Tarhib Ramadhan 1432H

Ramadhan telah di depan mata. Syukur alhamdulillah bahwa insya Allah kita akan dipertemukan dengan bulan yang paling penting bagi umat Islam, bulan Ramadhan 1432H. Jika orang biasa membuat resolusi di awal tahun, kenapa kita tidak mencoba mencoba membuat resolusi sebagai persiapan menyambut Ramadhan? Resolusi yang berisi target, harapan, dan cita-cita yang bisa kita laksanakan secara konkret.

Oke, apa target saya? Tidak muluk-muluk, lebih baik daripada Ramadhan tahun kemarin. Amalan yang lebih banyak dari Ramadhan tahun kemarin. Aji mumpung? Kenapa tidak? Kita tidak dilarang kok untuk beribadah karena pamrih ingin mengejar pahala, menjadi abid atau ahli ibadah.

  • Bisa tarawih berjamaah di masjid > 70%.

    Tahun kemarin saya hanya mentargetkan 50% dan alhamdulillah target itu tercapai — pas tidak kurang tidak lebih. Ini menurut saya cukup sulit dilakukan karena banyak faktor: berbuka sampai kekenyangan, terjebak macet di jalan, malas, acara-acara buka bersama dari komunitas-komunitas (temen kantor, temen kuliah, temen SMA, sesama fotografer, dll).

    Tahun ini saya berharap bisa 70% tarawih di masjid. Artinya saya hanya diizinkan absen sembilan kali. Can I make it?

  • Khatam Al-Qur’an sekali.

    Ini menjadi target saya setiap kali ramadhan. Ini berarti satu hari satu juzz. Mau menaikkannya menjadi dua kali rasanya terlalu berat kalau melihat kecepatan baca saya. Malah seringkali, saya harus merapel beberapa juzz di weekend karena tidak terpenuhinya target satu juzz-nya di setiap hari.

  • Baca kitab Riyadus Shalihin

    Kitab ini saya kenal ketika masuk “pesantren” di sepuluh hari terakhir Ramadhan tahun lalu. Kitab Riyadus Shalihin adalah kitab hadist yang membahas masalah akidah, syariah, dan akhlak yang disusun oleh Imam Nawawi. Di “pesantren” tersebut, setiap setelah shalat ashar dibacakan satu bab dari kitab tersebut.

    Awalnya saya ingin mengkaji Al-Hikam, tetapi nampaknya Al-Hikam (Syekh Ibnu Atha’illah) masih agak terlalu berat untuk ditelaah, apalagi di bulan puasa yang padat.

    Target saya, sehari satu bab. Saya berkomitmen untuk menulis intisari-nya di sini, sehari satu posting. Karena sinetron-sinetron Ramadhan sudah mulai tayang, saya akan coba membacanya besok pagi dan menuliskannya besok sore, di bawah kategori Agomo. Semoga istiqomah hehehe…

Mungkin resolusi gede-nya itu saja. Ingin bisa tarawih hardcore Al-Hikmah setiap tanggal ganjil. Maksud saya, di Al-Hikmah tarawih-nya menghabiskan satu juzz. Mungkin karena ngga biasa, tahun lalu kaki saya sampai bengkak-bengkak. Ingin bisa ikut sholat wajib berjamaah minimal 2 kali sehari. Ingin bisa tahajud sebelum sahur. Ingin lebih pendiam, ingin lebih bisa menjaga pandangan (ini yang paling susah).

Amin amin. Ini resolusiku, apa resolusimu?

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

3 comments

  1. tadi bada dhuhur ikut tarhib ramadhan di mushala kantor jadi sesunguk blum menjadi muslim yang sebenarnya dalam menyambut ramadhan 🙁

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *