Kuis Berhadiah Umroh?

Dagelan apa lagi ini? =))

Ramadhan tahun ini, acara pengajian bermutu memang bukan menjadi primadona lagi. Dulu masih ada KH. Abdullah Gymnastiar, sebelumnya lagi ada KH. Zainuddin MZ. Sekarang tayangan mayoritas dipenuhi dengan dagelan gak mutu ala Tukul dan Patrio. Dagelannya buanyak, sedangkan ustadz yang sering muncul paling-paling hanya Ustadz Jefri Al-Bukhori (Uje) dkk. Karena hanya saat sahur saja saya menonton TV, maka saya ambil sampel tayangan saat sahur.

Acara dagelan contohnya ada di RCTI, AnTeve, Trans TV, dan Trans 7. Indosiar bersikap moderat, tidak berani mengambil banyak risiko dengan jualan utama lomba pengisah cerita islami dengan format mirip dengan Mama Mia (, acara yang amat digemari ibu rin, ). Metro TV, seperti biasa, mendiferensiasi diri dengan tayangan Tafsir Al-Misbah yang diasuh oleh Quraish Shihab. SCTV menjual Deddy Mizwar dengan sinetron Para Pencari Tuhan. Sinetron yang idenya tidak baru, mirip Lorong Waktu dan Kiamat Sudah Dekat. Tapi dari semua acara, acara inilah yang saya ikuti setiap hari.

Nah, di antara acara-acara tersebut, tentu saja ada “kuis” berhadiah yang pesertanya harus daftar lewat SMS (ketik REG sepasi bla bla bla). Ada yang hadiahnya lucu, yaitu ibadah umroh. Hmm.. mentang-mentang temanya islami, hadiahnya ibadah islami pula. Menurut saya, ini seperti ibadah umroh dengan uang hasil judi di kasino. Kok bisa? Lho? Menurut Anda, kuis SMS itu bukan judi toh? Kita pertaruhkan uang via biaya pulsa, dan hadiahnya diambil dari pengumpulan uang tersebut. Apa bedanya dengan judi rolet, kartu, domino, dadu, dkk? Fatwa MUI telah mengharamkan kuis model begini. Meskipun masyarakat Indonesia yang mayoritas Islam, cerdas, dan pintar bicara ini sangat tidak menghargai MUI — ulamanya sendiri –suka atau tidak suka, fatwanya haram. Jadi, uang haram dipakai umroh? Hmm…

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

20 thoughts

  1. loh, iklan tv kan memang tidak pernah mencantumkan “syarat dan ketentuan berlaku”.
    lihat contoh iklan operator selular yang bilang Rp. 1/detik, that’s it – padahal syaratnya segunung 😀

    jadi syarat umrohnya adalah memang umroh pake duit judi. 🙁

  2. Walahh…ga da habisnya klo ngomongin acara TV wakakaka….
    Hidup TV Indonesia….mari hancurkan akhlak dan moral generasi penerus bangsa!!!!….Hidup Rating!!!!
    Negara kita emang aneh….ehm berat emang klo lawan yg namanya “media”…. Selama “acara” tsb menghasilkan rating / income bagus mo apa???Lu teriak2 gak tak siarin emg orang2 anggep???wkakaka….
    Kampreto emang…..Judi online/Togel diobrak-abrik….Lha ini kuis sms mbelgedes jelas2 didepan mata dibiarin… :p Mulai acara cari bintang kek, penyanyi dangdut kek, tukang nari kek, da’i cilik kek, artis mendadak dangdut kek, artis mendadak pingsan kek gak lepas ma kuis sms…ehhh…acara ramadhan ikut2 juga….weleh2…..Salut ma me*** TV meskipun sebentar…pernah ngupas kuis sms yg HARAM!!! ini…klo TV laen mana mau??mbuka borok sendiri lak an…ga tau me*** pa
    sekarang malah ikut2an….untungna banyak bro…wkakaka….
    Bingung juga ma masyarakat kita ini…tau apa pura2 ga tau…weleh2…. Klo emang mo niat bagi rejeki…kasih hadiah…mbok yao buat kuis tarif biasa…itu baru kuis…klo sms 2000 mah….lebih parah dari togel…. togel peluang 1:100 nah ini…se -Indonesia pemenangna berapa??
    Otaknya pada dipake gak sih??herann….Gemes aku klo denger KUIS SMS!!!! rekor komen paling panjang wkakaka sori lih DOWO BANGET :p

  3. Paling enak..emang jadi penyelenggara SMS Berhadiah.
    Masyarakat menganggap sekedar undian berhadiah dan tidak meresahkan, sehingga FPI pun enggan berdemo.
    Beda banget dengan jamannya kupon SDSB…di demo sana sini.

  4. yg saya tahu hadiah Umroh di sinekuis Para Pencari Tuhan bukan dari hasil SMS, tapi sumbangan Pak Deddy Mizwar dan Bilad Tour.

  5. #Jerry:
    Well, tapi tetap saja peneleponnya harus daftar dulu kan. meskipun hadiahnya tidak dari pengumpulan uang “pendaftaran”, saya masih menganggap bahwa itu adalah judi terselubung, karena unsur-unsur judi masih ada di situ.

  6. Apa yang terjadi di bangsa kita memang sudah susah. Jangankan berbicara tentang kuis SMS. Sekarang coba kita lihat acara di kampung-kampung. Acara gerak jalan memperingati tujuh belasan dengan doorprise yang diundi setelah selesai acara. Bisa dipastikan, hadiah yang dikeluarkan adalah memanfaatkan pemasukan dari pembelian kupon undian. Dan itu sudah jelas-jelas masuk kategori judi. Tapi ternyata ustadz di kampung-kampung itu pun tetap diam saja tidak bergerak.

    Jika ada kemaksiatan di sekitarmu, lawanlah dengan tanganmu. Jika tidak mampu, maka lawanlah dengan kata-kata. Jika tidak mampu, setidaknya kamu tidak suka dengan kemaksiatan itu. Dan ini adalah selemah-lemahnya iman.

    Wallaahu’alam

  7. Itulah gambaran bahwa sebagian besar masyarakat kita masih berpendidikan rendah artinya masih menginginkan hiburan seperti itu. Coba tukul, patrio, dan komedian indonesia lainnya itu disuruh tampil di depan “akademisi”, pasti banyak yang gak bisa ketawa (bingung apa yang mesti ditertawakan?).
    Ngomong2, karena kebodohannya itu mudah2an banyak masyarakat kita yang kadar dosanya sedikit, dosa mereka biarlah diambil alih oleh penyelenggara perjudian yang notabene pastinya lebih berpendidikan.

  8. Judi,togel smua itu haram biarlah diakherat nanti smua akan dibalas dan ditunjukan mana yang benar dan mana yang salah mari kita smua berdoa dijauhkan dari bala dan ditunjukkan jalan yang benar aminnn

  9. basmi aja tuh smua yang kayak gituan,,,,,,
    wkwkwkwkwk,,,,

    tuh hanya merusak masa depan bangsa aja,,,,,
    dan itu hanya kenikmatan sesaat,,,

    mumpung klo benar,,,
    tp kloo kalah trus,,,

    ujung2 stres,,,gila,,trus dead dehh,,,,alis MAMPUS,,,

  10. Gimana kalo menang undian umroh lewat bank…karena kita menabung…apakah itu haram atau tidak? kaya undian lewat SMS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *