Dorongan itu Bernama Tekanan Sosial

Beberapa kali saya menulis di sini untuk menunjukkan kesinisan saya tentang kelakuan pengguna-pengguna handset yang sedang booming di Indonesia itu. Handset bikinan Research in Motion bernama Blackberry. Betapa tidak, tren yang ada memang luar biasa untuk dicermati, khususnya di kalangan menengah ke atas di ibukota metropolitan kota Jakarta ini. Coba saja datang sore-sore ke Setiabudi Building (Setiabudi One), nyaris sejauh mata memandang kita akan memandang orang memegang handset kecil dengan dua tangan dan sambil menunduk — terkadang senyum-senyum sendiri.

Jadi begitulah. Kita, orang Indonesia, memang gampang menyukai tren dan selalu menjadi efek domino mulut ke mulut, teman dipengaruhi teman, teman dipaksa teman, meskipun semua orang tahu bahwa tren itu di-drive oleh pasar. Saya memiliki 100 alasan untuk berkata tidak terhadap Blackberry — baik secara teknis ataupun sosial — tetapi ketika akhirnya mayoritas mendesak minoritas, inilah yang akhirnya saya sebut: tekanan sosial. Saya menyerah dan ikut menceburkan diri menjadi orang yang saya sinis terhadapnya.

Ya meskipun saya kemudian menyukai kepraktisannya: hampir semua kegiatan yang saya lakukan di laptop telah berpindah sehingga saya tak memerlukan membuka laptop lagi ketika bekerja hanya sekadar untuk browsing, facebooking, twittering, plurking, blogging, dan email menjadi lebih cepat untuk dibaca.

Terakhir, izinkan saya untuk menulis sesuatu yang paling saya benci dari para pengguna BB:

Sent from Blackberry ® Bold 9700-Onyx (Powered by Telkomsel Blackberry ®)

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

7 comments

  1. Makanyaaa… Jgm terlalu sinis dan terlalu anti pd sesuatu.
    Biasanya smakin tidak menyukai sesuatu, justru dorongan ke sana nya jd lebih kuat.
    Wkwkwkwk…

    *dilempar parang*

  2. hahahaha saiki gak takok nomermu maneh ndut , tapi berubah >> “PIN mu berapa gal ?” , jiiiiiiaaaah ngelengke jaman friendsteran ndisik ” eh FS mu apaan boleh di add gak ?” hehehehe

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *