Kartini Modern
FLICKR
Model: Anita (diupload tanpa seizin model)
Lokasi: Wisma Mulia, Jakarta
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55mm
Untuk ibu-ibu, selamat hari Kartini 21 April. Semoga cita-cita dan semangat ibu Kartini tetap terpancar di hati perempuan Indonesia. Habis gelap, terbitlah terang.
PS: Untuk Mbak Nitcha, kalau nggak berkenan fotonya diupload di sini, bilang yah
Seraut Wajah: Nikita Willy(?)
FLICKR
Lokasi: Pameran Fotografi FOCUS 12-16 Maret 2008, JCC, Jakarta
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mmÂ
Ekspresinya begitu takzim waktu menimang-nimang Canon Ixus di booth Datascrip Canon waktu pameran fotografi Focus kemarin. Kata kawan saya yang pengamat infotainment, wajah ini milik Nikita Willy. Saya memotretnya dengan Nikkor AF-S 55-200mm VRÂ beberapa kali karena wajahnya mengingatkan saya pada sesuatu.
Sesuatu yang dingin… dan angkuh
Foto-foto ada di Flickr saya. Bagi yang ingin resolusi besarnya (2200 pixel), hubungi saya via email. Okey
Senyum Natalie
FLICKR
Lokasi: Studio Alam TVRI Depok
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mm VR | 1/160 s | F/4.8
Satu per satu foto-foto lama diupload. Harap maklum, belum bisa hunting foto lagee..
Fotomodel Wannabe
FLICKR
Lokasi: Studio Alam TVRI, Depok
Model: Natalie (thanks to Hunting Bareng TheLight)
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mm VR | 1/25s | F/6.3
Bagi saya, genre yang paling sulit dalam fotografi adalah fotografi model. Motret model. Hal yang paling sulit tentu saja adalah menemukan feel, aura, dan karakter dari si model. Halah! Bicara apa saya ini. Motret aja masih asal jepret sudah berani-berani jumawa soal karakter dan aura.
Tapi begitulah kesimpulan yang saya dapat sepulang dari hunting bareng milis TheLight di Depok sebulan yang lalu. Saya tidak berbakat motret model. Ada sekitar 300-an foto, tapi tak satupun yang bisa memuaskan. Pikiran optimistis saya menghibur bahwa latihan terus menerus akan mengasah feel dalam memotret model.
Imajinasi
Model: Natalie [thanks to thelight]
Lokasi: Studio Alam TVRI, Depok
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200 mm VR | 1/50s | F/4.5
Kebanyakan laki-laki, termasuk saya, memiliki bermacam-macam imajinasi. Salah satunya imajinasi seksual. Visualitas adalah salah satu hulu ledak laki-laki dalam imajinasi seksualnya. Laki-laki suka melirik paha putih, mengintip sesuatu di balik pakaian yang sedikit terbuka. Oleh karena itu, dibuatlah blue film, mulai dari derajat satu x hingga tripple x (xxx). Industri ini, industri seks, ternyata begitu berkembang pesat. Apalagi ketika internet datang yang seperti menjadi angin yang menghembuskan layar kapal industri ini.
Saya tak mau munafik dengan mencitrakan diri sebagai orang yang alim di sini. Dalam banyak kesempatan, saya sering bertanya-tanya, kenapa selalu perempuan yang menjadi bahan eksploitasi seksual? Kenapa bukan laki-laki? Jawabannya mungkin adalah, karena visualitas adalah hulu ledak imajinasi laki-laki. Apa pemicu imajinasi wanita? Hmm… saya tidak tahu, kelihatannya bukan visual seperti halnya laki-laki.
PS: Hehehe… postingan ini kena undang-undang anti pornografi dan pornoaksi nggak yach..
It’s Our November Rain
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mm VR | Adobe Photoshop CS 3
Pengarah Gaya: Puntadi
Foto pre-wedd pertama saya. Tanpa make up artist. Diambil waktu hujan rintik-rintik. Terima kasih kepada pasangan Imam dan Lisa yang sedang berbahagia pada 3 November 2007, tatkala musim hujan mulai mengguyur Jakarta dan sekitarnya….
Namanya: Rifi
Lokasi: Ds. Ringinpitu, Kec. Kota, Kab. Tulungagung, Jawa Timur
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55mm | Nissin Digital Di622 for Nikon | 1/60 s | F/3.5
Cowok yang kelak pasti akan banyak mematahkan hati para cewek ini adiknya Intan (int). Namanya Rifi. Saya diminta memotretnya karena kata int giginya mulai tumbuh. Rifi paling suka difoto. Bahkan ketika saya sudah selesai, dia nggak terima dan mencoba meraih kamera saya. Hehehe…
Foto ini adalah foto dengan flash yang berhasil setelah sekian lama gagal. Setidaknya, paling memuaskan saya. Lighting seperti ini namanya Bouncing Flash. Flash saya arahkan ke atas dengan kekuatan penuh supaya memantul kembali ke bawah. Hasilnya, cahaya yang jatuh ke objek halus dan merata, tidak kasar (harsh).
Comments