Ayat-Ayat Cinta

Penulis: Habiburrahman El Shirazy
Penerbit: Basmala
Sejak dulu aku sudah curiga dengan novel ataupun buku cerita bertemakan Islami. La Tahzan, Ayat-Ayat Cinta, adalah buku yang kulihat sekilas dan tak disentuh meskipun menempati bagian Best Seller di Gramedia. Menurutku, kebanyakan novel islami itu lebih mirip buku agomo dan eksklusif. Eksklusif di sini adalah, komunitas yang dihidupkan di novel adalah komunitas yang khusus dan tidak umum terjadi di sekitar. Gara-gara Tante Nungki yang promosi La Tahzan itu bagus, dan ternyata di mejanya Mas Aby ada novel ini, aku jadi tertarik untuk membacanya.

Alur cerita novel ini sangat biasa. Mengalir dengan alur maju dengan sudut pandang orang pertama. Seperti catatan harian di blog seseorang. Kelihatannya penulis mengambil langkah aman untuk tidak bermain-main dengan alur karena tokoh utama yang dibawakannya, Fahri Abdullah, adalah tokoh yang istimewa (Nduk Napiah menyebutnya terlalu sempurna).

Bagaimana bukan istimewa dan luar biasa? Ia seorang mahasiswa Al-Azhar dengan guru ngaji syaikh top yang tak semua mahasiswa Al-Azhar bisa jadi muridnya. Ia juga dilukiskan berwajah tampan ala bintang Hongkong. Sifatnya? Tak tercela. Amanah dengan janji, baik hati, ramah dan tulus pada wanita (ini nih senjata mautnya untuk meruntuhkan hati cewek), dan selalu merujuk pada Rasulullah SAW. Ia tak bisa dipegang dan memegang kulit wanita yang bukan mahram dalam keadaan apapun (bahkan Maria yang dalam keadaan sekarat, ia tak mau memegangnya untuk sekedar menolongnya — dan memang akhirnya Maria dinikahinya agar ia bisa memegang tangannya!). Pokoknya, baca tokoh Fahri ini seperti kita lihat tokoh Jackie Chan atau Jet Li, pahlawan pembela kebenaran.

Namun aku heran, tokoh sekaliber Fahri ini begitu rendah menilai diri sendiri. Dengan ilmu dan sifat sehebat itu, ia merasa minder untuk menyatakan cinta, dengan pertimbangan dia berasal dari keluarga miskin dari desa tak pantas bersanding dengan wanita-wanita yang ia suka. Hff… ataukah memang ilmu-ilmu begini (penakluk wanita) hanya didapat dari pengalaman berpetualang dengan berbagai wanita yah? 😀

Kembali ke laptop! eh.. cerita.

Secara konflik yang dibentuk, novel ini memiliki konflik sederhana dan terlalu sinetron. Konfliknya adalah fitnah menghamili orang, dan oleh karenanya tokoh utama dipenjara dan konflik diakhiri dengan plot di pengadilan. Ini mah konflik kuno, mengingatkan aku pada film India. Soal cerita dan alur, novel ini benar-benar tak bisa dibandingkan dengan novel-novel Sidney Sheldon atau Mario Puzo yang rumit dan penuh kejutan.

Tapi menurutku, kekuatan novel ini adalah tokoh utama sendiri yang begitu nyaris sempurna akhlaknya dan romantis ala penakluk hati wanita. Ceritanya juga enak dibaca kok. Endingnya sempurna, sangat happy ending dengan penyelesaian yang praktis (penulis benar-benar mencari jalan yang aman). Tapi untuk ukuran novel yang Islami, novel ini luar biasa, bisa meruntuhkan kecurigaanku dan akhirnya membuatku kembali mampir ke booth buku-buku Islam jika lagi belanja di Gramedia setelah sebelumnya sempat desperate ketika membaca buku Fathimah Az Zahra.

Published
Categorized as Review

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

70 comments

  1. #anang:
    hehe.. he-eh, aku suka nonton empat mata kok, meskipun lambat laun acara ini makin tak kusuka karena tidak murni thukul yang polos lagi, tapi sudah dimuati pesan-pesan sponsor yang bejibun. sudah-sudah, kembali ke pohon sana!

    #crusdew:
    thanks dah mampir 🙂

  2. #Bu iin:
    Napiah itu mahasiswi jarkom-mu itu lho bu. Tapi memang dia itu adik kelas saya di SMU (trembelane, pura-pura tak tahu 😛 ) bukunya sekitar 200 atau 300 halaman gitu, lupa aku.

    #qyut:
    Implementasi? Hmm.. mas aby dulu aja deh, aku kan masih belum cukup umur 😀

  3. Kebetulan aku udah baca tuh novel. Emang bagus banget isinya, beda dg novel islami lainnya..TOP..sebuah novel pembangun jiwa :p Denger2 udah mo difilmkan juga (baca d blognya alle), salah satu pemainnya si Zaskia. Mo nunggu filmnya ah…tp biasanya penonton kecewa soale tdk sesuai khayalan masing2 😀

  4. #kakak budi:
    kalimatku memang ambigu (kakehan nulis puisi malih ngene iki.. bertele-tele). sampean wae sing kliru 😛

    #lintang:
    yap. film berdasarkan novel yang telah dibaca itu merusak imajinasi (kayak the da vinci code dan harry potter) hehehe…

  5. …Kalo novelnya difilmkan, kayak bagus banget bakal. tergantung pemilihan pemerannya aja. ngga’ sembarang. pa lagi Fahri, harus selektik bgt. Harus pentang baru kyknya, coz pemirsa udah malek dengan artis yang cuma peran doang. PENDATANG BARU MEN!!. Kalo nggak, film ini bakal mengecewakan sekali…

  6. aku juga udah baca bukunya…
    sungguh novel islami yang mampu menggugah keimanan.
    tapi, aku ragu filemnya ntar bakal ngecewain yang udah baca bukunya.
    mas galih..mas juga pengarang buku ya???

  7. Salam kenal..
    Oh iya mas galih, novel baru dari Kang Abik berjudul “Ketika Cinta Bertasbih 1” juga layak dikoleksi.. Isinya hampir sama dengan “Ayat-ayat cinta”, sama2 mahasiswa Indonesia yang kuliah di Al-Azhar, bedanya kalo Fahri dalam A2C sebagai sosok yang sempurna dan lancar dalam menempuh kuliahnya hingga mendapatkan jodoh yang juga sempurna dengan sedikit konflik, sedang Khairul Azzam dalam KSB adalah seorang mapala (mahasiswa paling lama) 9 tahun kuliah di Al Azhar tapi gak lulus karena terlalu fokus pada bisnis baksonya. Azzam pernah melamar anak Kiai, tapi ditolak karena gak serius kuliah.. dst.. Pokoknya Azzam ini lebih manusiawi banget deh daripada Fahri dan lebih banyak konflik di Novel ini.

  8. sorry … gw pengen tau tentang blog … gimana cara bikinnya…klo sekedar bikin seh sebenarnya bisa .
    Tapi gw g ngerti gimana cara ngedaftarinnya alias connect ke internet biar dibaca orang banyak gitu…
    maklum cuma lulusan SMU
    tolong kasi tau donk langkah-langkahnyqa
    GW PENGEN BELI AYAT-AYAT CINTA TAPI KLO LA-TAHZAN GW SUKA BANGET KARENA MIRIP PEPATAH ALA CHICKEN SOUP MESKI GA DIALURKAN MELALUI CERITA…
    BALAS YA….
    BANTU ORANG TUH DAPAT PAHALA COY

  9. novel itu dksh sm cwo yg aq gk suka. wkt dksh aq lgsg sng krn novel ini srg dibicarain diantara tmn2 aktivis. sampe drmh aq lgsg kermh tmn2 dkt promosiin novel br. aq baca tu novel sampe jam 2 mlm. aq kagum sm tokoh fahri. yg aq sesalkan knp dy tdk trs terang sm nurul kl dy menyukainya. aq lbh simpatik dgn tokoh nurul. kasian jg.aq cpt2 nyelesain bcnya krn tmn2 udh nunggu buat dpt giliran. akhirnya tmn2 semua sdh membaca. entah knp bkn aq yg mengarang tp aq bgt bangga dgn novel. bener2 novel yg bikin aq nangis. buat kang aby thanx banget novelnya. SALUT

  10. ah sotoy si galih ini, emangnya lo kritikus sastra top apa?! emang lo bisa bikin novel bagus sekelas ayat-ayat cinta? kalo udah bisa dan hasilnya bagus trus best seller baru deh lo boleh menghakimi novel sarat dakwah ini. ape jangan2 lo sukanya baca novel porno ye. hahaha

  11. #Iva:
    Hehehe… ada penggemar fanatik ayat-ayat cinta toh? ;)) =)) Bukan menghakimi say, hanya menceritakan pendapat dan kesanku saja, boleh to? lhawong ini blog-ku sendiri, di Indonesia pulah, dimana kebebasan berpendapat adalah kemewahan. Jangan tersinggung dulu ah… ;))

  12. assalamu’alaikum………

    mas2 mbak2, kulonuwun
    ada yang tau ga AAC itu ada versi bhs inggrisnya or not? trus gmn dptin tu buku d Aussie? minta kirimx ma sapa? ksh tau donk sapa aj. thank you.

    wassalam

  13. Kesederhanaan Fachri ataupun rasa rendah dirinya yang membuat sy maupun mungkin pembaca lainnya merasa ingin terus membaca sampai akhir novel ini. Walaupun akhirnya sy pun merasa atau mungkin baru nyadar ya, kalau Novel ini sinetron Bgt dengan kesempurnaan Fahrix maupun alur ceritanya yang gimana… tapi saya tetap salut dgn novel ini soalnya banyak mengajarkan kita tentang Agama khususnya buat cowok2 sekarang contoh tuh sih Fachri!!!

  14. bagus juga c ceritannya tapi….ada sosok yang aku kurang aku sukai kenapa ya yang jadi istrinya fahri orang kaya raya….????

  15. novel yg d mataku bgitu sempurna.novel ini dpt memberikan hikmah,pelajaran,and manfaat.aq paling suka dgn karakter fahri dan aisyah.selamat buat Kang Abik.

  16. ayat-ayat cinta bagus banget, novel yang betul-betul membangun jiwa. jadi aq sarankan bagi yg belum baca secepatnya baca soalnya km rugi banget klo ngk baca okeeeeeee

  17. Ya iyallah novel ini beda dengan novel2nya Mario Puzo ma Sidney gue aja yang belum ngebaca novel2 Mario ma Sidney aja tau, kenapa? Novel2 mereka gak islami (hehe, semua orang juga tau yak!) tapi gue tetep acungi jempol, gue beli novelnya aja udah cetakan ke-9 padahal itu udah bulan November 2005 kemaren! Coba lihat ke toko buku, sekarang cetakan ke berapa?
    Yang bikin kejutan dibikin film lagi! Meski sifat2 tokohnya bener2 mustahil, dan bikin gue sebagai cowok iri. eight thumbs up deh!

  18. Assalamualaikum…..
    Kayaknya semua kata- kata pujian buat kang abik dach semakin numpuk nich………..:)
    Sampe aq dach ga enak buat ngeluarin pujian yang sama.
    Buat kang abik Good luck aja n semoga ga terlena ma pujian- pujian yang makin hari makin banyak aja. Amien…………..
    Ketika Cinta Bertasbih 2nya ditunggu nich.
    Buat mas Hanung juga, Good Luck juga yach……
    Semoga filmnya bisa sukses n bisa seheboh ma Novelnya.
    Amien………….

  19. yups… ayat-ayat cinta emang topbgt. jd lbh faham gmana make a good relationship dgn siapa pun. Dan bikin qt yg blm merried jg kepengen buru2… tp dgn ‘fahri’ he5… Honestly, memang cerita AAC lbh sinetron dibanding Ketika Cinta Bertasbih. anyway acungan 2 jempol unk kangabik. btw kpn launcing KCB2.

  20. Aslkm….Subhanallah…membaca novel ayat2 cinta bagaikan mendapatkan segudang ilmu dalam beberapa jam dan hanya dengan 1 buku itupun berjenis novel….
    Kang abik…alhandulillah ana pernah melihat langsung..kesempatan yang ngak bs dtng 2X..mg ilmu yang kang abik amalkan lwt novel ini manfaat fiddin wal akhirah bagi pembacanya amien…Wslkm

  21. bagusnya novel itu karena angan2 kita dibawa pada kondisi ideal bagaimana orang islam seharusnya yang nota bene sekarang jarang sekali ada (apalagi di Indonesia). Alur sederhana karena happy ending dan kebenaran yang menang ( lurus sekali )mas galih mungkin lebih objektif melihat novel ini dan itu saya setuju. tapi hikmahnya membawa dan menunjukkan kpd kita ttg pribadi muslim yg benar.
    Begitu perfect figur Fahri namun ada satu celah yg menurut saya fatal. Begini cuplikannya( Metro yang kutumpangi sampai di Hadayek Helwan pukul dua. Panas sengatan matahari semakin kurang ajar dan kurang ajar.)Saya pernah mengaji yg membicarakan masalah “mencela”. Mencela itu tidak boleh terhadap apapun termasuk Sunnatullah (panasnya matahari, dinginnya salju, dll) Kata2 kurang ajar kira2 ditujukan kepada siapa?silahkan rekan2 jawab. Mulaih halamat itu simpatik saya berkurang terhadap sosok Fachri. Hal ini perlu dikritisi karena ini novel Islam yg mungkin ada misi dakwah di dalamnya. terima kasih

  22. Ass. ngikut nimbrung yah,kebetulan aq juga dah baca novel itu,bagus banget!!Fahri Abdullah adalah sosok laki2 yang sangat diidam2kan para kaum hawa,dia begitu sempurna.
    Klopun di indonesia bener2 ada prang seperti dia aku sangat bangga banget……….

  23. Ass….
    pertama baca buku ini, wahh.. aku terkesan bgt…
    kita diajak untuk seakan-akan berada di kota yang sama dengan fachri, banyak hal yang dapat di pelajari dari buku ini pkoknya buku ini top pisan…
    di tunggu layar lebarnya ya… 🙂

  24. ga sabar nihh nunggu film ayat2 cinta
    coz klo baca novelnya kan dahsyat bgtt
    begitu menyentuh n byk pesan2 islami tapi ga terkesan menggurui, saluttt bgtt buat Habiburrahman El-Shirazy
    jd pengen ke Mesir, n pengen dpt suami kayak fahri hehehe.. ya minimal mendekati lah.. (^^,)
    hope this film will be as spectacular as the novel
    dan bener2 islami ya!

  25. aku belum baca siih ……suka meles kalo basa buku tebal apalagi novel. tapi kalo emang mau di buat filmnya bolehjuga lebih asyik tinggal nonton dechhhh……….

  26. #fahmi:
    pertanyaan ini sama dengan: kenapa ADA Band banyak digandrungi oleh kaum wanita? karena dalam AAC, ada sosok sempurna yang menjadi idaman semua wanita: Fahri. Secara psikologis, ini menarik bagi wanita. Tokoh tampan dan mengagumkan dalam novel selalu disukai wanita, seperti tokoh Robert Langdon di The Da Vinci Code dan Angels and Demons bikinan Dan Brown 🙂

  27. Novel pembangun jiwa yang bener2 bisa menggugah hati untuk menyukai novel2 menarik lainnya…
    Seakan2 kita terbawa ke universitas Al Azar dengan segala keunikan dan keislamiahannya…

  28. sebenarnya novel itu ga terlalu gimanaaaaaaaaaaaaa gitu.alur ceritanya sagat datar,tapiakau suka.karena mengkisahkan kehidupan islami yang selama ii ku idamkan.mungkin dengan permainan kata_kata yang begitu menyentuh jafdi pembaca di buat melyang di angkasa.jujur aku lebih suka dengan novel ketika cita bertasbih,karena tokoh azam lebih mausiawi,dalam arti bisa memiliki rasa marah,kecewa,dan mempunnyai prinsip.
    aku memandangtokoh si fahri itu sagat MALAIKAT.

  29. novel ayat-ayat cinta memang sangat menarik ceritanya sangat menyentuh hati dan benar2 dapat membangun jiwa para pembacanya.Aku suka sifat aisha yang rela bersabar menanti fahri seseorang yang sangat dia cintai.Fahri adalah sosok cowok idaman bagi para cewek2.pa mungkin ya ada cowok yang seperti fahridi dunia ini?

  30. sebuah novel yang bisa membuat kita seolah olah berada di mesir.. menurut ku pengambilan sudut pandang oleh kang abik membuat pembaca laki laki seolah olah menjadi fahri alur cerita yang menarik yang membuat kita masuk ke dimensi yang di buat kang abiz(Hamka kecil telah lahir ayat ayat cinta buktinya!) kita tunggu filmnya semoga benar benar sukses dan bisa memperbaiki citra perfilman di indonesia

  31. Kang abik maaf saya ikut nebeng lg.bagi saudara yg ingin optimalkan hp tanpa membeli yg mahal, bsa internet asalkan mendukung java 20 wap 20 semua type hp.ada software opera mini4 gratis. silahkan klik lewat web standar hp jika settingan hp benar tinggal masuk http://www.operamini.com setting dulu hp saudara jika kesulitan silahkan sms saya insya allah saya bls klo gak ada kendala secepatnya noku 085624777709 buat apa beli hp mahal gak dimanfaat cuma untuk disambung komputer pulsa mahal wassalam

  32. assalamu’alaikum
    salam knal
    iktn nh krim comment
    sy mw tnya nh film AAC d putir d mlay jg ga ya ???

    tlong kang abik jwbn secpatnya
    trima ksih bnyak sblumny

    wass

  33. Buku “ayat-ayat Cinta”, “La Tahzan”, dan Juga buku “Hidup adalah seolah-olah”, merupakan buku yang perlu dibaca oleh orang yang hatinya ingin sedang gundah, sedang sedih, sedang keras dan sedang mati.

  34. assalamu’alaikum

    AAC …qt sebagai orang awam pastilah menganggap novel itu nyaris sempurna…
    karakter yg diberikan dan ditanamakan habiburahman el shirazzi di novel itu sangat berkarakter…dan seolah2 kita yg ada di novel itu…
    akan tetapi, penah gk sih qt berfikir…
    sesuatu yg fiksi pasti menghasilkan yg fiksi juga?
    knp qt gak cari yg benar smw aj?
    misal bukunya syaikh nabawiyah???
    tp,, dng kerendahan hati ku acungi jempol dng karya habiburahman, cuz…novel2 beliau insyaALLI menghasilkan generasi yg lebih tau n cinta islam….serta melahirkan generasi yg bertasbih dan berpikir akhirat…
    wassalam…..

  35. Ayat ayat cinta gwe suka puisinya..AKU AKAN MENJADI YANG HALAL BAGIMU..he9x g tau trusany neh..yg hafal. Krim k gwe dox?

  36. terlepas dari sempurna ato tidak novel n filmnya, a2c akan membuat qt bpikir ttg kesalahan kecil yg kadang qt lupa. membekas bgt wkt di penjara si fachri blg’ kesalan apa yg telah aku perbuat ya Allh hingga ini terjadi” ( kurang lebih gt ) mungkin di balik sempurnanya dia justru di situlah kesalahannya, mungkin saja tanpa dia sadari dia memang merasa dia yg paling alim n baik. nah, aq rasa terkadang qt bgt jg kan gak sadar dengan salah qt. secara moral, a2c membawa qt berpikir ttg cinta, Tuhan, realita…hal yg tidak mudah kan…

  37. permisi om, mba tante, mas semuanya….
    sya lagi cari buku la tahzan edisi ke tiga, n,dapetinnya dimana ya? kalo ada yang tau mhon infonya dong.
    kalo film a2c ane ga tau. maklum ga suka film kebanyakan ga sesuai ma kenyataan n, ga mendekati banget. apa lagi tukul harusnya di baca surat al-hutomah biar dia tau hukumnya apa dalam islam
    thanks sekali lagi mohon infonya ya!!!!

  38. film aac bagus bangeet , meskipun novelnya kental akan ekspresi narsisme dan egomaniacal dari penulisnya yang dikemas dalam eksibisme kesalehan dan kealiman. Menurut gua cerita di novel aac merupakan keinginan bawah sadar dari penulisnya untuk dipuja-puja. digila-gilai , dipuja2kaum wanita. Sebuah obsesi yang tidak mencapai kenyataan, akhirnya diproyeksikan dalam bentuk novel. Mungkin penulisnya pengen banget jadi nabi Yusuf. Dipenjara, difitnah, ganteng, sholeh, alim dan dikejar-kejar cewe-cewe. mantaap

  39. film ayat2 cinta itu bagus, pesannya amat berharga bagi orang yg mau berpoligami, tapi jika tak baca novelnya menurut aku kurang sempurna, karena dengan membaca novelnya air mata kita akan mengalir seperti anak sungai, begitu haru, sedih dan gembira, sukses buat kang abit,,,,

  40. assalamu’alaikum.salam kenal ya akhi,ukhti.subhanallah,,saya baru punya 2 judul novel dari karangan Habbiburahman el shirazy. tapi saya sangat terpukau oleh karangan beliau,lebih dari luluhan air mata,lebih dari haru biru. tidak main2,novel ini sangat pantas & tidak berlebihan jika saya juga ikut menyebut sbg novel pembangun jiwa. saya merasa adanya perubahan yang positif & sangat drastis pada diri saya. saya merasa sangat tepat jika kang abik menggunakan kisah cerita untuk media dakwah,lebih meresap dibandinng sebuah buku pengetahuan. karena diisi contoh2 konkrit realita,meskipun sosok fahri adl sosok fiktif & terlalu sempurna sbg manusia biasa,tapi bukankah rosulullah adl manusia biasa?dan rosulullah adl tauladan umat. mungkin itulah yang digambarkan kang abik dalam sosok fahri ataupun tokoh2 lain dlm novel2 kang abik.subhanallah.sukses buat kang abik.barokallah.ALLOH yubarik fik ila habibburahman.wassalamu’alikum

  41. Yah .. kalo di lihat dari sisi pesan memang bagus .. 🙂
    tapi kalo dilihat dari sisi dakwah dan caranya kurang sesuai .. 🙂

    karena Rasulullah tidak pernah berdakwah menggunakan cerita fiksi … coba deh .. cari .. 🙂

    Dan film ayat-ayat cinta bukan film islami .. tetapi film “bernuansa” islami ..
    karena kalo merupakan film islami tentunya menggunakan kaidah2x syar’i .. 🙂

    untuk novelnya saya sendiri adh pernah baca dan ALLAH menghantarkan saya untuk lebih mengenal ISLAM yang haq .. 🙂

    Read my review .. 🙂

    http://deconlabel.com/2008/02/28/ayat-ayat-cinta-the-movie-my-review/

  42. Buat aku, ini novel teragung yg pernah saya baca.

    Kritikus manapun akan berkomentar bla bla bla karena ia lebih mengedepankan opininya yg bisa dikagumi pendapatnya, bukan novelnya. So, darimanapun pasti kritikus pasti akan beda2..

    Yg perlu digarisbawahi,sebagus apapun novel dari segi penokohan, plot, or setting pasti tidak akan bermanfaat jika tidak menggunggah pembacanya menjadi lebih baik atau dapat dikatakan tidak berarti apa2,tidak adanya dia terbit.

    AAC paling tidak menstimulans jiwa yang rapuh dan gersang spt sya untuk kembali tetap lurus dan berbaik baik bagi kemaslahatan umat manusia.

    Kang Abik, thanks atas novel2nya. Lebih banyak berkarya lagi. Allah pasti akan menolong hambanya yg istiqomah. Hanya orang2 tak mampu saja yang berkomentar aneh atas novel anda.

    Buat bung Galih, saya punya satu pertanyaan : Kalo orang-orang terdekat yg anda sayang kemudian jadi liar karena banyak membaca karya Sidney Sheldon yang anda bilang banyak mengejutkan bagaimana? sementara banyak orang, tetangga2 anda or temen anda menjadi banyak berubah dan jadi orang jauh lebih baik gara2 baca AAC gimana? Bung, Novel ini karya yg tidak saja menjadi kebanggaan nasional tapi orang Malaysia/Singapura pun angkat topi dan respek. Bagi mereka juga, novel ini menginsprasi kepada sesuatu yg lebih baik..

    Anyway, anda punya sudut pandang dan rasa yang berbeda dgn saya.

    Thanks,

  43. #Krisna:
    Pak Krisna, perbandingan saya dengan novel Sidney Sheldon bukan dalam hal akibat, tetapi alur dan konflik sastra yang dibangun. tentang apakah sebuah novel berdampak pada si pembaca, itu saya serahkan kepada masing-masing pembaca.

  44. Tapi sayang film ayat-ayat cinta tak sebagus novelnya tapi itu juga film paling bagus buat wanita untuk belajar mengerti kepada suaminya patut ditiru tuu sikap yang di tonjolkan dalam film itu

  45. masss…
    kurang puas r, blm knl langsung pake bhs indo..
    di penjara dg org timur tengah kok dah knl ,,, pake bhs indo langsung???
    harusnya pake bhs timur tengah dulu untuk faham itu org mesir. dan banyak lagi yg seperti itu

  46. Hmmm…lagi berburu Ketika Cinta Bertasbih 1 & 2 nih…
    2 Thumbs up buat kang Abik,ceritanya bikin aku tambah semangat menjalani hidup….

  47. Ketika aku melihat pertama kulit dari novel ini, aku langsung tertarik untuk mengobrak-abrik apa katanya, tentang apa sebenarnya suatu cinta kan terjadi. Namun, nyata apa yang dapatkan dari isi novel ini adalah merupakan novel keagamaan yang benar-benar berusaha membangun suatu dunia fiksi yang Islami, yakni mengajarkan tentang bagaimana sebenarnya gambaran hidup yang islami menurut ajaran Islam. Tentu novel ini mempunyai pengaruh yang sangat besar kepada masyarakat Indonesia yang sebagian besar beragama Islam. Mengapa alur cerita yang di pilih oleh seolah-olah dalam sunia nyata? Ternyata novel ini juga bukan novel agama saja, tetapi novel politik yang mana penulis mencoba memakai tokoh fiksi dari berbagai Negara yang berbeda dan dengan beberapa tokoh pelengkap yang berkeyakinan koptik dan harus Mesir, Turki, Indonesia dan Amerika yang dipilih. Disini saya sebagai pembaca ingin memberikan tanggapan bahwa.

  48. Andaikata bangsa Indonesia ini sifat, watak dan perilakunya seperti Si “Fahri Abdullah” mungkin bangsa/Islam ini ngak akan terjadi konflik internal seperti yang kita ketahui beberapa bulan lalu. Sudah barang tentu keyakinan setiap orang tidaklah sama, dan sebagai manusia yang telah mengakui dirinya bahwa sebgai makhluk lemah atau singkatnya Tuhan atau Allah yang maha tahu dan maha besar. Kita tidak mungkin menilai sesama kita itu sesat atau salah pilih keyakinan, mengapa harus kita saja (keyakinan kita) yang benar sedangkan yang lain salah. Sebenarnya kita, kamu, dan mereka tidak boleh hanya dengan sebatas perspectif dan tafsiran belak manusia yang serba bersalah dan suka melemparkan kesalahannya pada orang lain, bahwa dialah satu-satunya terbaik, terteladan, dan mahasuci sehingga sesama yang sebenarnya tidak pernah mengganggu keyakinannya dinyatakan sesat. Dari sudut pandang apakah kita menilain? apabila dari logika, lalu bagaimana dengan sudut pandang religius yang sebenarnya mengolok, menfitnah, berprasangka itu adalah dosa? See U next time

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *