Pagi Solo Balapan

FLICKR
Lokasi: Stasiun Solo Balapan, Surakarta, Jawa Tengah
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm

Rem rangkaian gerbong kereta eksekutif malam Argo Lawu berdecit kencang ketika menyentuh stasiun terakhirnya, Solo Balapan. Agak bergegas saya membereskan tetek bengek yang selalu menemani saya kalau bepergian dengan kereta: dua buah buku — novel Maryamah Karpov dan Yakuza Moon, sebotol medium air mineral, serta sebuah mainan baru ikut saya matikan. Saya lirik sekilas, saya telah berada di Black List 8, dengan “mobil” Mustang GT dan Audi TT. Iya, Need for Speed: Most Wanted :).

Sambil meloncat girang saya menghirup udara Solo yang masih dingin. Masih setengah jam sebelum terang tanah. Mata saya segera menemukan musholla dan segera melesat ke sana. Matahari mengintip di balik menara utama stasiun Solo Balapan ketika saya selesai. Sambil tersenyum aneh sendirian di tengah kabut pagi yang remang-remang, saya segera mengawali perjalanan tiga hari ini dengan mengeluarkan D40 dari tas.

Selamat pagi, Solo. 🙂

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

9 comments

  1. #fifiani:
    Terlalu tragis fi, gila tragisnya nggak kira-kira, dari awal sudah dihujani cerita-cerita meyayat hati, benar-benar dari kehidupan seorang anak yakuza yang broken home.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *