Nginstall Debian di Nirmaladewi lagi…

Gara-gara partisi di debian cuma kukasih 3,6 GB, aku bingung ketika mau nginstall mail server di nirmala-ku cayank… free space-nya abis! :(( so walhasil aku harus partisi ulang pake cfdisk, sehingga aku nginstall debby di nirmala lagi. Berikut ini yang kulakukan sehabis instalasi, hasil petuah seorang pakar linux, sekaligus guruku, mas sokam 😀

[1]

Debian mengharuskan adanya MTA dalam sistemnya, entah itu nanti hanya

digunakan untuk pengiriman mail lokal(via cron) atau ke luar. default

MTA yang digunakan adl “exim”. I hate exim for some reason, jadi ya

didisable atau diganti mta yang lain misal qmail, atau postfix. kalo

didisable aku jalanin update-rc.d -f exim4 remove.

[2]

Ada beberapa paket yang pada dasarnya nggak diperlukan “di sini”.

misalnya: ppp, pppoe dan bawaannya (pppconfig, pppoeconf). yang ini sih

aku jalanin apt-get –purge remove ppp`, dan segala macam paket yang

berkaitan dengan ppp kayak pppoe dll bakal ikut terhapus.

[3]

paket portmap dan nfs-common by default juga terinstall. kalo aku

butuh ya gak kuhapus, kalo nggak butuh aku jalanin `apt-get –purge

remove portmap nfs-common`.

[4]

buat enak2 di mata aku install mc & linuxlogo.

[5]

buat optimasi harddisk (kalo IDE) aku install paket hdparm, dan

ngonfig di /etc/hdparm.conf. isinya kira2 kayak gini:

command_line {

hdparm -d1 -u1 -c1 /dev/hda

}

[6]

semua baris yang ada di /etc/inetd.conf kututup pake “#”, dan aku

jalanin `update-rc.d -f inetd remove`. Jangan lupa juga hapus baris yang

bakal match dengan regex pattern [Ss][Mm][Tt][Pp]. qmail nggak mau jalan

kalo di /etc/inetd.conf mengandung baris itu.

[7]

kalo aku butuh ssh maka yang aktif hanya versi 2, dan root nggak

boleh login. login hanya oleh user, dan kalo butuh akses root kita bisa

su atau sudo.

begitu

thanks mas sokam! 😀

By Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

1 comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *