Liburan 2005…. Deja Vu lagi….

Hmmm…. liburan tinggal sebulan lagi…

Ternyata seperti biasanya, liburan panjang kali ini juga penuh warna. Memang kali ini aku nggak bisa mudik, karena tanggung jawabku terhadap semua situs ITS. Selain mengerjakan website semua UPT, juga memaintain website ITS.

Bulan Juli… 9 Juli 2005… — deja vu 17 agustus 2003 —

Padahal aku sudah tahu dari awal ini akan berakhir begini, tetapi kenapa masih saja aku mau makan racun itu!! Mengapa aku tidak pernah bisa pergi dari kehidupannya?? adakah cara yang jitu buat melupakannya dan segera membuka lembar-lembar baru kehidupanku yang damai?

Yah… sudahlah… semua harus berlalu dan harus berlalu. Yang penting aku sudah bisa menyatakan perasaanku yang sebenarnya… Nggak perduli apa jawabannya (kenapa jawabannya mesti seperti itu, tak adakah jawaban yang lebih tidak menyakitkan selain, “aku juga sayang kamu, tapi….” kenapa harus seperti itu… bukankah lebih baik, “enyahlah dari hadapanku!!”. sakitnya pasti lebih singkat daripada itu…..

dunno.. kuharap aku benar-benar bisa pergi dari kehidupannya….

kuharap aku bisa benar-benar melupakannya….

obat rasa sakit adalah pekerjaan…

aku mesti membenamkan diri ke pekerjaanku kalau nggak mau sakit…

harus…

.

Published
Categorized as Melankolis

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *