Entries Categorized as 'Makro'

Menuju Dunia Nyata

Date September 10, 2009

FLICKR
Lokasi: Pulau Menjangan Besar, Kepulauan Karimun Jawa, Jawa Tengah
Nikon D40 | Sigma 10-20 mm HSM

Matahari mulai condong ke arah barat ketika kami melepaskan bayi-bayi penyu itu dari penangkarannya ke lautan bebas. Bayi penyu itu bernama Tukik. Masing-masing dari kami yang memegang tukik diminta memberi nama dan melepaskannya ke pasir putih sambil menyoraki mereka. Awalnya tertatih-tatih, bayi-bayi penyu yang lucu itu merangkak berusaha meraih jilatan ombak. Sontak tiba-tiba, mereka dihajar ombak yang tiba-tiba datang dan segera terseret diombang-ambingkan ombak. Namun, talenta mereka adalah berenang dan menyelam meskipun usia mereka baru beberapa hari. Tukik-tukik itu segera beradaptasi dan meluncur ke lautan luas.

Dari sekitar seratusan tukik yang kami lepas, entah berapa yang akan bertahan hingga besar nanti. Entah apakah mereka sudah siap atau belum untuk menghadapi dunia nyata yang keras setelah beberapa hari berada di penangkaran yang nyaman. Apakah mereka tersungkur di batu karang, dimakan predatornya, ataukah selamat? Entahlah, hanya Tuhan yang tahu.

Berkilau

Date June 23, 2008

FLICKR
Lokasi: Depan Universitas Borobudur, Kali Malang, Jakarta Timur
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mm VR

Bunga identik dengan kelembutan, melankolis, dan romantisme. Ada yang bilang, katakanlah dengan bunga. Konon, bunga bisa mewakili suara hati. Ada pernyataan cinta, persahabatan, suka cita, bahkan duka cita. Namun, bukan berarti saya sedang melankolis ketika memotret bunga ini. Saya hanya menemukannya di toko bunga di pinggir jalan raya Kali Malang. Putih berkilau. Cantik! Ada yang tahu namanya?

TIPS:
Agar mendapatkan background gelap seperti ini, set metering kamera pada mode Spot Metering. Lambangnya kalau di Nikon adalah kotak dengan satu titik di tengah. Buka diafragma pada posisi bukaan terbesarnya (Nilai F kecil). Steady, tahan napas, dan tekan tombol shutter dengan penuh cinta… klik!

Cita Sederhana dari Kuncup Daun

Date February 12, 2008

Lihatlah kuncup daun yang sedang tumbuh itu
Sebuah wujud nyata dari kecantikan yang terbungkus dalam kesederhanaan
Bukan cantik seperti melati
Bukan cantik seperti mawar
Hanya sederhana, tak lebih.

Mawar telah banyak mempesona di taman bunga
Melati telah banyak menebarkan aroma wangi
Namun di sudut yang tak terlihat itu,
Kuncup daun yang tulus membangun harapan
Kelak, ia bisa menjelma menjadi pesona mawar atau melati

Entah apa yang terjadi besok, ia tidak tahu
Apakah akan ada badai yang merusak kuncupnya?
Apakah akan datang tangan lembut yang akan merawatnya?
Apakah citanya akan layu bahkan sebelum ia menjadi daun?
Bahkan sebelum daun itu akan memunculkan mawar atau melati yang ia citakan?

Who knows? Only heaven knows
Yang ia tahu, ia adalah kuncup yang masih muda
Ia tahu banyak kuncup-kuncup yang tak jadi daun
Dan ia tak tahu apakah batang daunnya masih sanggup bertahan

Dalam kesederhanaan itu,
Ia hanya ingin citanya tak padam

Kalaupun padam.
Ia berharap akan ada lagi kuncup daun yang baru
Ia berharap batang daun akan tetap sanggup bertahan
Hingga suatu saat nanti, sebuah mawar atau melati tumbuh di batang itu…

Sebuah cerita dan kata-kata sederhana, untuk memenuhi permintaan seseorang yang berkomentar di posting tentang Valentine tahun lalu. Lepas dari segala kontroversinya, salam penuh kasih sayang saya untuk Anda, di bulan penuh cinta ini.

Galih

Catatan Foto:
Lokasi: Rumah Rin, Pondok Cabe – Depok.
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mm VR | 1/200 | F/5.6

Kesederhanaan

Date September 5, 2007

FLICKR
Lokasi: Taman Budaya Bukit Sentul, Jawa Barat
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mm VR | F/5.6 | 1/1600 s

Aku ingin jatuh cinta padamu secara sederhana saja,
sesederhana cinta rumput kepada kekasihnya
Tanpa indahnya mahkota bunga
Tanpa semaraknya warna-warni kelopak bunga

Aku ingin jatuh cinta padamu secara sederhana saja
seperti kepercayaan rumput kepada angin
yang menyampaikan pesan kepada kekasihnya
sederhana, tulus, tanpa pamrih…

Dirgahayu Indonesia

Date August 17, 2007

FLICKR
Lokasi: Halaman depan rumah, Tulungagung
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm | 1/125 s | F/5.6

Merah putih…
Merah berani, putih suci
Merah melindungi
Putih mewarnai

Dirgahayu Indonesiaku…
62 tahun sudah kita merdeka, sekali merdeka, tetap merdeka!
Maju tak gentar membela yang bayar benar!!