ada lagi dalam gelaran pesta-pesta (sudah tidak ekonomis lagi kah?), saya akan menulis tentang blogging.

Menulis blog jelas membawa manfaat yang luar biasa bagi saya. Ini adalah sebuah karya autobiografi yang jujur yang melukiskan perjalanan hidup selama delapan tahun terakhir ini — ya meskipun archive-archive nya acapkali membuat calon isteri saya cemburu dengan masa lalu, hehehe…

Saya mengenal dan mengidolai banyak teman-teman hebat dari blog dan hanya dari blog. Kadang-kadang saya merasa sedih ketika salah satu blogger menghentikan tulisannya dan kami tidak lagi saling bersilaturahmi saling berkunjung dan saling meninggalkan komen. Kadang-kadang bukan isi komentarnya yang penting, tetapi siapa yang komen yang membuat saya tersenyum.

Banyak sekali kawan-kawan blog yang belum pernah bertemu secara langsung. Sebut saja Mbak Dokter Vicky Laurentina, Mas E Fahmi, Kimi (yang lebih suka dipanggil Kimi daripada nama aslinya), dan Mas Dion yang baru saja jadi ayah. Juga teman-teman yang lain yang sudah pernah bertemu, Nike Andaru, #ibuibuanaksatu yang aktivis socmed abis, juga Fenty Fahmi yang beberapa hari lagi melangsungkan pernikahannya — semua teman-teman baik ini saya kenal saat aktivitas blogging masih menjadi sarana sebelum Twitter.

Contoh silaturahmi terputus karena menghentikan aktivitas menulis adalah Mbak Reena dari Cilacap yang berkesan bagi saya, yang berhenti menulis karena menikah dan punya anak, Mbak Mae yang pintar memasak sekaligus memotret, yang berhenti karena sibuk dengan bisnis toko kue-nya, Mas Anangku yang dulu seleblog abis, yang mungkin sekarang sibuk dengan keluarganya, lalu dulu ada Pak Guru Kimia yang begitu populer yang akhirnya lama-lama juga berhenti menulis. Saya kadang-kadang merindukan mereka-mereka ini menulis lagi sehingga saya bisa berkunjung dan berkomentar.

Tentu saja adalah pembaca blog saya! Salah satu semangat untuk tetap menulis adalah kenyataan bahwa blog saya tetap ada yang baca dan saya tidak mau silaturahmi terputus gara-gara saya berhenti menulis. Saya menjadi sebegitu tersanjung (kata ini terkonotasi menjadi sinetron ya?) bahwa blog ala kadarnya ini ada juga yang membaca — blog yang sering saya menulis hanya untuk kepuasan dan ego pribadi saja.

Selamat hari raya blogger nasional. Ketika keep blogging, keep writing, and keep rocking sudah kurang relevan lagi, saya mengucapkan keep in touch ya ^_^  – Thanks for being with me for last eight years!

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

10 comments

  1. Mas Galih, sebagai pembaca setia blog Mas Galih, aku minta Mas Galih jangan pernah berhenti total dari ngeblog ya. Kalau sedang jenuh dan mau hiatus, bolehlah rehat sebentar dari blog. Tapi, kalau mau berhenti total, kasihanilah kami-kami ini yang sudah menjadi pembaca loyal Mas Galih. *halah, siapa elu, Kim?*

    Btw, aku sepakat dengan apa yang Mas Galih tulis. Sebagai pembaca, lewat blog aku mengenal banyak orang hebat. Beberapa aku mengidolakan mereka. Makanya suka sedih sendiri kalau ada yang sampai berhenti ngeblog. Sebagai fans, tentu aku merasa sedih. 🙁

    Sebagai blogger, aku berusaha menjaga konsistensi menulis karena ya blog adalah seperti yang Mas Galih bilang, “sebuah karya autobiografi yang jujur yang melukiskan perjalanan hidup (kita).” Blogku adalah autobiografiku. Blogku sebagai tempat penyimpanan arsip kehidupanku. Kelak akan kuserahkan kepada anak-cucu-buyutku (kalau dunia masih berputar tentu saja mudah-mudahan sampai jamannya buyutnya buyutku). Kenang-kenangan dariku untuk mereka. Jadi, keturunanku yang tidak mengenalku secara langsung, bisa belajar untuk mengenalku, memahamiku, lewat blog.

    Duh, serius kali komenku kali ini. 😆

  2. Kenapa diposting ini namaku mesti ditegasin pake tagar? kenapah? *hayo ngakuh kamu, Lih* #drama

    Saya ketemu Galih sendiri baru tahun lalu setelah sekitar 2007 keep in touch via komen, chat, dsb.
    Dari sana pas ketemu udah berasa kayak udah lama kenal aja.

  3. wehehe.. pantesan kok kedutan, ternyata nama saya disebut-sebut di sini hehe..

    kalo gitu sesama blogger yang masih mau ngeblog harus saling memotivasi ya bro..

    sayapun sekarang hanya ngeblog hal-hal yang saya anggap perlu. kalo dulu sembarang kalir ditulis :d

    selamat hari blogger 🙂

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *