Saya yang Belum Pernah Bisa Dewasa

Melepas Lelah

Tidak ada yang lebih membahagiakan ketika menyadari bahwa saya dikelilingi oleh orang-orang yang begitu baik dan perhatian kepada saya. Mulai tengah malam tadi (bahkan kemarin), saya kedatangan pesan-pesan pendek di ponsel, dan wall di fesbuk dipenuhi tulisan-tulisan yang mengingatkan bahwa jatah umur telah berkurang satu lagi.

Sebuah kehormatan diberi sebuah pesan pendek di tengah malam oleh orang yang pernah sangat khusus bagi saya. Sebuah pesan pendek mungkin tak berarti apa-apa, tapi ternyata saya juga mulai melupakan untuk selalu mengirimi pesan pendek setiap kali ada reminder menjerit dari ponsel saya.

Pagi tadi, dari Google Reader, saya membaca postingan seorang ibu muda pekerja seni masak-memasak sekaligus pengusaha cake yang membuat saya tersenyum simpul. Dengan gaya tulisannya yang jenaka, ia menceritakan hobi bersepeda suaminya yang memiliki spare part yang mahal-mahal. Saya cuma kenal sepeda merk Polygon seharga 800 ribu dari toko Redjo Agung di Pasar Wage Tulungagung, hahaha…

Segera pikiran melayang ke diri sendiri. Men never grow up, hahaha…

Tahun lalu, saya menandai bulan Maret 2008 dengan sebuah lensa lebar Sigma 10-20 mm yang harganya cukup mencekik leher selama beberapa bulan berikutnya. Performa memuaskan, dan untung saya belinya tahun lalu karena sekarang harga lensa itu naik 45% setelah dolar ada di titik 12 ribu.

Semua jarak tembak kamera telah saya dapatkan. Dari 10 mm (Sigma wide) sampai 200 mm (Nikkor tele). Flash/Speedlite juga saya sudah (Nissin Di622). Bermacam filter dari UV, InfraRed, sampai polarizer CPL ada. Tripod ada merk Velbon kokoh yang karena beratnya saya jadi malas pakai :D. Lalu apa setelah itu? Setelah itu ternyata bosan! =))

Dasar, umpat saya pada diri sendiri. Saya berpikir ketika semua jarak tembak sudah saya dapat, saya sudah bisa menghentikan untuk berhura-hura seperti ini. Sempat muncul wacana untuk lensa sapu jagat/long range Nikkor 18-200 VR2, lalu muncul wacana upgrade ke Nikon D80/D300. Tapi semua wacana tidak memiliki justifikasi yang cukup untuk menjadi sebuah Purchase Order. 😀

Ternyata setan di diri saya cerdik juga memanfaatkan kelemahan yang ada. Sekarang beredar wacana yang sulit untuk dibendung gara-gara saya terkesima melihat permainan piano dan ingin menguasainya. What a… Hanya bikin catatan accounting di Excel saya tiap bulan jadi semakin rumit, instrumen investasi (meminjam istilah Perfect Num8er-nya Charles Bonar), sering menjadi titik yang dikorbankan, hehehe…

Anyway, kembali ke laptop, terima kasih sekali lagi buat ucapannya buat kawan-kawan semua. Ditunggu kadonya… 😀 😛 ;))

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

12 comments

  1. Selamat ulang tahun ya… ^_^

    Mengomentari postingan ini, -berdasarkan pengalaman 4 tahun nih-, kalo nyari istri yang sama2 hobi foto demi supaya belanja lensa dan alat fotografi lancar, sepertinya bukan jalan yang tepat. Yang betul, carilah istri sing bapak e sugih, wakakaka…

    Suamiku sebagai contohnya -sepertinya kalian setipe-, dulu waktu masih pacaran hobinya fotografi, sama. Sebulan sebelum akad nikah (2004), beli kamera digital nikon 10 juta, apa aku gak megap2 tuh, wakakaka, tapi akhirnya saya maafkan karena kamera itu berguna juga buat motret acara akad nikah kami. Udah puas mengkoleksi lensa2 dan kamera digital, dia bosen! [sama juga kan, akhirnya aku yang pake buat motoin kue, hihihi] trus ganti ke foto hitam putih. Belilah dia kamera voigtlander bessa r dan lensa 35mm/2.5 color skopar (alah embuh iki yo copy paste kekeke), sampe nyuci film sendiri, tengah malem matiin semua lampu, kemulan sarung, memproses filem2nya itu. Apa yang terjadi kemudian? dia bosen lagiii, aarghhh!!! Bisa diliat disini sisa2 purbakala hobinya itu http://dryae.blogspot.com/search/label/foto-foto. Pernah beberapa kali dimuat di koran dan pernah ikut pameran juga.

    Trus akhirnya sekarang berasyik2an dengan sepeda gunung… pernah tuh pulang dari luar negri gak bawa hadiah parfum buat istri tapi malah beli sadel, hehehehe kurang sabar apa saya cobaaaak…

    Sebenernya banyak orang2 yang berpotensi di bidang tertentu, atau malah banyak bidang, masalahnya cuma mereka nggak fokus, terlalu cepet bosen, terlalu cepat tertarik hal lain, istilahnya playboy hobi gitu.

    So, your next goal will be, mencari calon istri yang paham dan sabar… hihihihi….

  2. #choiri:
    Terima kasih banyak mas 🙂

    #Fenty:
    Terima kasih banyak mbak Fenty ;;)
    Kamu belum pernah lihat caraku bicara sih 😀

    #Yulia:
    Makasih banyak Ria komen dan nasihatnya 😀
    Kalo2 ada kenalan yang bapaknya sugih, boleh dong dikenalin ke akyu.. ;;)

  3. ulang tahun yah??

    selamat ultah.. wiii.. ini pertama kalinya berkunjung.. mangap.. baru tau.. hehehhehehhe

    kedewasaan itu relatif kok.. so.. tenang ajah.. huehuehue

  4. Galih Satria Ulang Tahun ? Maaaf telaaat….

    but., met ultah yaaa…

    aku setuju bahwa men never grow up. Sekedar kilas balik, mulai pacaran dengan suami dulu, beliau hobi ‘miara’ mobil2 R/C. hampir tiap minggu ada mobil baru di ‘garasi’. Trus bosan dan numpuk digudang belakang. Mo di buang tapi gak boleh.

    Trus sempet deman Tamiya. Klo yg ini katanya dari SD dah seneng. Bosen lagi en ganti demen aero modelling belakang ini. Efek samping nya, duit belanja jadi kurang *hiyaaa*

    Tapi gakpapa sih, hobinya masih masuk akal, timbang hobi istrinya yang jauh tidak masuk akal, hihihi *merasa dirampok dia*

    doaku untukmu mas, moga cepet dapat pendamping sing bapake sugih, hwakakaka…
    amin amin ya robbal ‘alamiiin…

  5. #tukang foto keliling:
    macbook terbang yo gelem kok ndrak ;))

    #aRuL:
    makasih buanyak mas arul @_@
    nanti aku cari deh di fesbuk 😀

    #BUDIONO:
    Makasih banyak pak Bud!

    #dnial:
    thanks dan!

    #kacrut:
    setuju, dewasa itu sangat relatif 🙂
    Thanks banyak!

    #mae:
    Terima kasih mbak mae 🙂
    Amin amin… (hahaha… sugih itu cuma guyonan aja)

  6. Mas Galeigh… Selamat ulang tahun ya..

    semoga umurnya barokah ya, selalu diberi kesehatan, kemudahan, dan kesuksesan, serta tercapai apa yang dicita2kan.

    amiiin 🙂

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *