Hadits Arba’in #1: Semua Tergantung Niatnya

Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.

Hadits ini mungkin salah satu hadits yang paling populer yang terkenal dalam bentuk singkatnya, “Innamal a’malu bi niat”. Dan memang Imam Ahmad dan Imam Syafi’i berkata bahwa hadits ini mencangkup sepertiga ilmu.

Hal yang membuat hadits ini muncul adalah karena seseorang yang hijrah dari Mekah ke Madinah karena ingin menikahi seorang wanita bernama Ummu Qais.

Disinilah betapa kita harus selalu berhati-hati dan selalu meluruskan niat. Mungkin saya sendiri tidak menyadari bahwa apa yang saya lakukan ini supaya ingin terlihat alim, shalih, pria yang jempolan yang taat beragama, ingin dikagumi wanita-wanita… Naudzubillah… Betapa meruginya saya… 🙁

Niat adalah sesuatu yang terlihat sederhana, tetapi niat yang menggerakkan semua daya upaya untuk melakukan suatu ibadah. Niatlah yang memotivasi kita. Ketika kita berniat untuk mendapatkan kehormatan, maka kehormatan yang akan didapat. Ketika kita berniat hanya karena ingin mendapatkan berkah, rahmat dari Allah, maka insya Allah itu akan dicatat sebagai ibadah dan amal shalih.

Niat adalah urusan hati, dan pribadi. Hanya kita sendiri yang tahu niat sesungguhnya. Jujurlah terhadap diri sendiri, dan segera luruskan niat ketika ada hal-hal lain di luar Allah. Wallahu a’lam.

Sebuah nasihat untuk diri sendiri.

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

2 comments

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *