Berburu Buku Lagi

Tadi malam, selepas dari kantor, aku mampir ke toko buku Manyar Jaya. Lho, kok nggak di Gramedia seperti biasanya? Aku ke sana karena memang buku yang kucari kemungkinan besar ada di sana. Toko ini memang tidak senyaman Gramedia, tidak ber-AC, dan tidak luas dan lebar. Aduh! aku nggak akan cerita soal toko ini kok (fokus dong — pinjem kata-kata nduk fit).

Sudah sejak lama aku amat merindukan untuk mengetahui secara mendetail riwayat hidup seorang idola, panutan, dan junjungan besar Nabi Muhammad SAW. Banyak teman yang merekomendasikan untuk membacanya langsung dari Al-Qur’an. Tapi wah… aku tahu kemampuan Agama-ku kayak apa: masih sangat-sangat lemah. Aku ingin mencari buku yang jika dibaca senikmat aku membaca The Da Vinci Code atau Angels and Demons. Adakah buku riwayat tentang Rasulullah yang dikemas dalam bahasa yang ringan? Akupun tanya ke ahlinya, Mas Ali S Kholimi. Dia merekomendasikan buku karangan Abu Bakar As-Siradj. Dan dengan penuh semangat aku bertekad mencarinya malam tadi.

Lantai 3 toko buku itu memang penuh dengan buku-buku Islam. Dan aku senang sekali ketika di sudut ada satu rak penuh tentang Rasulullah. Wah, sayang sekali buku yang direkomendasikan Mas Kholimi tidak ada (*hiks..*). Akhirnya sambil memiringkan kepala ke kanan, aku mulai meliliki judul-judul satu per satu.

Akhirnya aku dapat dua buku (dua aja dulu). Buku pertama adalah buku yang berat, baik secara fisik maupun isi (:D). Judulnya Riwayat Kehidupan Nabi Besar Muhammad SAW karya H.M.H Al Hamid Al Husain. Bukunya ber-hard cover dengan tebal sekitar 900 halaman. Isinya tentang riwayat Rasulullah mulai zaman sebelum beliau lahir (menceritakan ibunda Siti Aminah dan ayahanda Abdullah) hingga beliau wafat. Sangat lengkap dan mendetail lengkap dengan kutipan-kutipan dari Al-Qur’an dan Al-Hadist. Agak lain dari yang kurencanakan sebelumnya, tetapi nggak tahu, tangan ini begitu tertarik untuk memasukkannya ke keranjang belanja.

Buku yang kedua jauh lebih ringan dan ngg.. menyenangkan. Judulnya Menguak Misteri Muhammad SAW karya Prof. David Benjamin Keldani. Penulis adalah seorang mantan pendeta gereja katolik yang akhirnya memeluk Islam. Buku ini membahas tentang bukti-bukti kerasulan Muhammad yang tertulis pada Al-Kitab. Banyak sekali injil-injil yang dibahas di sini, mulai injil Barnabas, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, Matius, Lukas, dan sederetan kitab lain yang aku nggak hafal (aku kan bukan penginjil :p). Pembahasannya menggunakan pendekatan etimologis (bahasa) dan logis. Aku baru bisa benar-benar bersyukur Al-Qur’an masih tetap murni dengan bahasa aslinya (Arab) setelah membaca buku ini. Betapa sulitnya memahami makna lewat pendekatan etimologis ketika literatur aslinya sudah tidak ada lagi. Penafsiran yang sangat berbeda dan bertolak belakang bisa terjadi. Aku baru baca buku ini sekitar 200an halaman, dan sangat menikmatinya!

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

7 thoughts

  1. wah kalok masalah buku .. kemaren di uranus aku borong buku yang bertema pernikahan, pernikahan dini karangan pak fauzil adhim .. dan sejenisnya hehehe

  2. sebenernya ngga ada aturan mengikat dalam hal penulisan kode java, tapi emang konvensinya kayak gitu:
    Nama Class: IniAdalahNamaClass
    Nama Method: iniAdalahNamaMethod
    Nama properti class: _property (tapi aku ngga suka nulis ala makro C kayak gini)

    geeetuuuuw

  3. Galih said:
    Buku yang kedua jauh lebih ringan dan ngg.. menyenangkan. Judulnya Menguak Misteri Muhammad SAW karya Prof. David Benjamin Keldani.

    Kamu gak keliru tah Lih? Buku itu memang tipis, tapi isinya berat, karena berbasis pengetahuan. Jadi terasa ringan karena tipis.

  4. wah mas iki disesuekne karo bulan wae
    "sesuk muludan nang langgar nggowo takir" cilikan-ku mbiyen 🙂
    yen wis mari mocone aku pesen ngampil yo mas…..

  5. –>mas kholimi:
    hmm… yang pembahasan dari Perjanjian Baru emang berat mas ternyata, hehehehe…

    –> cipluk:
    wah, ra sengojo lo pik.. ndak ngiro lek bulan iki bulan maulud…
    lek cilikanku biyen mesthi nggowo takir terus nyanyi-nyanyi: "Eman temen wong sugih ora sembahyang… Nabi Sulaiman sugeh… Eman temen wong ayu ora sembahyang.. Siti Fatimah ayu… dst"

Leave a Reply to galih dewe Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *