Tek Tek

Sudah lama banget nggak dapat tag-tag an macam begini. Terakhir ya pada waktu era blog masih merajai tren social media, kira-kira kalau sekarang ya Twitter lah. Barusan, pas lagi leyeh-leyeh menikmati masa kebebasan sejenak setelah sidang tesis, saya dapat mention dari bu dosen muda nan cantik, Mba Puput, yang lagi jadi mahasiswi ITB. Ya sudah, saya akan jawab pertanyaan doi:

1. Uda merasa kalau kerjaan sekarang uda sesuai dengan passion kalian apa ga? Kalau ga pengennya apa? Kalau iya kenapa

Sudah. My life is born to code, hahahah, lebay. Teknologi informasi masih menjadi passion saya, khususnya sekarang SOA – Service Oriented Architecture. Bahkan ketika saya menuntut ilmu manajemen dan ekonomi pun, saya pikir coding masih lebih asyik daripada ekonomi. Itu tentang pekerjaan dan passion. Tapi secara job security, belum. Nah, kombinasi yang unik ini menurut saya adalah dinamika buat saya untuk selalu mengembangkan diri.

2. Kalau diperbolehkan untuk merubah masa lalu, 1 hal saja, apa yang akan kalian ubah? “ga boleh jawaban ga ada yang mau diubah”

Ah, saya ga menemukan jawaban yang bagus, tapi yang langsung terlintas di pikiran adalah ini: jika saja saya bisa kembali ke masa kuliah, saya tidak akan pikir panjang buat menyatakan cinta saya ke Int waktu dia sedang jeda jomblo beberapa waktu itu. Hahaha, yes, the queen who was in this blog with “Melankolis” category, coloring this blog in year 2004-2008 (My last post for her: Selamat Tinggal Cinta). Satu hal yang saya sesali adalah bahwa saya tidak sempat memintanya, saya memilih untuk memendamnya.

Pelajaran buat teman-teman cowok, nyatakanlah cintamu selagi sempat. Urusan diterima atau ditolak itu urusan lain. Kalah dan menang hal yang biasa. Tapi menjadi secret admirer itu lebih sakit kalau kamu benar-benar mencintainya. Menjadi secret admirer jika sekadar mengagumi tidak masalah. Tapi kalau menjadi cinta, segera nyatakanlah. Tidak usah memakai pertimbangan dokter cinta siapapun yang sok ahli. Nyatakanlah dengan Bismillah.

3. Lagu yang saat ini mencerminkan keadaan atau emosi kalian apa?

Hmm, apa ya, yang jelas saya sedang merasa sangat lega. Satu urusan kuliah S2 saya selesai. Tapi saya lagi suka lagu yang diulang-ulang diputar iTunes ini: Masih Cinta nya Kotak. Kamuuuuu tak tauuu rasanyaaa hatikuuuuu saat beeeerrrrrhadapaaaan kkhaaammuuuu….

4. Kalau kalian nanti kalian harus resign karena keluarga mau apa ga?

Belum tahu, belum punya keluarga. Ntar aja jawabnya, hahaha…

5. Saya ini ga suka sayur tapi saya pengen makan sayur nah menurut kalian sayur yang enak apa dan kalau saya nyoba pertama kali saya ga berpikir untuk kapok makan sayur =D

Bobor bayam, blencong (apa ya bahasa Indonesianya?), dan sayur apa ya yang enak di hotel-hotel itu. Yang kayak asparagus tapi ujungnya mekar, dimakan kremus-kremus… 😀

6. Kalau boleh milih 1 tempat untuk tinggal, milih kota apa dan kenapa

Buat kerja banting tulang, Jakarta adalah kota yang sangat tepat. Di sini perjuangannya benar-benar heroik. Saya ibaratkan seperti waktu Ki Ageng Pamanahan dan Raden Sutawijaya babat alas Mentaok untuk jadi Mataram. Buat hidup berkeluarga: Jogja atau Malang. Buat pensiun, tentu saja Tulungagung 🙂

7. Kalau diperbolehkan sekolah lagi yang bener-bener sesuai dengan keinginan kalian (tanpa memperhatikan hal-hal lain) kalian mau ambil jurusan apa?

Heheheh, Puput ini, kan saya barusan selesai (sombooong hahaha). Tapi kalau ada kesempatan lagi, saya mau coba Sastra Jawa Kuno. Atau mungkin coba jadi engineer macam Geologist atau Geophysicist. 😀

8. Pilih perasaan atau logika? Kenapa?

Logika. Orang bilang jalan pikiran saya udah macam program komputer saja. Loop and break if not zero, if there’s another thing happened, just shut me down.

9. Saya pengen tau, kalian merasa iri banget dengan orang lain ketika apa?

Ketika orang lain mendapatkan kepercayaan “naik kelas” dari Tuhan. Selalu bertanya-tanya kapan saya bisa naik kelas atau harus berjuang lagi untuk naik kelas.

10. Kalau lagi BT/Stress gimana cara kalian ngebalikin mood kalian?

Makan apa yang ingin dimakan. Lalu tidur dua hari.

11. Apa guilty pleasure kalian?

Mengerjakan sesuatu yang lagi mood banget buat dikerjain padahal ada deadline lain yang sedang menunggu. Contohnya, baca buku semalaman padahal besok ujian, analisis saham padahal buku tesis harus dikumpulkan besok. Yaah… semacam itu lah. Saya emang orangnya moody. Moody Koesnaedi.

Udah ye. Seperti yang dulu-dulu juga, saya ga punya ide buat lempar tek tek an ini kemana. Hahaha… sombongnya sayah. Siape elu… hahaha… Oh iya, thanks ya Puput. Kapan kita makan malam bareng di The Valley? Ihirr…

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

6 comments

    1. Hahaha, like this. Ini salah satu cara penolakan halus ala cewek kaan? ;)) – anyway, itu lho The Valley resto di Dago Pakar yang view nya lembah dan kota Bandung. Populer banget di kehidupan socialite Jakarta :))

  1. hahay … jadi pengen k bandung. hmm … ditemani potogreper handal dan sepupu imut nan cantik ini sepertinya seru 😀

  2. wehhhh ada pengantin baru alias sepupuku disni. halooo kapan kita kumpul2 dek wawan?

    mba fenty : awalnya jg mikir gt, tp akhirnya aku kerjain jg mas galih dan org2 IT lainnya kyk mas mahar jg 😛

Leave a Reply to ninaninoz Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *