Ngisi Pelatihan Java Server Pages di Labprog

Hari Minggu, 14 Mei 2006, aku diminta kru Laboratorium Pemrograman untuk mengisi pelatihan Java Server Pages. Wah.. aku senang sekali bisa diberi kesempatan untuk pamer JSP lagi karena aku melihat tren yang jelek mengenai Java di kampus, yang perlahan-lahan dominasi Java digantikan oleh .net Framework. Padahal menurutku, Java adalah bahasa yang tepat sekali untuk belajar konsep OOP, melihat begitu kentalnya Java dengan OOP.

Pesertanya banyak sekali, satu labprog yang besar itu bisa penuh, padahal di lab Rekayasa Perangkat Lunak juga ada pelatihan JSP dengan tutor yang sudah malang melintang menjuarai berbagai lomba nasional, Aris. Hehehe… penuhnya labprog bukan karena aku, tapi karena memang Pak Darlis, dosen PBW, mewajibkan semua peserta kuliahnya ikut pelatihan ini. Ada semacam kebanggaan tersendiri ketika membaca tulisan Pak Darlis di BBS yang membatalkan kuliah tambahan dan mempercayakan semua muridnya kepadaku.

Aku menggunakan NetBeans sebagai IDE dan tidak menggunakan IDE favoritku, JDeveloper, karena resource komputer Labprog tidak memungkinkan. Aku ingin mendemonstrasikan kehebatan dan kemudahan NetBeans yang gratis untuk mengalahkan popularitas JCreator yang jelek dan mbajak itu — kebiasaan yang buruk. Well, semoga saja beberapa kemudahan Netbeans berhasil menggerakkan mereka pindah dari JCreator, syukur-syukur jika pindah ke Java *mringis*

Materi yang kubahas adalah servlet, scriplet, java bean, dan JDBC Connection dengan MySQL dengan JDBC native driver. Cukup sedikit dan aku melaluinya dengan sangat perlahan, karena tujuanku di sini bukan pamer teknologi Java, tetapi memberikan konsep dasar yang harus dimengerti terlebih dahulu. Fungsi kualitas, bukan fungsi kuantitas yang kutekankan. Pada prinsipnya, aku menjabarkan konsep JavaBean yang secara singkat aku tulis di postinganku sebelumnya.

Sebenarnya, materi sudah selesai pukul 14:30, tetapi wah.. peserta masih semangat dan merequest cara-cara inserting data dari form JSP ke database. Wokeh, permintaan dilayani. Sebenarnya inserting data jika tanpa framework mengharuskan kita berkotor-kotor di scriplet. Tapi ngga pa pa, yang penting jalan saja dulu.

Selesai pelatihan aku capek sekali.. tapi sekaligus gembira presentasiku tidak mengecewakan. Terima kasih untuk kru labprog (cinderamatanya asik sekali :D) yang telah memberikan “panggung” untuk show off lagi ^_^, dan Pak Darlis (aduh… kok dadak repot-repot sih pak). Di pelatihan kemarin juga aku mendapat pengetahuan baru: yaitu bahasa pandangan mata! Bagaimana kita bisa berbicara hanya dengan saling pandang. Oalah… :p


By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

8 comments

  1. Wow… Trims banget sama pelatihannya… Jujur aja.. aku baru bisa melek JSP setelah pelatihan itu.. Mas Galih top abis! Sukses!! 😀 (note: itu foto aku yang ngambil lhoo.. hahahah)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *