Menyiapkan Account di GNU Cash

Ok, as I promised yesterday, hari ini pembahasan tentang perencanaan keuangan dengan GNU Cash akan saya lanjutkan. Kali ini kita akan setup beberapa kelompok account yang akan kita gunakan sebagai awal dari pencatatan keuangan personal.

Saya asumsikan Anda sudah download GNU Cash dan berhasil melakukan instalasi. Berikut langkah-langkahnya.

— Klik menu File – New File. Anda akan dibawa ke sebuah dialog wizard pembuatan hirarki account. Tekan saja forward.

— Di dialog Choose Currency, pilih IDR (Rupiah). Tekan forward untuk melanjutkan.

— Kemudian di dialog Choose accounts to create, di bagian categories, uncheck Common Accounts kemudian pilih A Simple Checkbook. Klik forward.

Langkah berikutnya adalah menyesuaikan beberapa account yang akan dibuat dengan kondisi kita.

Assets (Harta)

Assets adalah harta kekayaan yang sekarang sedang dimiliki. Ada dua macam harta, yaitu harta tetap (fixed assets) yang merupakan harta yang membutuhkan waktu untuk mencairkannya menjadi uang kas, misalnya rumah, mobil, tanah, dll. Harta lancar atau Current Assets adalah harta likuid, misalnya uang kas di dompet, tabungan di bank, dll.

Di sini, ubah nama “Current Assets” menjadi “Bank”, yang artinya semua rekening bank kita akan ditaruh di sini. Ubah nama “Checking Account” menjadi rekening bank kita yang paling aktif. Misalnya dalam kasus saya, saya menggunakan Bank Mandiri untuk lalu lintas keuangan sehari-hari seperti gaji dan ambil duit di ATM.

Equity

Equity adalah harta bersih kita setelah dikurangi dengan hutang-hutang. Jadi di mata akuntan, meskipun Anda punya harta 10 milyar, kemana-mana pakai mobil Mercy gress, tetapi jika hutang anda ada 12 milyar, maka Anda termasuk miskin karena equity Anda minus. Jadi jangan terlalu silau dengan orang kaya yang bermobil mewah, bisa jadi hutangnya melebihi aset-nya hehehe…

Di sini, kita biarkan settingan GNU Cash apa adanya. Kita akan memakai account Opening Balance untuk melakukan inisialisasi pencatatan nanti.

Expenses

Expenses adalah account tempat segala pengeluaran kita. Dalam hal ini kita masih dibuatkan satu account, tetapi agar lebih mudah dalam melacak pengeluaran, sebaiknya nanti kita buat subaccount yang menjelaskan masing-masing pos pengeluaran.

Income

Income adalah pendapatan. Segala pendapatan akan berawal dari account ini untuk dikirim ke pos asset (bank). Jika sumber pendapatan Anda lebih dari satu, sebaiknya nanti juga dibuat lebih dari satu pos pendapatan. Misalnya, Gaji Bulanan, Bonus, Bisnis Lain, dll.

Langkah berikutnya, tekan forward, kemudian tekan apply untuk memerintahkan GNU Cash membuatkan account yang telah kita set up. GNU Cash akan meminta kita menentukan lokasi file data. Sebaiknya siapkan sebuah folder yang khusus karena nanti GNU Cash akan membuat banyak file-file untuk menyimpan data.

Dengan beberapa langkah mudah ini, kita sudah melangkah lebih jauh lagi dalam proses perencanaan keuangan pribadi kita. Setelah ini, kita akan membuat studi kasus dan memasukkan transaksi-transaksi. Dalam proses tersebut akan ada pembuatan account-account baru sehingga dari waktu ke waktu, sistem akunting yang pada mulanya sederhana ini akan bertambah kompleks. Seperti ketika saya memulai dulu, saya memulai dari sini juga. Sekarang ternyata sudah berkembang menjadi 72 account.

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

2 comments

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *