Selamat Sore, Oktober!

Alasan klasik ketika frekuensi menulis blog menjadi menurun drastis selalu sama dari waktu ke waktu: kesibukan. Apalagi ketika blog bukan menjadi primadona dunia maya lagi. Selebritis blog saja bisa tiba-tiba menghilang dari jagat perblogan apalagi saya hehehe… Hikmahnya, ketika hasrat menulis itu datang, kepuasannya berlipat ketika saya berhasil menyelesaikan satu artikel, contohnya artikel panjang sebelum tulisan ini.

Memang seminggu dua minggu terakhir ini saya sangat sibuk. Jangankan ngeblog, trading yang menghasilkan duit pun saya tidak sempat (walhasil saya sekarang ketinggalan rally IHSG dua minggu ini). Di kantor saya seperti kerasukan untuk menyelesaikan banyak pekerjaan yang menumpuk. Dan saya merasa sangat produktif, beberapa tugas-tugas yang outstanding menjadi terselesaikan. Saya merasa senang karena saya fokus di pekerjaan utama saya, dimana saya memang digaji untuk itu — kadang-kadang saya agak merasa bersalah karena sedikit banyak perhatian saya berbelok ke pasar modal. Jadi biarlah para fund manager reksadana saja yang mengurusi sebagian duit investasi saya sementara ini hehe…

Mengenai calon isteri, well… hehe… baiklah, ini kali pertama saya bercerita tentang calon isteri di blog…

Kami masih dalam proses perkenalan, pacaran. Saya bersyukur saya bertemu dengan gadis yang insya Allah baik. Benar kata pepatah dari mata turun ke hati itu ya. Cowok kan biasanya tertarik secara fisik pada awalnya. Tetapi saya pikir saya lebih jatuh cinta kepada hal-hal yang bersifat non-fisik, seperti perhatian, sikap, tingkah laku, dll. Baiklah, mungkin teman-teman sekarang sedang menertawakan saya karena saya sedang dibutakan oleh cintah, jadi ceritanya sampai di sini dulu, hahaha…

Mudah-mudahan tidak ada aral melintang di tengah jalan. Cobaan dan ujian pasti akan datang. Semoga kami berjodoh dan dilancarkan segala urusan untuk menuju ke sana. Kapan itu, masih agak lama, tapi semoga juga tidak terlalu lama, selak neyeng, hahaha… :))

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

1 comment

  1. alhamdulillah kalo sudah ‘pacaran’. kalo dari awal nembaknya emang diniati buat dinikahi insya allah akan dimudahkan. atau jika sulit, akan diberi kekuatan buat mengatasinya 🙂

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *