Bila Aku Jatuh Cinta….

flowchartIntermezo kali ini, aku akan membahas soal bagaimana proses ketika aku jatuh cinta, mulai saat kenal cewek hingga ketika aku harus mengatakan, “Aku sayang padamu”. Lihat diagram alir (flowchart) di samping. Anggap posisi A adalah saat dimana aku menghabiskan hari-hari dengan bekerja, belajar, atau kegiatan rutin lainnya. Suatu ketika, aku bertemu dengan seorang cewek, dan akhirnya mengenalnya. Kenal di sini juga bisa diartikan hanya sekedar tahu saja. Kemudian, aku akan sampai pada pertanyaan, apakah cewek ini sesuai dengan cewek ideal yang aku idam-idamkan? Well, aku selalu mulai dari fisik, atau casing. Maklumlah, di sini aku baru saja kenal dia, jadi tentu saja aku belum tahu kecantikan hatinya. Jujur, cewek ideal ini kriterianya terbentuk baru ketika aku bertemu dengan seorang yang sudah sering aku ceritakan di blog ini. Seorang yang sangat mempengaruhi pembentukan emosi hingga pendewasaan seorang Galih. Dari situ, aku secara tak sadar membuat semacam template, bahwa cewek ideal itu seharusnya seperti dia.

Oke, apa sih kriteria cewek idealnya Galih itu? Jika melihat kepada siapa aku selalu jatuh cinta, maka kriteria itu akan menjadi: dia mesti berwajah imut-imut, wajahnya sejuk jika dipandang — seperti ada salju yang menyelubungi wajah beningnya , kecil tidak bongsor, dan berkerudung anggun.

Sampai di sini, hampir dipastikan aku akan jatuh cinta pada pandangan pertama. Dunia akan mulai terasa terbolak balik, dalam pikiran hanya akan ada wajahnya, ketika keberadaannya tiba-tiba tak ada di sekitarku sehingga aku akan merasa kehilangan karena tak bisa mencuri pandang wajah sejuknya lagi.

Aku akan berusaha cari perhatian, berusaha selalu berada di radius pandangannya, dapatkan fotonya dengan atau tanpa seizinnya, dan berusaha memandang wajahnya selagi masih bisa.

Semakin dekat dengannya, akan ada gangguan-gangguan yang pasti datang. Yang paling sering terjadi adalah: ia sudah punya cowok! Pastilah, cewek seperti itu biasanya memang menjadi pujaan banyak orang. Sampai di sini aku takkan berani mendekatinya lagi. Aku akan sesegera mungkin menyembunyikan perasaan yang sesungguhnya, berlindung dibalik wajah kekanak-kanakan yang sering aku andalkan untuk kutunjukkan kepada semua orang. Namun aku sering tak sadar bahwa aku akan menunggunya hingga entah kapan. Gangguan model lain adalah jika saingan yang terlalu banyak. Aku mungkin adalah orang yang sangat sombong, namun dalam soal kejar-mengejar cewek, aku tak bisa sesombong biasanya. Tak banyak yang kumiliki untuk bisa mempesona seorang cewek model begini. Baginya, akan ada terlalu banyak pilihan yang bisa dipilih.

Nah, apakah gangguan-gangguan tadi mematahkan semangatku? Seperti yang telah kukatakan, jika patah semangat, aku akan mundur teratur, perlahan-lahan menjauhi hingga hati ini tenang kembali. Jika kesempatan untuk mendapatkannya masih terbuka: YO! KEJAR DIA COI!! Dekati dia dalam tahap yang lebih serius. Artinya aku akan mulai mengenal hatinya, sifatnya, dan semacamnya. Akan lebih berbahaya jika aku telah jatuh cinta karena kecantikan hatinya, karena jika jatuh akan lebih lama sembuhnya.

Bagaimana responnya adalah reaksi yang tentu akan kulihat. Berdasarkan Hukum Newton II tentang Aksi-Reaksi, cewek adalah makhluk paling sensitif mengenai hal ini. Ia pasti tahu bahwa hingga titik ini aku telah jatuh cinta padanya. Dia akan merespon. Bagaimana responnya pun sudah bisa dideteksi hingga titik ini. Contoh respon negatif: ia akan mulai malas bales SMSku, dengan alasan yang paling aman, “ndak punya pulsa mas”. Ia akan selalu tersenyum ramah menyambutku, tapi ia tak akan pernah melakukan inisiatif duluan. Yang dia lakukan hanyalah menerima dan reaksinya hanyalah agar aku tidak kecewa karena tidak mendapatkan respon yang baik.

Titik ini yang paling vital. Sampai di sini sebenarnya sudah bisa diketahui hasil akhir petualangan ini. Jika responnya positif, ah tentu saja tidak masalah. Namun bagaimana jika responnya negatif? Jika aku berani dan nekat, aku akan meneruskan dengan menyatakan cinta secara terbuka kepadanya. Jika aku memutuskan mundur, maka flowchart kita akan kembali ke state A.

Tak banyak yang bisa membuatku nekat. Banyak hal yang aku pertimbangkan, dan jika pertimbangan itu membuatku harus mundur, aku akan memilih mundur. Namun dalam sejarah, dalam kasus flowchart ini, ketika aku mulai jatuh cinta, aku tak pernah mendapatkan respon positif yang memaksaku untuk maju ke state “Pernyataan Cinta” dan hanya sekali pula aku nekat melakukannya.

Hingga saat aku harus mengatakan, “Aku sayang kamu….. @};- ”

Tentunya kau tahu kan siapa orang yang aku kasih kata-kata itu? Hanya sekali. Dan aku tak pernah ada di state E (diterima). Aku mesti melalui state patah hati karena ditolak. Di titik ini, aku mengenal tipe-tipe cewek yang paling egois dan hanya memikirkan diri sendiri, yaitu cewek yang sudah menolak untuk dimiliki, namun selalu berusaha agar aku tetap memberikan cintaku padanya tanpa ada komitmen. Hanya perlu langkah mudah bagi seorang cewek untuk membuat cowok yang menyayanginya berbuat begitu. Hehehe… 😀

Penjelasan flowchart di atas selesai sampai di sini.

Lalu bagaimana jika kamu didekati cewek Lih? Apa yang kamu lakukan? Tunggu ceritanya di posting-posting berikutnya… ;))

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

32 comments

  1. wah-wah… mesti itu dari pengalaman berkali-kali ya mas? 😀 artikel ini udah mencerminkan kalo, sampeyan udah lama banget bergelut di kancah dunia persilatan, eh salah, percintaan :p

  2. Assalamu’alaikum….

    Wah….rupanya Galih sedang melakukan suatu pencarian untuk pendamping hidup. Saya do’akan mudah-mudahan lekas dapat bertemu dengan ” Belahan Jiwanya ” Amin.
    Galih…aku sdh bikin website dialamat freewebs.com/primanita……tapi masih belum bagus. Gimana caranya biar bagus ? Saya harus belajar apa ?
    Balas ya….Galih di upik-mipa at pla**.com atau di primama at pla**.com
    Terimakasih….sebelumnya

    Wassalamu’alaikum Wr Wb,

    Primanita Dewi

  3. #bu yuhana:
    Bukan lagi jatuh cinta atau patah hati kok bu, cuma merangkum sejarah dalam bentu flowchart saja :D. Anyway, makasih banget doanya, Amiin amiin amiiin…..

  4. #Mas Cholimy:
    Ok mas, trims sarane, komen-e mbak dew udah aku edit di bag email.

    1. Aku sering mengalami ini, mungkin tepatnya bukan love sih, tapi lust, tapi kebanyakan ini terus berkembang jadi love yang menjadi jadi.

    2. Habis langkah pendekatan intens ini sebenarnya prosesnya jauh lebih rumit, apalagi kalau sudah menyangkut sifat, latar belakang, hingga keluarga ikut campur. Mungkin kalo cari pacar saja gampang yah, gak harus serumit itu, pokok bisa dipamerin ke orang banyak sudah cukup. tapi… aku gak pengen punya pacar 🙂 tapi juga nggak pengen prosesnya sekaku ta’aruf, secara aku bukan orang yang agamanya bagus, ruwet bin mbulet ;))

    Anyway, sori komenmu kepangan akismet. Ada saran anti spam yang lebih baik dari akismet?

  5. Kalau dapat kasus kayak gitu apa gak mending ikutin kata hati aja mas??

    kalau menurutku sich. itu flowchart bukannya malah ngasih banyak kesempatan, tapi malah memperlambat perjodohan . . . hehehe

    saranku: kalau ada yang disuka, segera cari tau siapa dia, bagaimana dirinya, dan segera ucapkan kata-kata sakti, tapi ingat semuanya harus tetap percaya diri, masalah di tolak itu hal biasa bagi seorang cowok . . .

  6. #Bayu:
    Itu mah trik cari pacar, segera tembak sebelum keduluan orang lain. 🙂 Masalahnya… iya kalo ditolak? Kalo diterima? Terkadang dengan diterima malah membuat masalah tambah pelik. Jika ditolak, masalah selesai, cari yang lain. Coba kalau diterima ketika kita sendiri sebenarnya belum siap untuk menjadi kekasihnya. Harak tambah repot…. ;))

  7. “ndak punya pulsa mas”. positif tinking man… sapa tau emang ga da pulsa.

    ‘Hingga saat aku harus mengatakan, “Aku sayang kamu…..’
    ini emang harus dilakuin, minimal untuk menghilangkan rasa penasaran kita.

    ‘Di titik ini, aku mengenal tipe-tipe cewek yang paling egois dan hanya memikirkan diri sendiri’
    tuh kan ada hikmahnya..

    kayak film tak biasa dab… mungkin ALLAH menginginkan kita menemukan orang yang salah, sebelum mendapatkan orang yg benar.

    dan saya juga punya banyak pengalaman seperti anda. bahkan mungkin lebih

  8. #Agung:
    🙂 Ada bedanya lho, mana yang benar-benar nggak punya pulsa dengan males membalas SMS. Bahkan jika responnya adalah respon positif, ketika si dia tidak punya pulsa, dia paling tidak akan berusaha membalas, entah itu dengan minta pulsa orang lain ataukah dengan membalas secepatnya ketika ia punya pulsa. Cewek yang tidak punya perasaan yang sama dengan perasaan kita takkan mungkin seheboh itu. Anyway, soal SMS itu hanya salah satu contoh saja, tentu saja dengan satu sinyal tidak membalas SMS dengan alasan tidak punya pulsa tidak langsung menjustifikasi bahwa itu respon negatif. Ada banyak hal lain di sana dan tentunya tidak bisa saya ungkapkan semua di sini. Kalau punya lebih banyak pengalaman, bolehkah di share? 😉

  9. ada yg bisa sebutin ga, respon positif apa aj yg cow harapkan dari cewe.. gw kadang suka takut mengartikan respon positif dengan sikap agresif.. jadi kalo gw mao kasi respon positif, gw dah takut duluan…takut dianggap agresif..
    pliss doonk di share yaa…

  10. jAtUh cNtA nTu mAng..,.,
    bS ngbWt qtA tRbAnG ke LngiT k7!!!
    nGjAr cNtA c.. mAng gK bLh aDa kTa “pNtaNg mNyrAh”
    kLo’ kTaQ c,,. kLo mAng bNer2 cUinTa.. kjAr aJe aMpe’ dPt!! hRs bRgrAk cPat.. LbH cPaT dR aNgiN!! hEhE,,.
    tP.., gMn yAcH mAZz,,. kLo Da cWoK A pNgEn nMbAk cWek,,. tP,, sYaNgNa tUh cWek sK mA cWoK B?? hEboHnA Lg,, tRnYtA tUh cWoK B jG sK mA si cWek!! aNehNya c,,. mRk b’2 sma2 gK dA yG nGnGkPin sTu sMa LaeN,, kLo mRk sLiNg sK!! tRuZ.., aPa dOng yG hRs d LkuiN si cWok A?? tRuZ,,. bRsHa tAh mAzZ???

  11. cinta emang indah kalau di jalaninnya dg penuh perasaan end saling percaya.tapi gw gaberani mengungkapkan isi hati gw kecewe gimana sih caranya supaya gw berani ungkapkan perasan gw ke cewe.

  12. kalau ditolak ama cewe itu dah biasa,tapi kalau ditolak terus menerus itu namanya luar binasa.bener ga coi

  13. Assalamu’alaikum…
    Ora Et Labora Fren!!!
    “G bales sms” emang g bisa dijadikan standar penilaian dy respons pa ngga!!
    Observasi dulu Fren, baru bisa tes hipotesis!!!
    Tapi kalo udah jatuh tu emang sulit sembuhnya, mesti ada temen baru yang ngbantu nglupa’in Dy!! kalo g gitu susah Fren!!!
    Yang mengenaskan tu, Dy udah punya pangeran..tapi baru bilang setelah kita 3/4 jalan!!! (Bayangkan tinggal
    Akhirnya Deeeeeeemmmmmmmmmmmmmmmm!!!( Meledak )
    Penantian selama sekian lama, hancur dalam 000.1 detik!!!
    Tapi kita kan mesti ikhlas, Cos semua itu adalah Taqdir Tuhan!!!
    Selama Jantung masih berdetak, Kita tidak boleh diam dan menyerah begitu saja!!!
    Mencoba berdiri dan langkahkan kaki!!!
    Terus bergerak maju demi hidup yang lebih berarti!!!
    Semoga kita semua diberikan yang terbaik, Amiin.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *