Website ITS, Apa Kabarmu?

Hmm… sedih sekali melihat web ITS sekarang semenjak aku tinggal. Web ini memang kehilangan beberapa penjaga setianya: aku, mbak menik, dan johan. Dari sisi isi yang merupakan tanggung jawab tim redaksi, web ini kelihatannya kembali ke zaman masih menggunakan ASP dan SQL Server 2000: fokus ke berita. Sementara isi lowongan dibiarkan begitu saja. Dari sisi teknis, pos yang aku tinggalkan, web ini juga tak terurus. Bagian pemilihan rektor yang sudah selesai masih ditampilkan. Bahkan di menu utama, menu ini masih ditampilkan dengan icon [new]! :((
Ah entahlah, yang jelas aku sudah memberi tahu webmaster-nya. Mungkin dia masih sibuk dengan urusan lomba website dan BEM (ia adalah salah satu pejabat di BEM). Jika sudah begini aku hanya bisa berandai-andai… andai aku masih menjadi penjaganya. Sebenarnya aku bisa saja mengupdate dari sini, apa susahnya sih membuka SSH ke sana, toh aku juga masih punya akses di situ? Tetapi jika ini kulakukan aku tidak ikhlas namanya. Tidak etis, di saat secara resmi aku telah pamit dari ITSnet untuk mencari tantangan baru yang lebih berat.

Mbak menik telah mengeluh juga di blog-nya. Dan sekarang aku juga mengeluh. Sayang jika kerja keras kami harus terhenti gara-gara kami tidak di sana lagi. Sayang jika apa-apa yang telah dirintis harus terhenti dan malah kembali lagi ke zaman bahuela. Sayang sekali.. padahal web ini baru saja menerima penghargaan sebagai web terbaik ke-3 versi Dikti untuk edisi tahun ini.

Published
Categorized as Opini

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

4 comments

  1. Komentar di atas salah mas, hapus saja ga papa.

    Memang sayang. Saya juga turut menyesal. padahal, postingan Mas Galih yang kemarin terlihat optimis.
    tidak terupdatenya rss akan berpengaruh terhadap aggregator lain seperti aggregator ftif.
    Salah satu daya tarik web its adala lowongan dan beasiswa. Dulu semasa desain ITS masih tab, aku sering melihat2 beasiswa. Mau bagaimana jika informasinya ga update?

  2. Cup….cup….cup… Galih, sabar ya….gak usah nangis githu… Semua butuh proses khan? Mungkin webmasternya yang baru tuch belum secanggih kamu. Butuh dukungan, arahan maupun kritik. Kayak Galih yang “sekarang” khan awalnya juga mulai dari nol. Pesen q pokok’e ojo bosen ngelingne lan ngelingne. Semoga Website ITS tetep jaya.

  3. #dhennox:
    kalo canggih-canggihan, aku yakin nggak kalah canggih dari aku. cuma masalahnya memang namanya merawat itu lebih susah daripada membuat.. jadi ya.. memang harus sabar… thankz deni… @};- :*

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *