Kisah Sukses Google

Alhamdulillah, setelah sekian lama tak ada waktu buat membaca buku, weekend [sabtu, minggu] kemarin aku bisa mengurung diri di kamar. Pasang temperatur AC ke yang paling dingin, 2 bungkus snack merk Kusuka yang kubeli dari Alfamart, dua gelas air mineral , satu bungkus tahu sumedang dari penjaja di depan Alfa, lalu telentang di kasur, dan mulai membaca buku. Aih.. nikmatnyah… Bukunya cukup berbobot namun gaya penulisannya ringan dan menyenangkan. Thanks buat mas Joko (hormat pak komendan!) yang minjemi buku ini. Hehe.. modal buku pinjeman (masih ada lagi buku pinjaman yang belum aku habisin, Ayat-Ayat Cinta).

Well, seberapa penting kah Google Search itu? Percaya atau tidak, aku sudah sangat tergantung dengan keberadaan search engine satu ini. Masalah pekerjaan, produktivitasku sangat dipengaruhi Mbah Google. Entahlah jika tanpa Google, hidup mungkin akan terasa hampa *halah*. Mencari lirik lagu, gambar-gambar lucu, bahkan hingga cari hadist nabi tinggal ketik di search field-nya Firefox yang aku tancapkan untuk mengarah ke Google Search. Meskipun telah sejak tahun 1999 menggunakannya, hingga kini aku masih sering kagum dengan hasil pencariannya. Akurat, spesifik, dan sepertinya Mbah ini tahu benar apa yang kumaksud.
Karena buku ini cukup populer, reviewnya nggak akan diceritakan di sini, cari aja di google, udah banyak. Testimonial dariku adalah buku ini sangat inspiratif. Perjuangan duo Google Guys (Larry Page dan Sergey Brin) membesarkan brand Google dan bertahan dari raksasa-raksasa AltaVista, Yahoo!, hingga sang penguasa kegelapan Microsoft sangat
menarik untuk diikuti. Ini tentu saja terlepas dari klaim penulis bahwa Google adalah perusahaan yang jujur dan bersih dengan komitmennya yang terkenal: Don’t Be Evil.

Inilah beberapa filosofi yang menarik untuk dicermati yang sempat aku catat:

Ilham tetap menuntut kita bekerja keras sampai berkeringat

Satu-satunya cara untuk meraih sukses adalah mengalami kegagalan terlebih dahulu

Makin sering Anda tersandung, makin besar peluang Anda untuk tersandung sesuatu yang berharga

Larry Page: “Masalah dan kegagalan tidak asing bagi kami. Yang perlu kami perbuat tak akan ada habisnya. Namun andai tahun depan kami tidak menjadi jauh lebih baik, kami akan sudah dilupakan.”

Sangat direkomendasikan untuk baca buku ini. Bisa menambah semangat dan motivasi bekerja sampai titik keringat penghabisan. Selain itu, buku ini membedah apa saja rahasia di balik Googleplex, yang tak lain dan tak bukan lahir dari Stanford University, kampus tempat Sun Microsystem dan perusahaan raksasa lain muncul.

Published
Categorized as Review

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

6 comments

  1. #Ibu Aini:
    Tergantung orangnya juga, kalo orangnya tipikal bukan orang romantis yang tak gampang dipengaruhi cerita, mungkin tidak. tapi buat aku, ya.

    #Buchin:
    hardcopy lee.. piye le arep nge-share?

  2. agak OOT dikit, tapi katanya klo search lewat search-field-nya firefox di pojok kanan itu tu (katanya) kita nyumbang firefox loh. buktinya klo kita search lewat situ pasti kluar tambahan url rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a
    na, itulah yang jadi dasar itung2an firefox ke search engine(s) di situ. (iya ta?) namanya juga katanya.. 8)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *