Liburan panjang 2 Minggu, Antara Cinta dan Luka

Wess… liburan 2 minggu buat Idul Fitri selesai sudah. Liburan kali ini sangat berwarna, menghapus kehidupan monoton yang biasa aku jalani. Yang paling seru selain bisa ketemu saudara-saudara, teman-teman lama adalah ini: aku rela mengkhianati janji aku kepada aku sendiri. siapa yang mengira kalau sabtu 5 Nov kemaren tiba-tiba tanganku gerak sendiri: cabut C350, cari entri phonebook ‘I’. Dan akhirnya aku tahu kalau akan ada sesuatu yang menyakitiku lagi. dan itu benar, dua sore esoknya adalah sore yang amat indah bagiku — bukan bagi dia tentunya :p — tetapi dengan konsekuensi… dua hari setelah itu aku merasakan kesepian.. dan hampa….

Aku nggak tahu kalau efeknya kayak gitu. Hanya dia sendiri yang bisa menolongku: dengan cara tidak lagi berbaik hati padaku. tapi kayaknya itu nggak mungkin deh. Tapi aku sedikit berlega ketika jumat kemaren, pertemuan terakhir dengannya, aku sudah cukup bisa bersikap wajar. tidak ada lagi rasa berbunga-bunga, tidak ada lagi perasaan sakit, tidak ada lagi perasaan berharap… alhamdulillah….

Well… kini aku sudah ada di depan kompiku lagi: Eliza. siap kembali ke kehidupan monoton dan sepi ini. tidak akan ada lagi rasa sakit. tidak akan ada lagi rasa hampa. yang ada hanyalah damai…….. Wellcome back to the race, Galih!

Published
Categorized as Melankolis

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *