Kembali ke Dunia Nyata

Yap! Mimpi dua hari kemarin selesai sudah. Mimpi yang benar-benar mimpi. Mimpi yang indah itu dimulai dengan hujan dan diakhiri dengan hujan pula. Sabtu, hari yang seharusnya menjadi hari penuh petualangan itu (terimakasih ya Allah…) akhirnya hanya menjadi hari Sabtu yang biasa dengan aku pulang ke Tulungagung diiringi dengan hujan yang rintik-rintik. Dua hari kemudian mimpi itu bercerita, menguasaiku, dan aku dibuat terbuainya. Tidak apa-apa… mungkin itu adalah mimpi terakhirku, dan memang aku tidak terlalu menikmatinya seperti mimpi-mimpi-ku sebelumnya. Dan memang aku selalu berdo’a semoga mimpi itu segera berakhir dan tidak menghantui aku….

31 Januari 2006, saatnya aku harus kembali dari dunia mimpi. Kembali dengan disambut oleh hujan yang sangat deras yang menyapu wajahku. Saat-saat itulah selalu menjadi saat yang menyiksa buat aku. Kembali dari impian dan harapan yang tak mungkin tiba. Tapi syukurlah, kemarin itu tidak terlalu menyiksaku. Anehnya, ada semacam perasaan yang seperti mendorong aku untuk bersakit-sakit dan bermellow-mellow.. hahaha.. semoga ini adalah pertanda yang baik buat aku.. pertanda bahwa mimpi itu tidak akan datang menghantui dan menyiksa aku lagi.. semoga!

Published
Categorized as Melankolis

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

3 comments

  1. hehehe… emang banyak yang penasaran kok reen… tapi postingan ini adalah yang terakhir kok. untuk dia. aku udah muak. i promise it will be the last pain. and trying to look another one, hehehehe……..

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *