Karena Rasa Sayang itu tidak Mengenal Kepemilikan

Dan kuakui tanpa kemunafikan, kucinta kau
Bahwasanya keakuanku bersumpah, kucinta kau

— Iwan Fals

Bagi sebagian orang, terminologi “Cinta itu tak harus memiliki” adalah kata-kata orang yang telah kalah dan bagi kaum yang tertolak cintanya. Yeah, suka tidak suka, itu memang milik orang yang telah mengalami kasih tak sampai. Tapi, kali ini, marilah kita sedikit merenungkan terminologi itu dengan agak sedikit dewasa (halah.. sok bijak.. sok dewasa).

Apakah benar, rasa sayang dan cinta itu harus memiliki? Apakah untuk menyayangi orang yang kita cintai, maka kita harus menjadi kekasihnya, sedikitnya, harus menjadi pacarnya? Jika apa yang kita lakukan ketika menjadi pacar, ketika melakukan pendekatan, dengan ketika kita tersakiti karena ditolak/diputus berbeda, aku bisa memastikan bahwa itulah rasa sayang semu. Rasa sayang itu hanyalah investasi agar kita mendapatkan balasan berupa sayang juga. Dan secara hukum, itu bisa dikategorikan sebagai penipuan terencana (halah, sok serius pulah).

Cinta dan sayang yang ideal tentunya adalah ikhlas dan tanpa pamrih. Cinta adalah memberi dan berkorban tanpa mengharapkan balas apapun dari sang kekasih. Pengorbanan, tentu saja bukan hanya pengorbanan waktu, tenaga, dan materi, namun seringkali yang terasa sangat sakit adalah korban perasaan. Bayangkan, mampukah engkau tersenyum bahagia di saat sang kekasih memperkenalkan kekasihnya kepadamu, menjabat tangannya dengan hangat dan berkata, “Assalamu’alaikum warahmatullah…“, semoga rahmat Allah tetap ada padamu! Mampukah engkau merasa bahagia melihatnya berbahagia bersama orang pilihannya?

Ah, tentu saja hal itu amat sulit dilakukan. Kita hanyalah manusia biasa yang punya ambisi dan motivasi. Apapun yang kita lakukan, tentu ada pamrih meskipun sekecil pasir. Jika tak ada pamrih, lalu apa motivasi kita melakukan itu? Hanya karena sayang? Yakin? Apakah benar kita tidak mengharapkan untuk kembali kepada kita suatu hari nanti? Apakah benar kita tidak mengharapkan untuk mendapatkan senyum manisnya? Karena senyum manis itulah yang rasanya bisa mengobati luka-luka meskipun sebentar….

Namun demikian, aku tetap yakin bahwa cinta yang ikhlas itu tetap ada. Parameternya, jika kamu tetap menyayanginya, tetap baik padanya, tetap membantunya ketika ia memerlukan pertolongan, itu artinya kamu bisa dikatakan telah ikhlas. Lepas dari berapa besar korban perasaan yang kamu derita. Terlepas berapa lebar luka yang terkoyak di hatimu. Namun jika engkau telah tersenyum tatkala melihat orang yang kau cintai itu berbahagia, aku yakin, itulah cinta tanpa pamrih itu.

Nah, setelah ini, akan muncul pertanyaan, apakah dengan kita tetap menyayanginya, itu berarti dia tetap ada di hati? Dan itu artinya tidak adil untuk seorang yang baru masuk ke dalam kehidupan? Karena cinta kepadanya akan terbagi dengan cinta masa lalu?

*paragraf terakhir, adalah kata-kata adikku yang tajam dan mengiris, nduk pitri, dengan modifikasi seperlunya.

Published
Categorized as Melankolis

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

14 comments

  1. Cinta dan sayang itu adalah rasa paling hakiki yg dimiliki setiap orang. Hak seseorang utk mencinta, hak seseorang utk menyayangi, tapi belum tentu ia berhak memiliki. So, if U love someone, JUST do becoz U want to! (mengutip dr novelnya Ninit Yunita). Tanpa mengharapkan imbalan APAPUN! Itulah cinta dan kasih sayang yang paling “bersih”. Dan apabila memang rasa itu TERBALASKAN, anggap aja sebagai suatu BONUS!

    “…apakah dengan kita tetap menyayanginya, itu berarti dia tetap ada di hati?” — absolutely! Toh memang masing2 orang memiliki “posisi” di hati kita. Tinggal gimana kita mengatur posisinya. Harus di atas / di bawah siapa kah dia? Karena posisi itu ga akan mungkin bisa SEJAJAR! Karena cinta ga akan mungkin bisa TERBAGI. (mengutip dr lagunya Tangga.)

    *halahhhh… serius amet si Nilla!*
    Anak kecil kok diajak ngomongin cinta? 😐

  2. hmm…

    kalo kata aku sih cinta itu pamrih…
    rasa sayang itu pamrih…

    aku rasa tak melulu kata pamrih dikonotasikan dengan hal yang buruk…

    ketika kita sayang sama seseorang…ga mungkin kalo kita tidak berharap disayangi balik…

    pamrih itu tetap ada sekecil apapun…

    ikhlas itu pada apa yang dilakukannya…hati itu senantiasa berpamrih…

    sorry aku nyelonong ajah….

    semua cuman maslah pilihan,apa kita mengejar pamrih itu atau tidak?

    ya seberapa besar kita mengejar pamrih…hehhee

    yuuuu

  3. again, cinta… kalau tidak bisa memiliki yang kita cintai, belajarlah mencintai apa yang kita miliki… krn berat banget memikul beban cinta yg tak berbalas.

    just an opinion

    salam kenal ya 😉

  4. sayang = ga pernah minta balasan, cinta = selalu meminta balasan.

    tapi kl kita sudah menemukan cinta sejati maka perjuangkanlah walaupun dia udah nolak.. 😀

  5. waduwh,,, isi tulisannya gw bgtz,,,
    tp gw juga penasaran sama jawaban untuk pertanyaan2 yg ada di akhir tulisan,,, coz tuw gw bgt,,, apa hal seperti itu bisa di katakan selingkuh secara batiniah??

    thankzz.. syukran

  6. #fina:
    Ehm, aku ngga bisa menjawabnya. aku belum bisa menggantikan posisinya di hatiku. bahkan menyandingkannya saja tak bisa. semoga dia tak tahu soal itu, karena kalau tahu, kasihan, bisa menjadi beban. seharusnya, kalau aku sayang ama dia, aku takkan menulis ini, tapi paling tidak di depannya, aku telah berusaha untuk menutupi kalau dia sebenarnya masih satu-satunya di hatiku. (lho kok jadi curhat lagi? 😀 )

  7. ciNta iTu kDg Hrs mEmiLiKi kDg jG gK,,sBnRny Na hAtE tHat WoRd,,tHat mAkE mE sO HuRt,,cOZ kRn ciNta Na sO LoOk wEiRd giRL,,Na tRauMa mA nMny’CINTA’,,aLNy kRn ciNta Na kHiLaNgn oRg yG Na sAyAng,,Na gK Pcya kLw cINta Tu gHrS MiLiKi,oRg yG NgMg Ky gTu ncM oRg2 mUNaFiK!!kLw sAyaNg Tu bDa mA ciNta,,kLw ciNta mH bS Aj Dtg & pGi sMwNy,tP sAyaNG tU FoR LaSt EVeRytHiHg,,bUktiNya Aj sMp sKr Na mSh syG mA aLm.cO Na..kU tW aPa yG kM RsAin sBLm mA aLm cO Na,Na jG pNh NgALaMi HaL yG sErUpA,,aPa dG pURa2 aDa dKt oRg yG syG mA Qta,jD Qta bS gTu Aj mAeNin pRasAanNy tHat uNFaiR,,aPa Dg Qt mMBhgiAkNny dAn tNp tW gMn pRsAaN nyA aPa Tu yG nMny syg,kLw kt Na tU nMny kAsiAn,,Na bEnci cO yG sK pURa2 ngBhgiain tP sBnRny NyKitiN!!!!sKdR sRn,,cB dH kM NytaIn pRsAan kM kE Dy biAr bKin bEbAn kM tErAsa RiNgan wLpUn Dy Dh dMiLiKi oRgLaEn,,coME oN dOn’t gIvE uP,,kEeP sPiRit,,Na yKin kM pSti DptiN pNgGnti yG Lbh bAeK dR Dy,,Pcya bHwa TuHan tU mAHa aDiL dAn BiJaK!!

  8. aku selalu cemburu dgn dia , karna ku pikir orang lain yg ada di deket nya akan ngerebut dia dari aku ..
    aku terlalu mengekang dia untuk selalu ma aku dan ga blh ngbroL ma cewe lain ,
    akhir nya waktu lgi uLangan karna kita beda ruang , pas aku udah selesai duluan , aku tengok ke ruangan nya , ternyata dia lgi ngobrol ma anak sbangku nya , yitu na klas 3 ( cewee lagii ) ..
    trs gag tau knapa tiba” ku jd marah” ma dia ..
    dan pada akhir nya aku mnTa ptus dr dia , karna aku terlalu sring di bohongin ( ga tau juga siih ) .
    tp sampe skrg msh kepikiran , blH tau ..
    tuh knapa iaah ??

  9. pencerahan banget. Smkn mantap dgn tindakan sy skrg ini. Menjaga hati u/ tdk merisaukannya ttg saya. Brsikap biasa liat dy n pasangannya mkin mesra. Walau dlm hati kdg nangis darah 😀 .. Thx for publishing this 🙂 slm kenal

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *