Journey to Bandung

Long weekend kemarin, menurut rencana aku pulang kampung. Skenarionya tersusun rapi, pulang Kamis sore tenggo (teng langsung go — maksudnya abis jam kantor langsung cabut) langsung ke Gambir, naik Sembrani ke Surabaya. Di Surabaya nge-date ama seseorang @};- . Setengah hari di Surabaya lalu pulang ke Tulungagung. Di sana juga ada date ama seseorang juga 😛 . Aku memang bodoh, baru cari tiket lima hari sebelum hari H. Tiket untuk Sembrani, Gajayana, Argo Anggrek sudah ludes semua 🙁

Wah, ternyata gagal pulkam ada hikmahnya. Isterinya Kang Iwan baru saja melahirkan anak pertamanya (selamat ya). Akhirnya bersama geng sekantor, kami jagong bayi ke Lembang sambil tentu saja, piknik lihat kota Bandung yang katanya penuh dengan gadis cantik ini. Anggotanya tentu saja, sesepuh kang Bedjo, Kakak Ferdy F, Kakak Aby, Kakak Joko, Bli Gede, dan tentu saja Bang Juis yang membawa Panther hijau gendul-nya.

Acaranya bener-bener seru. Dimulai mampir dulu njemput Mas Aby di rumahnya, terus ke tempat Mas Iwan. Abis jagong bayi naik ke Lembang setelah mampir dulu di tempat Yoghurt. Set, aku belum pernah minum yoghurt dapat rasa jeruk. Yoghurt yang asam ditambah jeruk yang juga asem, kebayang deh asemnya kayak apa. Asem…!

Lembang memang dingin, tapi kukira tak sedingin puncak Pujon, Batu Malang. Malam itu dilewatkan di tempat nongkrong di bawahnya Lembang (Ciater ya? entahlah, CMIIW). Besoknya, memetik strawberry di kebun strawberry yang ada di belakang rumah Mas Iwan, lalu jalan-jalan keliling kota Bandung: cari kaos di Heritage (yes, dapet juga yang ukuran XXL 😀 ). Di situ dapat cindera mata buat Mbak NungNung dan Mbak Yunik (ehm, second striker menyiapkan bola kah? 😛 ). Kemudian cari kue di KartikaSari, dan diakhiri dengan menyantap Batagor goreng (emang ada yang rebus? 😛 ) Kingsley. Sore menjelang dan kami segera bertolak kembali ke Jakarta. Kesan soal Bandung: If you’d like to see beautifull and cute girls “displayed” on the street, just please go to Bandung!

Manteb nih guys, kapan lagi neh? Ke Anyer? Ataukah ke Malang? Ayoooks…

>> Begundal-Begundal ICT goes to Bandung

>> Lembang dan Suasananya

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

10 comments

  1. #Nilla:
    Masih ada satu nih oleh2nya. Aku belinya di Heritage. Mau? Gimana cara ngasihnya? ;))

    #dnial:
    Yang sebelah atas narsis mode. Yang sebelah bawah hunting mode (suasana pedesaan di dataran tinggi dengan ilustrasi delman ada di situ).

  2. Wkwkwkwkwk…
    Ga usah repot2, Mas! 😀
    Aku kan cuma basa basi… :”> ;)) 😛
    Kalo mau kirimin lewat email aja, ya! =))
    Kidding… 😛 😀

  3. If you’d like to see beautifull and cute girls “displayed” on the street, just please go to Bandung!

    Hunting modelnya maksutku….

  4. “If you’d like to see beautifull and cute girls “displayed” on the street, just please go to Bandung!”
    HAHAHAHAHAHHA (sebagai orang bandung!)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *