Ngebut!

Posted by: on Apr 28, 2010 | 3 Comments

FLICKR
Lokasi: Bogor, Jawa Barat
Canon Ixus 120 IS

Kata siapa kamera saku tidak bisa membuat efek-efek bergerak semacam teknik panning? Dengan sedikit keberuntungan, Anda tetap bisa membuatnya. Bagi saya sekarang, memotret dengan keterbatasan adalah gairah dalam fotografi. Mungkin panning ini tidak sempurna, jadi biarlah saya menamai teknik ini dengan: teknik penuh goncangan, he he he…

Antara Golf, Prestise, dan Gaya Hidup

Posted by: on Apr 1, 2009 | 17 Comments

FLICKR
Lokasi: Padang Golf Gunung Geulis, Ciawi, Jawa Barat
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm

Hmm… sampai hari ini saya masih bertanya-tanya, apa menariknya olahraga golf selain sebuah prestise dan gaya hidup serta caddy yang cantik? Paling tidak, dari beberapa lapangan golf yang pernah saya kunjungi, saya tidak menemukan aura olahraga dimana orang bercucuran keringat, teknik tinggi, dan haus kemenangan.

Di sini, saya melihat orang berpakaian polo-shirt yang terlihat mahal, keluar dari Toyota Alphard atau Mercy C Class Compressor, memasuki lobi dengan anggun sambil mengenakan topi dan kacamata hitam, melirik dan menyunggingkan sedikit senyum berwibawa kepada resepsionis yang memamerkan senyuman dan keramahan yang terlatih.

Kemudian, sembari berbicara tak jelas di Blackberry atau iPhone, ia menuju mobil golf kecil yang baterainya telah terisi penuh, sementara caddy yang aduhai berdiri di belakangnya sambil menyeret seperangkat stick golf berlapis krom yang mengkilap. Sampai di hole yang dituju, ia menyapa rekan-rekan sepermainannya dan bersiap memukul bola pertamanya.

Aduhaai… bahkan teknik memukul yang benar pun tidak beliau kuasai. Tapi tak mengapa, teknik golf yang benar tidaklah penting di sini.

Tips: Agar Hasil Foto Tidak Blur/Goyang

Posted by: on Aug 1, 2008 | 11 Comments

Bagi Anda pemegang kamera apapun (SLR, saku, HP) yang pernah mengambil gambar, mungkin bertanya-tanya kenapa hasil fotonya ada yang tidak fokus. Orang bilang blur atau goyang. Apa sebabnya?

Percayalah pada saya. Foto bagus dan jelek itu tidak dipengaruhi oleh kameranya. Kamera hanyalah sebuah alat untuk merekam gambar. Sebagus apapun kameranya, kalau yang memakai kurang mengenali karakteristik kameranya, hasilnya tentu tidak akan memuaskan. Ada istilah yang mengesankan yang dimiliki oleh kami-kami para fotografer: It’s not about the camera, it’s about the man behind the gun.

Berikut adalah tips best practice untuk Anda pemegang kamera untuk mencegah hasil foto yang blur.

# Pengguna Kamera HP

Kita tidak bisa terlalu banyak berharap dengan kamera HP. Sebagus apapun handphone-nya, sebombastis apa iklannya di internet, kamera HP hanyalah sebuah alat yang memiliki terlalu banyak keterbatasan. Saya hanya bisa menyarankan, kalau Anda berharap hasil fotonya bagus, jangan paksa kamera HP untuk mengambil gambar dalam kondisi yang sulit. Sebisa mungkin foto yang Anda ambil adalah dalam kondisi:

  • Cahaya yang cukup. Tidak terlalu gelap juga tidak terlalu terang. Malam hari dan siang yang terik bukanlah waktu yang tepat. Contoh cahaya yang ideal adalah suasana halaman rumah pada pukul 7 pagi.
  • Gunakan lampu blitz internal yang dimiliki. Hal yang harus Anda ingat adalah bahwa lampu blitz kamera HP sangat kecil. Jangan anggap dengan lampu blitz masalah teratasi. Lampu ini biasanya hanya bagus digunakan jika objek yang difoto berjarak 1 sampai 2 meter saja.

# Pengguna Kamera Saku

  • Gunakan ISO yang lebih tinggi. Kompensasinya, ISO yang lebih tinggi membuat gambar lebih kasar (noise) dan tidak halus mulus, tetapi gambar terlihat lebih tajam dan tidak goyang.
  • Turunkan Exposure Compensation (EV) menjadi beberapa step lebih rendah. Misalnya di titik -1/3 EV atau -2/3 EV. Ini akan membuat gambar terlihat lebih tajam, tetapi kompensasinya akan membuat lebih gelap dari sebelumnya.
  • Gunakan mode special scene untuk pemotretan yang lebih spesifik. Biasanya kamera saku menyediakan pre-defined setting untuk foto pemandangan, portrait, sport, dan night scene. Untuk mengambil benda-benda yang bergerak, ambil mode sport. Mode special scene ini biasanya ditandai dengan ikon-ikon khusus.

Baca manual kamera saku Anda untuk melihat dimana setting-setting di atas berada. Jangan berlindung di balik kata awam padahal Anda malas mengenali kamera Anda!

# Pengguna Kamera SLR

Ah, tentunya saya tak perlu menjelaskan lagi kepada pengguna kamera SLR. Pada prinsipnya, naikkan shutter speed (S). Untuk tetap mempertahankan eksposur yang pas, buka diafragma (F) selebar-lebarnya, naikkan ISO setinggi-tingginya hingga batas toleransi Anda terhadap foto yang bernoise.

Hal yang juga penting diperhatikan — untuk semua kamera — adalah sikap tangan dan tubuh Anda ketika menekan tombol jepret kamera. Hindari goyangan dan getaran tangan sebisa mungkin. Tekan tombol dengan halus dan perlahan-lahan, jangan kasar. Tempatkan siku kanan pada dada agar mendapatkan topangan yang lebih kokoh. Sedikit tekankan kamera pada muka kalau Anda membidik lewat viewfinder.

Perhatikan kaki Anda. Pasang kuda-kuda yang kokoh dari goncangan. Bukan kuda-kuda karate atau pencak silat tentunya, tapi cukuplah sikap berdiri Anda kokoh dan tidak bergoyang-goyang. Itulah kenapa sikap dan gaya fotografer terkadang jauh lebih heboh daripada gaya orang yang mau difoto. Tahan napas Anda satu dua detik ketika menekan tombol shutter. Ini mencegah tubuh Anda bergetar sedikit ketika menarik atau menghembuskan napas.

Segala sikap itu sering saya ungkapkan dalam sebuah kalimat: “… maka tekanlah tombol shutter dengan penuh cinta …”

Butuh Presisi

Posted by: on Dec 13, 2007 | 9 Comments

FLICKR
Lokasi: Padang Golf Gunung Putri, Bogor
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200 mm VR (@200mm) | 1/320 s | F/5.6

Mengayun

Posted by: on Aug 28, 2007 | 3 Comments
FLICKR
Lokasi: Riverside Golf & Country Club, Gunung Putri, Bogor
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mm VR | 1/800 s | F/5.6

Masih dari meliput turnamen golf Petrocup 2007 di padang golf Riverside. Lokasinya masih dekat dengan Jakarta, sebelah tol Jagorawi, kalau dari Jakarta kita keluar di pintu tol Cimanggis. Ini nih olahraganya orang-orang penting, yang bertanding rata-rata jabatannya sekelas manager hingga vice president.

Acrobatic Jetski

Posted by: on Jul 19, 2007 | 3 Comments

FLICKR
Lokasi: Pantai Marina, Taman Impian Jaya Ancol
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200 mm VR | 1/2000 s | F/5.6

*Foto sport pertamaku he… he…he.. ) 

Switch to our mobile site