Tentang Situs Layanan Galeri Foto

Bagi saya, situs layanan foto yang paling saya suka adalah Flickr. Flickr sangat cocok untuk photoblogging. Saya suka Flickr karena fitur-fitur sbb:

  • Flickr membolehkan foto-foto ditampilkan di situs lain seperti blog.
  • Mendukung RSS Feed.
  • Set dan tag yang dinamis.
  • User interface berbasis Ajax yang menarik dan intuitif.
  • Hal yang paling saya suka dari Flickr adalah Flickr Badge! Sebuah kumpulan potongan gambar kecil-kecil yang bisa diatur dengan bebas, bahkan dengan kode kita sendiri. Plugin WordPressnya juga banyak, seperti yang saya pakai di navigasi sebelah kanan.

Hanya satu kelemahan Flickr. Dia hanya bisa menampilkan 200 gambar. Lebih dari itu, hanya 200 foto terbaru yang ditampilkan. Kalau mau menampilkan keseluruhan, upgrade dulu ke versi pro yang berharga 250 ribuan per tahun. Jumlah set juga dibatasihanya tiga buah. Resolusi foto maksimum juga dibatasi. Tapi dua poin terahir itu tidak terlalu berpengaruh bagi saya.

Saat ini, jatah upload di Flickr sudah saya gunakan 180-an buah. Tinggal 20 kali upload lagi. Oleh karena itu, saya mencoba mencari alternatif selain Flickr.

Kawan saya, Arif Hidayat, adalah fans Google Picassa. Ya, saya sudah mencoba Picassa. Tapi Picassa lebih mirip Yahoo! Pictures (alm.). Picassa lebih cocok untuk album foto online, bukan untuk photoblogging. Picassa menyediakan set-set yang dinamakan album, dan bisa menampilkan slide show berbasis Flash dengan cantik. Lagipula, Picassa memiliki batas upload seperti mailbox, yaitu dibatasi total ukuran yang diupload. Contoh slide punya saya ada di sini: http://www.galihsatria.com/bopi-nikah/

Kawan saya, Fahmi si Mimimama Wawawa, salah satu master fotografi bloghosphere, merekomendasikan Multiply. Multiply adalah sarana lengkap untuk sebuah situs personal. Jurnal, blog, musik, foto, semuanya ada. Jejaring sosial ala Friendster juga terdapat di Multiply. Saya mencoba upload tiga foto ke sana, dan saya coba tampilkan di sini. Ah, yang muncul hanyalah ikon Multiply kalau Anda tidak login dulu ke Multiply. Jadi, coret dari daftar.

Kawan saya yang lain lagi, Henri, merekomendasikan DeviantART. Tidak hanya karya fotografi ternyata yang ada di sini, tetapi semua yang berhubungan dengan karya seni. Tadi pagi saya coba buat account di sana. User interface-nya agak susah karena DeviantART menggunakan istilah-istilah baru yang bau-bau Deviant (misalnya Deviant Submission untuk istilah upload karya seni). Cukup menjanjikan, karena foto DeviantART bisa disedot dari website lain — hal utama yang paling saya butuhkan. Tetapi DeviantART tidak mendukung RSS Feed, jadi tidak mungkin akan ada “DeviantART Badge” seperti Flickr.

Bagaimana dengan Zooomr? Situs yang menjiplak habis Flickr ini ternyata sama dengan Flickr. Ada account pro yang berbayar dengan harga separuh lebih murah daripada Flickr. Tidak ada “Zooomr Badge”. Coret dari daftar. ๐Ÿ™‚

Jadi, kesimpulan sementara, ketika jatah upload saya di Flickr habis, mungkin saya akan upgrade account ke pro, atau pindah ke DeviantART.

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

13 thoughts

  1. Setujuh mas,

    Flickr itu mantab markatab . Selain fungsi galery yg saya sukai dari Flickr adalah social interaction nya . User bisa create group sendiri..rulenya sendiri.. bikin diskusi sendiri. Benar-benar tanpa batas .

    Benar2 web 2.0 , benar-benar user yg bikin content

  2. Saya tetep pilih flickr…atau photobucket
    apa boleh buat, kalo gratisan terus server mereka bisa meledak karena jumlah poto tak terbatas. sementara ini saya belum beli yg pro…mungkin lain waktu saat poto koleksi sudah lebih dari 200 ๐Ÿ˜€

  3. #fahmi!:
    engine-nya blum ketemu yang cocok ๐Ÿ˜€

    #alief:
    oke ๐Ÿ™‚

    #heru:
    Bisa-bisa aja mas heru, tapi social networkingnya kan harus mulai dari awal lagi.

    #ardy:
    kayaknya ngga ada

    #Hedi:
    Yep ๐Ÿ˜€

    #Arif:
    ho-oh kiy ketarane ๐Ÿ™

  4. mas nanya.,… kalau nambah foto lagi gimana ya?
    soalnya saya nambah melalui uploud, kok gak bisa, katanya udah melebihi MB/MBnya udah banyak/lebih. padahal jumlah fotonya belum ada 200, gimana ya………….?
    terus aku lakukan melalui basic uplouder, itu gimana ya………? bisa apa gak?
    pliiiiiiiiiizzzzzzzzzzzzzzz, di kasih tau mas………… penting niiiiiiii………………

  5. foto dialbum flickr ku udah genap 200, meski bgitu, blm kepikiran mo upgrade. Mungkin someday lah… biar deh yg kliatan 200 foto terakhir, soalnya yg dulu2 suka malu mejenginnya… masih iseng. skrg buka akun 2 lagi tp ragu2 mo nerusin takut klo dah nyangkut brarti hrs upgrade 3 akun *oh no !*

    sempet mo nyoba ayofoto ! ribetnyaaa…. emang deh Flickr ga ada duanya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *