Kembali Ke Sarang
FLICKR
Lokasi: Muara Badak, Kalimantan Timur
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200 mm VR
Lama-lama saya kok merasa, hasil Canon Ixus seringkali lebih bagus daripada hasil Nikon ya? Saya tidak tahu apakah ini merupakan faktor kebosanan dengan DSLR ataukah memang sensor Nikon saya yang kotor. Tapi saya masih senang, D40 masih tetap prima dalam mengambil objek-objek sulit yang tidak mungkin diambil oleh Canon Ixus.
Twilight
FLICKR
Lokasi: Pancoran Barat, Jakarta Selatan
Canon Ixus 120 IS
Kuncinya adalah selalu peka dan siap dengan kamera. Sabtu sore, waktu saya asyik mencoba nada-nada partitur Love of My Life-nya Queen, dengan ditemani sebungkus Citato (dua bungkus Kusuka dan Qtela telah ada di tempat sampah), jendela kamar saya menawarkan pemandangan yang tidak biasa. Saat itu situasinya masih basah karena hujan, dan saya tidak tahu mengapa sore yang biasanya memerah suram menjadi kuning keemasan seperti ketika terbit pagi.
Saya segera mengambil kamera di atas meja, membuka jendela, dan klak klik sampai adzan maghrib berkumandang dari musholla di bawah. Inilah yang paling saya suka dari kamar kos saya: terletak di lantai dua, jendela ke udara bebas, langsung ke arah matahari tenggelam. Kamar yang jarang-jarang ada di Jakarta (kebanyakan pengap, sempit, tidak berjendela, kalaupun ada langsung menghadap kompleks yang sempit umpel-umpelan).
Lansekap Muara Badak
Lokasi: Muara Badak, Kalimantan Timur
Canon Ixus 120 IS
Apa yang paling saya suka tentang Muara Badak? Selain pemandangan landscape-nya yang luar biasa, udaranya sangat bersih. Seperti sore itu, saya ikut bapak-bapak penghobi sepeda berkeliling area sekitar plant. Kontur yang naik turun membuat napas terengah-engah meskipun katanya ini adalah trek bersepeda untuk pemula karena tidak banyak terdapat tanjakan. Di sinilah ketika saya mengisi paru-paru dengan udara sebanyak-banyaknya, udara terasa begitu segar, begitu bersih, bebas polusi. Maha Suci Allah… Maha Suci Allah…
Senja
FLICKR
Lokasi: Sebelah RSUD Tulungagung, Jawa Timur
Canon Ixus 120 IS
Terkadang kita terpenjara dengan peraturan-peraturan yang kita definisikan sendiri. Misalnya dalam urusan foto ini saja. Saya seringkali tidak percaya diri untuk mempublikasikan foto tertentu di blog ini karena tidak berkonsep lah, atau cacat komposisi lah, dsb. Akhirnya malah tidak ada satu pun yang terpublikasi.
Jadi, kali ini saya publish foto ini. Jangan tanya apa konsepnya, konsepnya just point and shoot! Ini saya ambil di pertigaan rumah sakit RSUD Tulungagung waktu menjenguk sepupu saya, Zein, yang kena typhus. Tower yang terlihat itu adalah milik radio paling populer di seantero Tulungagung: Radio Josh (Suara Tulungagung Jaya FM).
Kalibata Blues
FLICKR
Lokasi: Danau, Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan
Canon Ixus 120 IS
Tiap kali lewat TMP Kalibata, saya selalu tertarik dengan danau kecil yang ada di kompleks makam ini. Saya pernah mencoba untuk memotret dari balik pagar, tetapi nampaknya terlalu jauh. Akhirnya hari minggu kemarin saya mendapat akses untuk masuk dan cukup leluasa untuk bertingkah sendirian di sisi danau yang agak sepi. Hari masih sangat pagi, matahari baru sepuluh menit berangkat mendaki langit. Rasanya saya cukup beruntung tidak disenggol oleh “penunggu” di sana, entah sosok prajurit bersimbah darah atau perawat palang merah yang cantik, ha ha ha…
Sunday Morning
FLICKR
Lokasi: Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan
Canon Ixus 120 IS
Demi… gara-gara posterous-nya Fenty Lovegood dan Efahmi!, saya jadi semangat untuk menghidupkan kategori Daily Photos lagi. Sempat tadi mau ikutan daftar, tapi takutnya ini cuma euforia sesaat saja. Sehabis subuh tadi pagi, biasanya saya melakukan scaling sampai jam delapan pagi. Tapi hari ini, saya menyambar si mungil Ixus 120, dan bergegas ke Taman Makam Pahlawan Kalibata yang jaraknya hanya selemparan batu saja dari kos-kosan.
Sebuah Greeting: Selamat Tahun Baru 2010
FLICKR
Lokasi: Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm
Lima tahun telah berlalu sejak saya pertama kali menuliskan jejak di internet di bulan Desember 2004. Duduk di semester tiga, untuk pertama kalinya saya mengenal pemrograman ASP, PHP, lalu Java. Dengan library Struts 1.3 ajaran Pak Darlis Herumukti, saya menulis program web saya pertama yang saya pasang di server Windows 2003 bernama eliza.its.ac.id (nama eliza terinspirasi oleh seorang gadis anak Teknik Industri).
Telah banyak cerita yang mengisi blog ini. Dan hari ini, jika saya membaca kembali posting-posting yang lalu, banyak yang telah berubah, banyak pula yang masih sama. Tetapi yang jelas, saya masih di sini. Saya masih menulis. Escribo ergo sum. Aku menulis, maka aku ada.
Sugeng warsa enggal 2010, selamat tahun baru 2010!
Comments