Filosofi

Filosofi di balik — A New Day Has Come

Inilah nama blog saya, A New Day Has Come dengan tagline “Love is actually more than romans”. Adakah cerita di balik nama-nama ini? Ada! Ikuti cerita berikut…

Jika Anda membaca awal-awal blog saya, entah masih dalam format Dear Diary di website saya versi 1.0 yang memakai ASP Classic, maka isinya adalah pemujaan terhadap seorang yang sangat saya puja dengan efek dramatis yang berlebih-lebihan. Posting dalam bentuk ini terus berlangsung lama, hingga akhirnya saya menyadari bahwa saya tidak hidup di dunia mimpi. Saya sadar bahwa saya tak boleh lagi membangun mimpi yang sia-sia. Saya sadar bahwa tak baik saya terus bersedih-sedih hanya karena seorang wanita, meskipun saya sedang ingin bersedih-sedih. Dari titik itulah saya yakin, bahwa akan ada hari esok yang cerah dimana saya tersenyum menyambutnya: A NEW DAY HAS COME!!!

Dari pengalaman itu pulalah saya juga menyadari, apa yang saya tulis memang benar-benar indah hanya jika yang saya tulis adalah kekecewaan dan patah hati. Andai saya tidak mengalami kekecewaan dan terluka karenanya, cerita yang ada tak bisa sedramatis itu. Mungkin datar-datar saja, atau bahkan mungkin dipenuhi oleh pertengkaran dan perseteruan, bukan sesuatu yang romantis dan melankolis yang cengeng. Itulah maksud dari “Love is actually more than romans”. Cinta sejati bukanlah kaleidoskop yang telah saya tulis. Cinta sejati bukanlah sesuatu yang berbunga-bunga sepanjang waktu. Cinta sejati adalah bagaimana kita belajar untuk mencintai dengan apa adanya. Cinta sejati tidaklah romantis, akan tetapi penuh dengan rasionalitas untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada. Bukankah jumlah puisi dan lagu patah hati jauh lebih banyak daripada puisi atau lagu yang menceritakan kebahagiaan cinta sejati?