Surealisme

Lukisan yang tergantung di sudut kantin tempat saya makan siang ini mengingatkan saya waktu masih kelas tiga SD belajar melukis di sebuah sanggar lukis. Dengan menggunakan media kertas, dan memakai cat air merk Guitar Water Color, saya diajari lukisan-lukisan beraliran realisme seperti pemandangan, pohon hijau, padi yang siap dipanen, orang-orangan sawah, hingga suasana di sekolah.

Lukisan di atas mengingatkan saya karena menyertakan objek-objek yang lazim dilukis dalam sebuah lukisan landscape: langit, gunung, sawah, pohon, danau, jalan tanah, dan gubuk! Lukisan ini juga mengingatkan saya karena teknik dasar campuran warnanya adalah persis dengan apa yang saya pelajari 17 tahun yang lalu.

Saya tidak tahu apakah karya seperti ini memiliki nilai seni yang tinggi karena lukisan seperti ini biasa kita temui di pinggir-pinggir jalan dijual dengan harga yang murah. Saya awam terhadap seni lukis, tetapi saya rasa, karena lukisan ini membangkitkan kenangan, saya anggap ia memiliki pesona adiseni tersendiri. Dan dengan lancang saya menyebutnya lukisan beraliran surealisme, karena saya telah adigang adigung adiguna menyebut apa yang saya pelajari waktu kelas 3 SD dulu di sanggar lukis adalah lukisan beraliran realisme.

Lokasi: Kantin YTKI, Gatot Subroto, Jakarta Selatan
Kamera: Blackberry Bold-9700 Onyx

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *