Analisis Teknikal, Relevankah?

Sejak terjun di pasar modal, saya jadi sering mengikuti berita-berita Ekonomi dan Keuangan untuk mengetahui update terbaru mengenai rumor-rumor yang berhubungan dengan indeks. Saya mengikuti account Twitter @detikfinance, @kontanInvestasi, dan @bisniscom. Setiap pagi, salah satu bacaan yang menarik adalah ulasan para analis tentang ramalan gerak indeks hari ini.

Ramalan indeks nampaknya memang seperti ramalan cuaca, kadang-kadang betul, tapi lebih sering melesetnya. Saya tahu para analis pasar modal mengandalkan analisis teknikal dalam meramal apa yang akan terjadi hari ini. Seperti misalnya hari ini, beberapa analis mengatakan indeks akan bergerak campuran dengan kecenderungan melemah (bearish). Apa yang terjadi? Semua sektor menghijau hingga IHSG kembali menyentuh 3500. Jadi, seberapa relevan hasil analisis teknikal?

Tentu saja naif kalau saya menganggap analisis teknikal bisa menebak apa yang akan terjadi dengan akurat — secanggih apapun metode analisisnya. Tapi seberapa akurat analisis teknikal dapat dijadikan acuan dan pegangan dalam berseluncur di hiruk pikuk pasar modal? Apalagi, pasar modal Indonesia masih sangat dikuasai modal asing. Mereka lah penggerak indeks. Jika investor (oke, saya bilang spekulan) asing ingin indeks jatuh, maka jatuhlah. Kalau ingin naik, ya naiklah, tak peduli indikator teknikal menunjukkan apa. Makanya, mereka itu sering dijuluki dengan istilah “bandar”.  Jangan-jangan, pasar modal Indonesia juga sama seperti pasar — dalam terminologi Marketing — konvensional Indonesia. Sama-sama unik, metode biasa tidak bisa dipakai di sini.

Pada akhirnya, analisis teknikal sebaiknya hanya dijadikan referensi dalam rencana perdagangan (trading plan). Menariknya, tentu saja trading plan masing-masing pelaku pasar modal berbeda. Seberapa akuratnya tergantung keahlian dan keberuntungan masing-masing pelaku.

Saya juga sedang mengeksplorasi berbagai macam metode untuk menyempurnakan trading plan di Excel saya (lebih tepatnya OpenOffice Calc sih). Saya melakukan beberapa proyeksi rencana yang kebenarannya akan dibuktikan pada saat tahun 2011 berakhir. Sangat mungkin saya akan mengupdate tulisan ini, tentang analisis teknikal, beberapa waktu mendatang ketika ada ilmu baru lagi.

PS: Dan dengan ini saya menarik diri bahwa saya sedang berinvestasi di pasar modal. Saya trader! Saya spekulan!

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *