Panduan Dasar Instalasi openSUSE 10.3

Posted by: on Oct 18, 2007 | 20 Comments

Sudah lama saya tidak menulis panduan dan tutorial IT yang “membumi”. Kalaupun menulis, apa yang saya tulis sangat spesifik sehingga tidak semua orang mengerti maksud dari tulisan saya . Maklum, saya menulis untuk mendokumentasikan pengalaman saya saja. Saya tidak bisa menulis tutorial on demand — karena paksaan permintaan.

Nah, kebetulan, saya baru saja mencoba melakukan instalasi Linux openSUSE 10.3 seiring dengan rilisnya versi terbaru ini. Mungkin karena sudah lama sekali saya tidak menggunakan Linux sehingga saya sudah sangat ketinggalan zaman. Saya kagum ketika instalasi berjalan dengan otomatis — semua dilakukan oleh installer: partisi hardisk, deteksi hardware, instalasi driver, dan segala hal yang dulu harus saya lakukan manual. Saya masih ingat ketika saya harus mengetikan secara manual snd-via82x untuk instalasi driver sound card saya. Sekarang, hmm… tak ada lagi. Semuanya telah dilakukan installer. Kita tinggal tekan Next-Next-Next, semudah instalasi Windows.

Saya merasa lebih ketinggalan zaman lagi ketika menggunakannya. Mencolokkan apa pun di USB: flash disk, hard drive external, modem GPRS, hingga kamera digital SLR saya, semuanya langsung dideteksi secara otomatis dan langsung disuguhi dialog apa yang akan dilakukan dengan device yang baru saja dicolokkan tersebut. Wew… canggih juga openSUSE, pikir saya pertama kali ketika saya mengalami ini. Saya kemudian dengan agak geli berpikir mungkin saja semua generasi Linux terbaru telah mampu melakukan hal “sepele” ini. Kemudian saya lagi-lagi ingat bahwa saya harus selalu mengetikkan perintah mount /dev/sda1 /media/flashdisk ketika mencolokkan flash disk. Zaman telah berubah Lih!

Saya pikir, saya juga orang yang awam mengenai sistem operasi ini. Banyak pertanyaan yang mesti dijawab antara lain: bagaimana cara koneksi internet, kenapa sama sekali tidak ada media codec yang bisa memutar mp3, mpeg, dkk? Kenapa YasT masih belum bisa mengalahkan kemudahan apt-get install-nya Debian? Saya yakin, teman-teman di komunitas openSUSE punya jawabannya

Dan semoga panduan dasar ini bisa menjadi sedikit sumbangsih bagi perkembangan FOSS (Free and Open Source Software) di Indonesia. Halah! )
Silakan didownload di: Panduan Dasar Instalasi Linux openSUSE 10.3 [PDF Format].

Segera diupload: koneksi internet dengan HP ber-GPRS dengan openSUSE 10.3! Ditunggu yaaa…. )

PS: Kenapa saya tidak pernah tertarik untuk menjadi penulis Ilmu Komputer yach? Padahal saya kepingin juga loh, tapi kalau melihat banyaknya kontributor IKC, saya jadi minder. Mas Romi? Ada saran?

Switch to our mobile site