Portabilitas dan Kemudahan Piranti Nirkabel

Beberapa bulan yang lalu, dengan bangga teman saya menunjukkan kamera saku barunya. Sebuah Sony Cybershot berwarna perak. Bukannya membanggakan kualitas gambarnya, teman saya ini malah membanggakan fitur yang ada di dalam kamera ini: mendukung konektivitas bluetooth. Sebuah fitur yang masih jarang ada di kamera-kamera saku. Dan waktu itu saya hanya tersenyum dalam hati, buat apaan sih ada bluetooth segala, jangan-jangan ntar bakalan ada kamera yang ada slot kartu GSM-nya!

Tapi sekarang, di jaman ketika personal computer semakin mengecil menjadi smartphones, ketika konektivitas bergerak ke mobile devices, dan ketika kualitas kamera perangkat mobile belum bisa menyamai kualitas kamera saku, saya merasa fitur tersebut boleh juga! Tentu saja ribet kalau orang harus memindahkan dulu isi SD card-nya ke laptop, kemudian membuka perangkat pengolah citra dan mengupload-nya ke internet. Padahal tidak semua gambar butuh sentuhan pengolah gambar, ada beberapa foto yang urgensinya melebihi kualitas. Jepret, resize, dan segera dipakai untuk update status di social media! Mungkin hanya orang iseng dan jahil yang begitu istiqomah mengupload foto-foto uniknya setiap hari di blognya.

Memang, nirkabel adalah hal yang masih di awang-awang. Nirkabel belum bisa sepenuhnya menghilangkan kabel. Ketika gadget semakin banyak, ternyata isi tas saya dipenuhi perangkat charger piranti-piranti yang mengklaim tanpa kabel tersebut. Maklum, setiap perangkat punya colokan yang berbeda, bahkan hingga tingkat colokan adapter ke power AC 220 (ingat colokan listrik laptop yang berlubang tiga, lalu kamera yang berlubang dua, colokan adaptor ponsel yang memakai USB kecil, medium, dsb).

Jadi saya pikir, kembali ke soal kamera ber-bluetooth, mungkin saya akan memasukkan daftar konektivitas ini ke dalam daftar pertimbangan ketika memilih-milih kamera yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Entah untuk saya sendiri, entah untuk teman-teman yang sering bertanya tentang kamera kepada saya.

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

2 comments

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *