Twitter untuk Berbahasa Ringkas

Salah satu tokoh novel yang saya kagumi adalah Jupiter Jones, Penyelidik 1 Trio Detektif bersama Peter Crenshaw dan Bob Andrews. Ini adalah novel bacaan saya ketika SD (SMP saya baca Sherlock Holmes, SMA baca Agatha Christie). Yang menarik dari Jupiter adalah kebiasaannya berbicara dalam kalimat-kalimat panjang yang selalu ditanyakan lawan bicaranya. Pete Crenshaw menjelaskan, hal itu karena Jupiter adalah seorang kutu buku dan akhirnya ia berbicara seperti di dalam buku-buku.

Apakah saya meng-copy kebiasaan Jupiter sekarang? Sejak saya ngeblog, saya cenderung membuat kalimat saya menjadi kalimat majemuk bertingkat-tingkat. Efek psikologis yang tak bisa dihindari — untuk membuat artikel terlihat lebih manis dan tak terlalu pendek.

Tetapi lihatlah, saya kehilangan kemampuan untuk menulis dengan ringkas. Saya bahkan berbicara dengan bahasa baku yang resmi. Teman-teman saya seringkali tersenyum atau bahkan memandang aneh melihat saya berbicara dengan kata-kata yang sebenarnya tidak lazim dipakai di bahasa sehari-hari. (bayangkan kata lazim saya pakai buat berbicara).

Twitter adalah media belajar baru saya untuk menulis ringkas langsung pada intinya. Bagi saya, seratus lima puluh empat puluh karakter sangat kurang untuk Bahasa Indonesia. Buat Bahasa Inggris, 150 140 karakter sudah cukup untuk berkicau macam-macam. Kalau saya developer Twitter, mungkin saya akan membatasi jumlah maksimal karakter menjadi 300. Bahasa Inggris adalah bahasa yang ringkas, sementara Bahasa Indonesia terlalu banyak kata sambungnya.

Saya tidak suka menyingkat kalimat seperti para aL4y itu. Justru tantangannya adalah bagaimana menyampaikan ide dengan penulisan normal tanpa disingkat (kecuali yang sudah umum seperti: yang – yg, dengan – dg, kepada – kpd, dll) di bawah 140 karakter. Ini adalah latihan untuk menyampaikan ide dengan ringkas dan padat (kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar juga kan).

Oh iya, kicauan saya ada di @galihsatria 😀

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

4 comments

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *