Selamat Pagi, Kampus UI

FLICKR
Lokasi: Dekanat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok
Nikon D40 | Sigma 10-20mm HSM

Pukul 06:10 pagi. Matahari baru saja menyentuhkan hangat sinarnya di tembok gedung itu. Sedikit mengurangi hawa dingin selepas perjalanan Jakarta-Depok. Tak pernah saya melihat kampus seluas dan serindang ini. ITS meskipun luas tetapi masih didominasi rawa dan padang ilalang yang memisahkan antar jurusan. Lagipula, hawanya panas dan lembab, khas udara pantai. Kampus ITB cukup rindang dan sejuk, tetapi kurang luas meskipun aura kecerdasan khas mahasiswa sangat kentara di sana. Nah, kampus UI Lenteng Agung Depok ini lingkungannya adalah gabungan suasana ITS dan ITB: luas, sejuk, dan rindang. Sangat kampus.

Belum banyak orang yang datang sepagi itu. Saya memang sudah siapkan kamera DSLR yang saya sambung dengan Sigma 10-20. Jadi, mumpung masih pagi dan untuk membunuh waktu, saya jeprat jepret dolooo, hehehe…

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

14 comments

  1. hmm.. seneng ke sini.. pagi ini masih bisa jalan2 eh nemu blog yang super cool! tapi lagi2 ada k’aRuL.. haha..

    Nah… bener! UI is Keren! hehehe.. ak juga setuju
    “ITS meskipun luas tetapi masih didominasi rawa dan padang ilalang yang memisahkan antar jurusan. Lagipula, hawanya panas dan lembab, khas udara pantai. Kampus ITB cukup rindang dan sejuk, tetapi kurang luas meskipun aura kecerdasan khas mahasiswa sangat kentara di sana.”

    hehe.. temenku, eNJy (Mesin ITS) akhirnya mengakui UI lebih keren ketimbang kampusnya (waktu dia kuajak muter UI jalan kaki…hehehe…)

    kalau ITB, ke sana mentok, ke ujung belakang mentok.. heheh.. puas buat jalan-jalan sore ajah…

    UI? mau ngapain juga bisa… heheh.. ;D hihihi…

    makasih buat postingan yang ini.. bagus2!!!

  2. wew, ga kaget deh kalo UI lebih luas, jelas aj UI punya lebih banyak mahasiswa & jurusan, jadi itungannya sebanding..

    jangan bandingin ITS yg sedikit jurusannya tapi luas areanya, hhe

  3. @rekan ITS: gak usah minder cak! ITS & seluruh kampus di Indonesia juga akan bisa punya kampus spt UI (luas tanahnya, & gedung2nya yg bagus) klu mendapatkan anggaran yg sama… (cek dr org dlm berapa biaya yg dikeluarkan utk membangun kampus UI), sebagai benchmarking bandingkan pembangunan kampus UI yg relatif cepat (1982-1987 CMIIW) dg kampus UNPAD Jatinangor yg terseok-seok mulai 1986 s.d. sekarang – peletakan batu pertama gedung rektorat baru dilaksanakan th 2010, atau kampus ITS Sukolilo yg dibangun tahun 1977-1982 itupun baru tahap I (http://www.its.ac.id/page.php?id=4)

    @yoe: tentang ITB… yah mau diapain lagi pak? pd th 1919 ketika walikota (burgermasters) Bandung B. Coops menyediakan lahan seluas 30 ha di lokasi tsb utk sebuah Sekolah Tinggi Teknik (Technische Hogeschool) rasanya memang sdh cukup, namun dg perkembangannya tanah 30 ha tsb jadi sempit. Mau dipindah akan memakan biaya yg sangat besar terutama pemindahan laboratorium2 teknik yg ukurannya 1/2 lapangan bola.. Jadi ITB menerima kenyataan tsb dg menata kampus ciliknya dg efektif & efisien.

Leave a Reply to tukang foto keliling Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *