Take A Rest for A While

Take a rest bentar di Tulungagung benar-benar menyegarkan kembali semangat buat kembali ke medan perang. Kutinggal Tornado GS-ku di bungurasih, lalu naik Sri Lestari besar warna kuning. mostly, di perjalanan aku tidur. hmm.. benar-benar capek mental aku berarti. Asyiknya, di Tulungagung udah dijemput oleh dua senyuman yang membuatku survive hingga saat ini: senyum ayah dan bunda. disambut oleh humor-humor segar khas ayah, jadi nggak kerasa perjalanan terminal Tulungagung ke rumah.

Ternyata eliza-note — IBM Thinkpad yang kubawa — tidak banyak kusentuh di rumah. aku banyakan tidurr hari sabtu itu. sabtu sore, cuaca mendung sejuk. aku ngajak ibu beli rujak ama cenil sambil jalan-jalan sore. sengaja ngga pake mobil, biar nuansanya benar-benar jalan-jalan sore. asik sekali lho bisa jalan-jalan berdua dengan ibu, hehehehe…

Well… sekarang udah ada di surabaya lagi, siap menghadapi berbagai macam urusan yang menumpuk… kuliah Data Mining suruh bikin program, belum lagi kerjaan yang ngurusi websiteeeeeeee mlulu (PHP.. mukok.. huekks..), minggu depan musti present Java dan BIBeans di Pelatihan Oracle IBS. weksss… dah numpuk… tapi pikiran rasanya segar… siap bekerja lagi! makasih ayah, makasih bunda, pilar kehidupanku saat ini dan esok hari.. love you so much!

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *