Review: Opera Mini, Browser untuk Ponsel

Ponsel saya, Sony Ericsson W200i, memiliki dukungan untuk akses internet via GPRS (2,5 G). Di dalamnya terdapat sebuah browser internal yang membuat kita berseluncur di dunia maya tanpa harus menyambungkannya ke notebook. Browser ini memiliki sangat banyak kelemahan, utamanya ketika harus me-load halaman besar dan kompleks yang sama sekali tidak didesain untuk pengunjung yang memakai mobile device. Sempat saya berpikir untuk memodifikasi halaman pencarian google yang sangat mobile-friendly untuk menjadi semacam jembatan perantara setiap situs yang akan saya kunjungi dengan ponsel saya.

Sampai pada ketika saya menemukan browser imut-imut ini: Opera Mini!

Berbasis Java ME (Java Micro Edition), Opera Mini bekerja dengan sangat baik pada hampir semua situs yang kompleks. Ia memiliki dua pilihan, mobile view dan standard view. Mobile view memiliki perilaku seperti browser internal W200i, yaitu melakukan konversi halaman dan memindahkan isinya sehingga lebih nyaman dibaca. Meski demikian, Opera melakukannya jauh lebih baik daripada browser internal W200i.

Standard view mempertahankan tampilan semirip mungkin dengan aslinya. Agar muat di layar ponsel yang portrait dan kecil (sementara desain web kebanyakan berbentuk landscape), Opera mengecilkan tampilan (zoom out). Jika kita ingin membaca detailnya, ada alat pembesar (magnification) untuk mendetailkan tampilan pada area tertentu. Di beberapa situs, Opera menampilkan semirip aslinya, namun dalam beberapa situs yang lain lagi, Opera menampilkan tampilan yang porak poranda. Bukan suatu masalah yang berarti saya kira, karena kita bisa saling berganti-ganti mode view: mobile view atau standard view.

Satu lagi yang saya suka dari Opera Mini. Scrolling yang begitu halus dan nyaman. Di browser W200i, saya memerlukan waktu yang lama untuk melakukan scrolling halaman dari atas ke ujung bawah karena banyaknya teks. Solusi membagi halaman menjadi banyak seperti yang dilakukan Google kurang menarik bagi saya. Tetapi Opera melakukannya dengan lebih baik, ia membuat mode scrolling yang menggulung halaman dengan lebih banyak dan lebih cepat tanpa mengorbankan kenyaman.

Bravo Opera!

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

8 comments

  1. saya penggila opera dan opmin jg.. hekeke.. 2 browser ini slalu jd andalan utama saat berselancar. plus kartu gsm axis inet gratis hekeke.. opmin modif jg oke punya ficurnya lih…

  2. kalo opera mini 4 sudah ngendon di hape jadul saya ini sejak beberapa bulan lalu.. memang lebih powerful dibanding browser bawaan nokia

    tapi kalo opera versi komputernya, amit2 deh.. ndak enak blas!!! mending pake firefox!

  3. Opera mini 4 running well on my ipaq 6828. Tetapi saya tidak bisa melakukan download file by ths opera. Ada yang bisa bantu saya?

  4. iya, bos problem saya sama seperti juragan Apsarono, opera saya tidak bisa untuk mendownload. keluar keterangan bahwa versi operanya harus di sign terlebih dahulu.
    dimana saya kurang begitu ngerti mengenai hal ini, bisa di bantu?

    thanks
    -donny-

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *